Damkar Makassar
Warga Makassar Wajib Waspada! 194 Kebakaran Terjadi, 4 Nyawa Melayang Sepanjang 2026
KITASULSEL — MAKASSAR – Warga Makassar wajib meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran. Hingga 21 Agustus 2026, tercatat 194 kejadian kebakaran di berbagai wilayah Kota Makassar sepanjang 2026.
Dari ratusan kejadian tersebut, empat orang meninggal dunia, enam orang mengalami luka-luka, dan 451 jiwa terdampak. Kerugian material juga tidak sedikit, mencapai sekitar Rp11,006 miliar, dengan luas area yang terbakar sekitar 12.928 meter persegi.
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena kebakaran masih terus terjadi. Sepanjang Agustus hingga 21 Agustus saja tercatat 44 kejadian, sementara Juli menjadi bulan dengan jumlah kasus tertinggi, yakni 47 kejadian.
Rumah tinggal menjadi objek yang paling banyak terdampak, dengan 199 objek. Selain permukiman, kebakaran juga menyasar sampah dan alang-alang, kendaraan, toko atau kios, gudang hingga sekolah.
Dari data kejadian yang tercatat, 82 kasus belum diketahui penyebabnya. Sementara itu, 28 kasus berkaitan dengan listrik dan 14 kejadian disebabkan tabung gas atau kompor.
Tips Mencegah Kebakaran di Rumah
Masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi risiko kebakaran, antara lain:
- Periksa kabel dan stop kontak secara berkala. Jangan gunakan kabel yang terkelupas atau sambungan listrik yang bertumpuk.
- Cabut peralatan elektronik yang tidak digunakan, terutama ketika rumah ditinggalkan.
- Jangan meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan.
- Pastikan tabung dan regulator gas dalam kondisi baik serta tidak menunjukkan kebocoran.
- Jauhkan bahan mudah terbakar dari kompor, lilin, korek api, dan sumber panas lainnya.
- Hindari membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi lingkungan kering dan berangin.
- Simpan korek api dan benda pemicu api di tempat yang tidak mudah dijangkau anak-anak.
- Pastikan seluruh anggota keluarga mengetahui jalur keluar rumah dan lokasi alat pemadam api jika tersedia.
- Jika mencium bau gas, jangan menyalakan atau mematikan sakelar listrik. Segera matikan sumber gas jika aman dilakukan dan keluar dari area tersebut.
Tingginya angka kebakaran menjadi pengingat bahwa pencegahan tidak hanya menjadi tugas petugas pemadam kebakaran. Kewaspadaan dari setiap rumah dapat menjadi langkah pertama untuk mencegah api berubah menjadi bencana.
194 kebakaran bukan sekadar angka. Di baliknya ada rumah yang rusak, keluarga yang terdampak, warga yang terluka, hingga empat nyawa yang hilang. Jangan menunggu api membesar untuk mulai waspada.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login