DISKOMINFO LUWU TIMUR
Fun Run Juara 2026 di Luwu Timur Jadi Ajang Edukasi Penanganan Henti Jantung Mendadak
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur bekerja sama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Luwu Timur menggelar kegiatan Fun Run Juara 2026 di kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, Ahad (21/6/2026).
Kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan kampanye hidup sehat, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat, khususnya terkait penanganan awal pada kasus henti jantung mendadak.
Di sela-sela pelaksanaan kegiatan, para perawat dari PPNI Kabupaten Luwu Timur memberikan demonstrasi dan edukasi langsung mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak. Edukasi tersebut mendapat perhatian dari para peserta yang memadati lokasi kegiatan.
Melalui simulasi yang diperagakan secara langsung, masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya tindakan cepat dan tepat sebelum tenaga medis tiba di lokasi kejadian.
Salah seorang perawat yang memberikan edukasi, Mirda Mardan, S.Kep., Ns., menjelaskan bahwa terdapat dua langkah utama yang harus segera dilakukan ketika menemukan seseorang mengalami henti jantung mendadak.
“Ada dua hal yang harus dilakukan jika kita melihat seseorang sakit jantung yaitu, respon segera dan tangani segera,” ujar Mirda di hadapan peserta Fun Run Juara 2026.
Menurutnya, kecepatan dalam memberikan respons awal sangat menentukan peluang keselamatan pasien. Karena itu, masyarakat perlu dibekali pengetahuan dasar mengenai pertolongan pertama agar mampu memberikan bantuan yang tepat saat menghadapi situasi darurat.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, memberikan apresiasi atas inisiatif PPNI yang berhasil menggabungkan kegiatan olahraga dengan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Menurut Irwan, kegiatan seperti ini memiliki manfaat ganda karena selain mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui olahraga, juga meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap penanganan kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja.
“Kegiatan seperti ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat yang dapat terjadi kapan saja dan di mana saja,” jelas Irwan.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan dapat terus dilakukan dalam berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Fun Run Juara 2026 sendiri merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan peserta dari berbagai kalangan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, menjadikannya sebagai momentum untuk mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan.
Melalui kegiatan ini, PPNI Kabupaten Luwu Timur berharap masyarakat tidak hanya semakin gemar berolahraga, tetapi juga memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat. Pengetahuan tersebut dinilai sangat penting karena dapat membantu menyelamatkan nyawa seseorang sebelum mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kegiatan ini menjadi contoh sinergi positif antara pemerintah daerah dan tenaga kesehatan dalam membangun masyarakat yang sehat, tanggap, dan peduli terhadap keselamatan sesama.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Irwan Lepas 3.000 Peserta Fun Run Juara 2026, Semarakkan HUT ke-23 Luwu Timur
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Sebanyak 3.000 peserta memadati kawasan Bundaran Batara Guru, Malili, untuk mengikuti ajang Fun Run Juara 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur, Ahad (21/6/2026).
Kegiatan lari santai dengan jarak tempuh 7,5 kilometer tersebut secara resmi dilepas oleh Bupati Luwu Timur, , yang turut memberikan semangat kepada para peserta sebelum mengibarkan bendera start.
Momentum pelepasan peserta turut dihadiri Ketua TP PKK Luwu Timur sekaligus Anggota DPRD Sulawesi Selatan, , Ketua DPRD Luwu Timur, , Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, , Sekretaris Daerah, , Ketua KONI Luwu Timur, , unsur Forkopimda, serta Kepala BPS Luwu Timur, .
Dalam sambutannya, Bupati Irwan Bachri Syam menyampaikan apresiasi kepada Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Luwu Timur yang menjadi penggagas kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi kesehatan merupakan langkah positif dalam mendorong budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
“Esensi dari Fun Run ini tidak hanya sekadar menjaga kebugaran fisik, melainkan juga mempererat tali silaturahmi antara komunitas pelari dan profesi perawat, sekaligus memperkokoh sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Irwan.
Tingginya antusiasme peserta membuat suasana semakin meriah. Bahkan, Bupati Irwan memberikan kejutan dengan mengumumkan bahwa hadiah uang pembinaan bagi para pelari yang berhasil finis di posisi terdepan akan dilipatgandakan menjadi dua kali lipat.
Ketua DPD PPNI Luwu Timur, , mengungkapkan bahwa penyelenggaraan tahun ini terasa lebih istimewa karena berhasil menarik partisipasi pelari dari berbagai daerah, tidak hanya dari Sulawesi tetapi juga dari Pulau Jawa.
“Partisipasi peserta tahun ini sangat luar biasa. Selain pelari lokal, banyak komunitas lari dari berbagai daerah yang turut ambil bagian sehingga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus promosi daerah,” katanya.
Setelah menyelesaikan rute sepanjang 7,5 kilometer, para peserta disambut dengan sesi senam Zumba bersama yang dipandu instruktur Zin Tia. Kegiatan tersebut menjadi sarana relaksasi sekaligus menambah kemeriahan perayaan Hari Jadi Kabupaten Luwu Timur.
Pada akhir acara, panitia mengumumkan para pelari tercepat yang berhasil menorehkan prestasi dalam berbagai kategori.
Untuk Kategori Pelajar Putra, dominasi ditunjukkan tim MRT Malili. Indra Putra berhasil meraih posisi pertama, disusul Ahmad Noval di posisi kedua. Posisi berikutnya ditempati Basri, Alvin Tuko, dan Esario Paria.
Sementara pada Kategori Umum Putra, tim MRT Malili kembali menunjukkan keunggulannya. Yosafat tampil sebagai juara pertama, diikuti Indra di posisi kedua, Atman di posisi ketiga, Burhanuddin di posisi keempat, dan Yordan di posisi kelima.
Adapun pada Kategori Umum Putri, pelari bernomor dada 0573 dari MRT Malili sukses menjadi yang tercepat. Posisi kedua dan ketiga diraih Ainun dan Rahel yang juga berasal dari MRT Malili. Sementara posisi keempat ditempati Murniati dan Sarah Artalita melengkapi lima besar pelari putri terbaik.
Ajang Fun Run Juara 2026 menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang paling menyedot perhatian masyarakat dalam peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur. Selain mengampanyekan pola hidup sehat, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat kebersamaan, meningkatkan sportivitas, serta memperkuat semangat kolaborasi antar komunitas dan pemerintah daerah.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 3.000 orang dan keterlibatan pelari dari berbagai daerah, Fun Run Juara 2026 semakin mengukuhkan Kabupaten Luwu Timur sebagai salah satu daerah yang aktif mengembangkan budaya olahraga dan gaya hidup sehat di Sulawesi Selatan.
-
Nasional12 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login