Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Ingatkan Orang Tua Batasi Penggunaan Gawai Anak

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, mengingatkan para orang tua agar lebih bijak dalam mengawasi penggunaan gawai oleh anak sebagai bagian dari upaya memberikan perlindungan dan mendukung tumbuh kembang mereka.

Pesan tersebut disampaikan saat membuka Sosialisasi Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dan Parenting Anak di Lapangan Birawa Balantang, Sabtu (1/8/2026).

Dalam sambutannya, Puspawati menegaskan bahwa keluarga merupakan lingkungan pertama sekaligus benteng utama dalam memberikan perlindungan kepada anak. Karena itu, peran orang tua sangat menentukan dalam mengontrol penggunaan gawai agar tidak berdampak negatif terhadap perkembangan anak.

“Tolong ibu-ibu jangan selalu memberikan anak gawai. Cukup jika di hari libur saja, beri batasan waktu penggunaannya, dan selalu lakukan pendampingan,” pesan Puspawati.

BACA JUGA  Hadiri Milad ke-72 UMI, Bupati Luwu Timur Apresiasi Kiprah Kampus Pencetak Generasi Unggul

Ia menjelaskan, penggunaan gawai yang tidak terkontrol dapat memengaruhi proses tumbuh kembang anak. Oleh sebab itu, kehadiran orang tua dalam mendampingi anak menjadi hal yang sangat penting.

“Anak-anak kita harus mendapatkan perlindungan, perhatian, dan pendampingan dari keluarga. Orang tua harus hadir dalam setiap proses tumbuh kembang anak,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, narasumber dari Sulawesi Forum Cipta, Rosiana Amin, mengatakan bahwa perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, melalui program PATBM, masyarakat didorong untuk lebih aktif mengenali, mencegah, dan menangani berbagai persoalan yang berpotensi mengancam hak-hak anak, sekaligus memperkuat penerapan pola asuh positif di lingkungan keluarga.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam Lepas Jenazah Tokoh Masyarakat di Wotu

“Melalui PATBM, masyarakat didorong untuk aktif mengenali, mencegah, dan menangani berbagai persoalan yang dapat mengancam hak-hak anak, sekaligus memperkuat penerapan pola asuh positif dalam keluarga,” ujar Rosiana.

Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-30 Desa Balantang yang mengusung tema “Keluarga Hebat, Anak Terlindungi, Desa Balantang Menuju Desa Ramah Anak.”

Acara dihadiri Camat Malili yang juga Penjabat Kepala Desa Balantang, H. Hasimning, Ketua TP PKK Kecamatan Malili Darmawati, Sekretaris Forum PATBM Luwu Timur Novika Firdaus, Kepala UPT SD 233 Balantang, perwakilan Polsek Malili, para kepala dusun, Ketua RT/RW, serta kader PKK dan Posyandu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan ramah bagi tumbuh kembang anak di setiap desa.

BACA JUGA  49 Tahun Transmigrasi, Pemkab Luwu Timur Apresiasi Kontribusi Desa Sumber Makmur bagi Pembangunan Daerah
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending