Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Gerak Cepat Tindaklanjuti Keluhan Jalan Tarengge–Malili, Koordinasi Intensif dengan BBPJN Sulsel

Published

on

Kitasulsel–MALILI – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bergerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait kondisi ruas Jalan Tarengge–Batas Kota Malili, khususnya pada segmen Ussu–Batas Kota Malili yang mengalami kerusakan di sejumlah titik dan dikeluhkan pengguna jalan.

Meski ruas tersebut berstatus sebagai jalan nasional yang menjadi kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sulawesi Selatan, Pemkab Luwu Timur tetap mengambil langkah proaktif dengan melakukan koordinasi intensif guna mempercepat penanganan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Luwu Timur, Hendro Prabowo, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah berkomunikasi dengan pihak BBPJN Sulawesi Selatan terkait kondisi jalan tersebut.

Menurutnya, saat ini proses peningkatan jalan telah memasuki tahap persiapan pelaksanaan melalui mekanisme mini kompetisi yang dilakukan oleh pihak berwenang.

BACA JUGA  DPK Luwu Timur Gelar Bimtek Pengelolaan Perpustakaan Sekolah, Dorong Standar Nasional dan Literasi

“Saat ini telah direncanakan pekerjaan peningkatan jalan sepanjang kurang lebih 2,7 kilometer dari Batas Kota Malili hingga Ussu,” ujar Hendro, Kamis (18/6/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas infrastruktur jalan nasional yang menghubungkan kawasan permukiman, pusat pelayanan, serta jalur distribusi barang dan jasa di Kabupaten Luwu Timur.

Sembari menunggu proses pekerjaan permanen dilaksanakan, Dinas PUPR Luwu Timur juga telah mengambil langkah penanganan sementara pada sejumlah titik kerusakan yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

“Penanganan dilakukan melalui penimbunan pada bagian jalan yang mengalami kerusakan cukup parah guna mengurangi risiko kecelakaan,” jelas Hendro.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.

BACA JUGA  Jumlah Hewan Qurban di Luwu Timur Meningkat, Jadi Indikator Membaiknya Ekonomi Masyarakat

Hendro juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif menyampaikan informasi terkait kondisi infrastruktur di wilayahnya. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat membantu pemerintah dalam melakukan pemantauan dan percepatan penanganan berbagai persoalan pelayanan publik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian masyarakat. Pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganan permanen dapat segera dilaksanakan,” katanya.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintas di ruas Jalan Ussu–Batas Kota Malili, terutama pada titik-titik yang masih dalam proses penanganan sementara.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas di lokasi tersebut,” tambah Hendro.

Respons cepat yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus memastikan setiap aspirasi yang disampaikan warga mendapat perhatian dan tindak lanjut secara cepat dan terukur.

BACA JUGA  Safari Ramadhan di Towuti, Bupati Irwan Minta Praktik Sewa Kios Pasar Dihentikan
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Fun Run Juara Semarakkan Hari Jadi ke-23 Luwu Timur, Kisah Pepina dan Dua Pelari Cilik Curi Perhatian

Published

on

Kitasulsel–MALILI – Kemeriahan dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Fun Run Juara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Ribuan peserta memadati kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan olahraga rekreasi tersebut tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga menghadirkan berbagai cerita inspiratif. Peserta tampil dengan beragam kostum unik dan kreatif, menjadikan suasana semakin meriah.

Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari Pepina, peserta asal Sorowako yang berhasil meraih penghargaan Best Kostum. Dengan keterbatasan sebagai penyandang tunarungu dan tunawicara, Pepina tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk ikut merayakan momen spesial Hari Jadi Luwu Timur ke-23.

Pepina datang seorang diri ke Malili dengan mengenakan kostum kreasi bernuansa etnik. Baginya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menikmati kebersamaan bersama masyarakat.

BACA JUGA  Syukuran Setahun Ibas–Puspa, Pemkab Luwu Timur Teguhkan Komitmen Lutim Juara

“Saya datang sendiri ke sini untuk bersenang-senang bersama di hari ulang tahun Lutim ke-23. Saya senang bisa ikut kegiatan ini,” ungkap Pepina melalui tulisan saat diwawancarai.

Selain Pepina, peserta lain yang juga mendapatkan perhatian adalah Khamrul yang tampil menggunakan kostum Badut Halloween. Ia menilai Fun Run Juara menjadi wadah positif untuk berkumpul dan menikmati suasana perayaan bersama masyarakat.

“Ini temanya fun run, jadi kita datang untuk bersenang-senang dengan pakaian kostum yang membahagiakan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dari tahun ke tahun,” ujar Khamrul.

Keseruan kegiatan juga semakin terasa dengan hadirnya dua pelari cilik bersaudara asal Morowali Utara, yakni Agra (7) dan Adna (6). Keduanya datang bersama orang tua mereka secara khusus untuk mengikuti Fun Run Juara.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Buka Puasa Bersama Warga Desa Baruga, Tekankan Indahnya Berbagi dan Gotong Royong

Meski masih berusia dini, kedua anak tersebut berhasil menyelesaikan rute lari sepanjang 7,5 kilometer dari garis start hingga garis finish. Dengan wajah penuh kegembiraan, Agra dan Adna tampak menikmati setiap perjalanan selama kegiatan berlangsung.

Fun Run Juara menjadi bukti bahwa perayaan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi dan berbagi kebahagiaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memperkuat semangat hidup sehat, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah.

Momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur pun semakin terasa istimewa dengan hadirnya ribuan peserta yang membawa semangat kebersamaan, kreativitas, dan energi positif bagi Bumi Batara Guru.

BACA JUGA  Bupati dan Wabup Lutim Serahkan Parcel Lebaran Bagi Petugas Posko Operasi Ketupat
Continue Reading

Trending