Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Buka Turnamen Bola Voli Ibas Cup 2026, Diikuti 32 Klub dari Empat Kecamatan

Published

on

Kitasulsel–WASUPONDA – Semangat olahraga, sportivitas, dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Bola Voli Ibas Cup 2026 Antar Club yang berlangsung di Lapangan Voli Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (19/6/2026).

Turnamen bergengsi yang akan berlangsung hingga 4 Juli 2026 tersebut menjadi ajang kompetisi sekaligus pembinaan atlet bola voli dari empat wilayah pemberdayaan di Kabupaten Luwu Timur, yakni Kecamatan Malili, Wasuponda, Nuha, dan Towuti.

Sebanyak 32 klub turut ambil bagian dalam kejuaraan ini, terdiri atas 16 klub putra dan 16 klub putri yang siap bersaing memperebutkan gelar juara dan total hadiah sebesar Rp50 juta.

Turnamen secara resmi dibuka oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang ditandai dengan servis bola pertama serta penandatanganan bola voli sebagai simbol dimulainya kompetisi.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Diklat Perkoperasian, Perkuat SDM dan Tata Kelola Koperasi

Dalam sambutannya, Bupati Irwan memberikan apresiasi kepada panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang olahraga.

“Melalui turnamen seperti ini, kita berharap dapat melahirkan pemain-pemain yang nantinya mampu mewakili Kabupaten Luwu Timur di berbagai ajang kompetisi,” ujar Irwan.

Menurutnya, kegiatan olahraga tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter, mempererat persaudaraan, serta menciptakan generasi muda yang sehat, disiplin, dan berprestasi.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga di berbagai wilayah, termasuk di Desa Ledu-Ledu.

BACA JUGA  Hari Jadi ke-23 Luwu Timur Bawa Berkah, Bantuan Puluhan Miliar Rupiah Mengalir untuk Masyarakat

“Tahun depan lapangan ini akan kita benahi dan kita permanenkan agar masyarakat memiliki fasilitas olahraga yang lebih baik dan representatif,” tegasnya disambut antusias masyarakat dan peserta turnamen.

Turnamen Ibas Cup 2026 diharapkan menjadi ajang pembinaan atlet bola voli yang berkelanjutan sekaligus wadah pencarian bibit-bibit unggul yang dapat memperkuat kontingen Kabupaten Luwu Timur pada berbagai kejuaraan tingkat regional maupun nasional.

Selain menghadirkan pertandingan yang kompetitif, pelaksanaan turnamen juga menjadi hiburan bagi masyarakat yang selama ini memiliki antusiasme tinggi terhadap olahraga bola voli.

Acara pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Luwu Timur, Rusdy Layong, Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Danramil 1403-16 Nuha, Kapolsek Wasuponda, Camat Wasuponda, jajaran pimpinan PT Vale Indonesia, para kepala desa se-Kecamatan Wasuponda, sponsor Ibas Cup, kepala puskesmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, peserta turnamen, serta ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan.

BACA JUGA  Dinkes Luwu Timur Verifikasi 20 Desa dan Kelurahan untuk Wujudkan Program STBM Tingkat Kabupaten

Dengan tingginya partisipasi klub dan dukungan masyarakat, Turnamen Bola Voli Ibas Cup 2026 diharapkan mampu menjadi agenda olahraga tahunan yang tidak hanya melahirkan atlet-atlet potensial, tetapi juga mempererat silaturahmi dan kebersamaan antarwilayah di Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Fun Run Juara Semarakkan Hari Jadi ke-23 Luwu Timur, Kisah Pepina dan Dua Pelari Cilik Curi Perhatian

Published

on

Kitasulsel–MALILI – Kemeriahan dan semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan Fun Run Juara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Ribuan peserta memadati kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad (21/6/2026).

Kegiatan olahraga rekreasi tersebut tidak hanya menjadi ajang menjaga kebugaran, tetapi juga menghadirkan berbagai cerita inspiratif. Peserta tampil dengan beragam kostum unik dan kreatif, menjadikan suasana semakin meriah.

Salah satu kisah yang mencuri perhatian datang dari Pepina, peserta asal Sorowako yang berhasil meraih penghargaan Best Kostum. Dengan keterbatasan sebagai penyandang tunarungu dan tunawicara, Pepina tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk ikut merayakan momen spesial Hari Jadi Luwu Timur ke-23.

Pepina datang seorang diri ke Malili dengan mengenakan kostum kreasi bernuansa etnik. Baginya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk menikmati kebersamaan bersama masyarakat.

BACA JUGA  Wakil Luwu Timur Pimpin Perolehan Vote Tertinggi di Ajang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026, Bupati Lutim: Insyaallah Juara

“Saya datang sendiri ke sini untuk bersenang-senang bersama di hari ulang tahun Lutim ke-23. Saya senang bisa ikut kegiatan ini,” ungkap Pepina melalui tulisan saat diwawancarai.

Selain Pepina, peserta lain yang juga mendapatkan perhatian adalah Khamrul yang tampil menggunakan kostum Badut Halloween. Ia menilai Fun Run Juara menjadi wadah positif untuk berkumpul dan menikmati suasana perayaan bersama masyarakat.

“Ini temanya fun run, jadi kita datang untuk bersenang-senang dengan pakaian kostum yang membahagiakan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dari tahun ke tahun,” ujar Khamrul.

Keseruan kegiatan juga semakin terasa dengan hadirnya dua pelari cilik bersaudara asal Morowali Utara, yakni Agra (7) dan Adna (6). Keduanya datang bersama orang tua mereka secara khusus untuk mengikuti Fun Run Juara.

BACA JUGA  Pemda Luwu Timur Tegaskan Komitmen Lestarikan Budaya Lokal di Pagelaran Adat Padoe

Meski masih berusia dini, kedua anak tersebut berhasil menyelesaikan rute lari sepanjang 7,5 kilometer dari garis start hingga garis finish. Dengan wajah penuh kegembiraan, Agra dan Adna tampak menikmati setiap perjalanan selama kegiatan berlangsung.

Fun Run Juara menjadi bukti bahwa perayaan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat dari berbagai kalangan untuk berpartisipasi dan berbagi kebahagiaan.

Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak memperkuat semangat hidup sehat, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah.

Momentum Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur pun semakin terasa istimewa dengan hadirnya ribuan peserta yang membawa semangat kebersamaan, kreativitas, dan energi positif bagi Bumi Batara Guru.

BACA JUGA  Hari Jadi ke-23 Luwu Timur Bawa Berkah, Bantuan Puluhan Miliar Rupiah Mengalir untuk Masyarakat
Continue Reading

Trending