Connect with us

Dinas pendidikan Makassar

Sekolah Rakyat Sudah Hadir di Makassar , Putus Sekolah Karena Biaya Tidak Lagi Jadi Alasan

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa Sekolah Rakyat kini hadir di Kota Makassar. Program pendidikan ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan konsep pembelajaran yang tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga melalui sistem pendidikan berasrama.

Keberadaan Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah membuka akses pendidikan bagi anak-anak yang menghadapi keterbatasan ekonomi. Mereka tidak hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar, tetapi juga tinggal di lingkungan asrama dan mendapatkan pembinaan dalam keseharian.

Berbeda dengan sekolah reguler, sistem Sekolah Rakyat menggabungkan pendidikan akademik dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian dan keterampilan sosial. Sejumlah kebutuhan siswa juga disiapkan dalam program pemerintah, sehingga keluarga penerima manfaat tidak harus menanggung seluruh kebutuhan pendidikan anak secara mandiri.

BACA JUGA  PPDB Jalur Zonasi Di UPT SPF SD. Inpres Bakung II Makassar Berjalan Lancar.

Di Makassar, pelaksanaan Sekolah Rakyat menggunakan beberapa lokasi. Salah satunya berada di kawasan Jl. Pajjaiang, Sudiang Raya, Kecamatan Biringkanaya.

Selain itu, terdapat SRMP 23 Makassar yang beralamat di Jl. Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, serta SRMA 26 Makassar di kawasan Jl. Perintis Kemerdekaan KM 9, Kecamatan Tamalanrea.

Keberadaan beberapa titik tersebut membuat masyarakat memiliki akses yang lebih dekat untuk mengenal program pendidikan ini. Namun, calon siswa tetap harus memenuhi ketentuan dan mengikuti proses seleksi yang ditetapkan pemerintah.

Program Sekolah Rakyat menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk kelompok kesejahteraan rendah berdasarkan data sosial ekonomi pemerintah. Karena itu, penerimaan siswa tidak semata-mata berdasarkan keinginan untuk mendaftar, tetapi melalui verifikasi dan asesmen untuk memastikan penerima manfaat sesuai dengan sasaran program.

BACA JUGA  Komisi Nasional Disabilitas Apresiasi Capaian Dinas Pendidikan Kota Makassar

Di Sulawesi Selatan, program ini juga terus berkembang. Pada tahun ajaran 2026/2027, jumlah siswa Sekolah Rakyat disebut mencapai sekitar 2.700 anak, meningkat dibandingkan tahap awal program yang sebelumnya hanya menampung sekitar 150 siswa.

Pertumbuhan jumlah peserta tersebut menunjukkan semakin luasnya pelaksanaan program sekaligus menjadi informasi penting bagi keluarga yang mungkin belum mengetahui bahwa pilihan pendidikan ini sudah tersedia di Sulsel, termasuk di Makassar.

Sekolah Rakyat juga tidak hanya menempatkan pendidikan sebagai kegiatan akademik. Kehidupan berasrama memberikan ruang bagi siswa untuk belajar mengatur waktu, menjaga kebersihan, hidup bersama teman, mengikuti aturan dan membangun rasa tanggung jawab.

Bagi keluarga yang ingin mengetahui apakah anak mereka memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat, informasi mengenai persyaratan, proses seleksi, jenjang pendidikan dan mekanisme penerimaan perlu dikonfirmasi melalui pemerintah daerah atau instansi terkait.

BACA JUGA  Pastikan Pelayanan Berjalan Baik Kepala UPT SPF SDI. Parang Makassar Kunjungi Meja Panitia PPDB.

Dengan semakin berkembangnya program tersebut, keberadaan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi salah satu jalan untuk mengurangi hambatan ekonomi dalam memperoleh pendidikan.

Sebab, masih banyak anak yang memiliki keinginan untuk sekolah dan berkembang, tetapi kesempatan mereka terkadang terbentur kondisi keluarga.

Sekolah Rakyat hadir untuk membuka kesempatan itu—agar keterbatasan ekonomi tidak otomatis menjadi batas bagi seorang anak untuk mengejar pendidikan dan masa depan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending