Connect with us

Pemkot Makassar

Refleksi Kinerja Andi Arwin Azis, Pemkot Makassar Siapkan Momen Kebersamaan

Published

on

Kitasulsel–Makassar Momentum perpisahan jajaran Pemerintah Kota Makassar bersama Andi Arwin Azis di masa jabatannya sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar akan digelar dengan berbagai kegiatan bersama di Halaman Balaikota Makassar, pada Jumat, 22 November 2024 mendatang.

Hal ini diungkapkan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Irwan Rusfiady Adnan, dalam memimpin rapat koordinasi terkait rencana kegiatan senam bersama seluruh unsur SKPD dan Perusda di ruang Sipakatau pada Rabu, (20/11/2024).

Irwan menjelaskan kegiatan ini menjadi momentum perpisahan bagi Pj Wali Kota Makassar, Andi Arwin Azis, yang akan mengakhiri masa jabatannya pada hari tersebut.

“Ini adalah momen untuk melepas sahabat kita, Pak Andi Arwin Azis, yang selama dua bulan telah bersama-sama memimpin Pemkot Makassar,” ujarnya.

BACA JUGA  Makassar- BBWS Sepakat Tertibkan Area Sekitar Kanal

Lebih lanjut, Irwan menyebutkan sesuai arahan Andi Arwin, acara ini akan diawali dengan apel pagi dilanjutkan dengan senam bersama.

“Kita wali dengan apel bersama kemudian diisi dengan momen yang bisa membangkitkan semangat kita dengan senam bersama, dan mungkin ada saran dari SKPD untuk mengisi momentum ini dengan kegiatan lainnya,” jelasnya.

Selain itu, Irwan menyebut pada momentum ini juga menjadi momentum refleksi atas kinerja Andi Arwin Azis selama 2 bulan masa jabatannya.

“Pada momentum refleksi akan ada pelaporan pak Arwin atas program utama yang telah ia jalankan bersama kita serta akan ada pemutaran video kilas balik kerja kerasnya selama ini” tambahnya.

Sementara itu, Andi Arwin Azis dalam pesannya yang disampaikan melalui Irwan juga mengharapkan acara ini menjadi perpisahan yang sederhana dan penuh kebersamaan.

BACA JUGA  Kemenag RI Visitasi Kepemimpinan Nasional PKN ke Makassar, Pj Sekda Berbagi Inovasi dan Konsep Sombere And Smart City

“Pak Andi ingin perpisahan ini diisi dengan kegiatan sederhana tapi menghangatkan dan mampu menguatkan rasa kebersamaan kita dan penuh suka,” katanya.

Untuk itu, Irwan mengimbau agar kegiatan ini dipersiapkan dengan baik sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi Andi Arwin Azis.

“Marilah kita bersama-sama membuat hari terakhir Pak Andi Arwin sebagai Pjs Wali Kota menjadi momen yang tak terlupakan. Kita tunjukkan rasa hormat dan apresiasi kita melalui kebersamaan,” tutupnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Angkat 8.854 Honorer Jadi PPPK, Pengangguran Mulai Turun

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Komitmen Pemerintah Kota Makassar menghadirkan kepastian kerja bagi ribuan tenaga honorer sekaligus menekan angka pengangguran mulai menunjukkan hasil konkret.

Di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Pemerintah Kota Makassar mencatat capaian signifikan dalam penataan tenaga non-ASN melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah Kota Makassar (BKPSDMD), sepanjang tahun 2025 sebanyak 8.854 tenaga honorer resmi diangkat menjadi PPPK. Jumlah tersebut hampir memenuhi total formasi ASN Kota Makassar yang mencapai 8.963 orang.

Kepala BKPSDMD Makassar, Kamelia Thamrin Tantu, menjelaskan bahwa pengangkatan ini merupakan salah satu langkah strategis pemerintah kota dalam menata tenaga honorer sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparatur.

BACA JUGA  Reyhan Juara Desain Logo HUT Ke-418 Makassar, Konsep “Simpul Terpadu”

“Ini jumlah ASN yang Pak Wali Kota sudah angkat di awal masa pemerintahannya. Pada 2025, dari total formasi Kota Makassar 8.963 orang, yang berhasil menjadi ASN sebanyak 8.854 orang,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menegaskan penyelesaian tenaga honorer melalui skema PPPK.

Tidak hanya melalui pengangkatan PPPK penuh waktu maupun paruh waktu, Pemkot Makassar juga menghadirkan solusi alternatif melalui skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP). Skema ini memberikan peluang kerja bagi lebih dari dua ribu tenaga kontrak agar tetap memiliki pekerjaan yang layak dan berkelanjutan.

Sejak resmi memimpin pada 20 Februari 2025, Munafri menempatkan isu ketenagakerjaan sebagai salah satu prioritas kebijakan pemerintah kota. Bagi pemerintah, pengurangan pengangguran bukan sekadar angka statistik, melainkan upaya nyata menjaga stabilitas sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA  Pj Sekda Irwan Adnan Matangkan Persiapan HUT Makassar ke-417 dan Launching Posyandu New Era

“Di bawah kepemimpinan Bapak Wali Kota Munafri Arifuddin bersama Wakil Wali Kota Ibu Aliyah Mustika Ilham, kebijakan penataan tenaga honorer dan pembukaan ruang kerja baru menjadi langkah konkret yang langsung menyentuh ribuan warga,” jelas Kamelia.

Pemkot Makassar juga memperkuat sektor pelayanan kesehatan melalui pengangkatan tenaga farmasi PPPK secara bertahap sepanjang 2025. Pada tahap pertama, sebanyak 1.746 tenaga farmasi PPPK dilantik pada 23 Juni 2025. Kemudian tahap kedua sebanyak 329 tenaga farmasi dilantik pada 14 November 2025.

Sementara pada tahap ketiga, pengangkatan dilakukan untuk tenaga farmasi paruh waktu dengan jumlah mencapai 6.607 orang. Kehadiran ribuan tenaga farmasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kefarmasian bagi masyarakat.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar Pastikan Perbaikan Jalan di Tamalanrea Menuju Masjid Umar Al Faruq

Upaya tersebut mulai berdampak pada kondisi ketenagakerjaan di Kota Makassar. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat pengangguran terbuka di Makassar mengalami penurunan dalam setahun terakhir, dari 9,71 persen pada 2024 menjadi 9,60 persen pada 2025.

Penurunan ini menjadi indikator positif dari berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar dalam upaya memperluas kesempatan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Continue Reading

Trending