Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Dzikir dan Doa Bersama Sambut Pergantian Tahun, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Tingkatkan Rasa Syukur

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Ribuan jamaah memadati Masjid 99 Kubah di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) pada acara DZikir dan Doa Bersama, yang diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur di penghujung tahun 2024 dan menyambut tahun baru 2025, Selasa malam, 31 Desember 2024. Acara tersebut dihadiri langsung Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh.

Dalam kesempatan tersebut, Prof Zudan mengajak seluruh masyarakat Sulsel untuk terus memperkuat ukhuwah dan meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Ia juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam membangun Provinsi Sulsel ini.

“Kita hadir di sini untuk bermunajat dan bermuhasabah kepada Allah SWT, memohon agar tahun yang akan datang membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sulsel. Mari kita jaga persatuan dan terus melangkah bersama untuk kemajuan daerah kita,” ujar Prof Zudan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Respons Sorotan Kasus di Kampus

“Kami juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena telah menjaga suasana keamanan dan kedamaian Provinsi Sulsel hingga akhir tahun 2024 ini, semoga tahun selanjutnya kita bisa terus berkarya dan bekerja lebih keras untuk membangun Provinsi Sulsel menjadi lebih baik kedepannya,” tambahnya.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta mendengarkan ceramah, dilanjutkan dengan dzikir bersama yang dipimpin oleh ulama. Setelahnya, doa bersama dipanjatkan untuk kedamaian, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat Sulsel.

Dzikir dan Doa Bersama di masjid yang menjadi ikon arsitektur Sulsel ini berlangsung dalam suasana khidmat. Para jamaah yang hadir berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, hingga masyarakat umum.

BACA JUGA  Cabor Dayung Berhasil Sumbangkan Emas untuk Sulsel di PON XXI Aceh-Sumut 2024

Kegiatan ini menjadi salah satu momen penting untuk mempererat tali silaturahmi antar warga sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga nilai-nilai religiusitas di Sulsel. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Sekda Sulsel Hadiri Forum Nasional, Dorong Percepatan Transformasi Pemerintahan Digital

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Jufri Rahman, menghadiri Forum Diskusi Publik Rancangan Peraturan Presiden tentang Pemerintah Digital yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital. Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (6/5/2026).

Forum tersebut bertujuan memperkuat substansi penyusunan regulasi terkait pemerintahan digital guna mendukung arah pembangunan nasional, sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Rancangan Peraturan Presiden ini menjadi bagian penting dalam upaya pemerintah mempercepat integrasi layanan publik berbasis data dan teknologi, sekaligus memperkuat transformasi birokrasi yang lebih efektif, transparan, dan responsif.

BACA JUGA  Rangkaian HUT Sulsel ke-355, Pemprov Gelar Tabligh Akbar di Masjid Kubah 99 Asmaul Husna

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan dari sejumlah provinsi seperti Jawa Tengah, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Maluku Utara, serta pemerintah kabupaten/kota dari berbagai daerah.

Dalam keterangannya, Jufri Rahman menilai forum ini sebagai ruang strategis untuk menghimpun masukan dari pemerintah daerah dalam penyempurnaan kebijakan.

“Transformasi menuju pemerintahan digital bukan lagi pilihan, melainkan keharusan untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menambahkan, evaluasi kinerja pemerintah digital terhadap 640 instansi pusat dan daerah pada 2026 menjadi bagian dari agenda besar transformasi digital nasional, termasuk integrasi data lintas sektor.

Menurutnya, pemerintah daerah memegang peran penting sebagai ujung tombak implementasi layanan digital yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan orkestrasi yang kuat agar kebijakan pusat dan daerah berjalan selaras.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Respons Sorotan Kasus di Kampus

“Perjalanan menuju pemerintahan digital yang utuh masih menghadapi berbagai tantangan, baik teknis maupun tata kelola, termasuk perlindungan data pribadi dan kebutuhan regulasi yang adaptif,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Sulsel, Sultan Rakib, menyebut bahwa Kementerian PANRB telah melakukan sosialisasi kepada pemerintah provinsi serta 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan sebelum regulasi ini ditetapkan.

Ia berharap forum diskusi publik ini dapat memperkaya masukan bagi pemerintah pusat dalam menyempurnakan kebijakan transformasi digital, khususnya dalam penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara nasional.

Forum ini turut dihadiri Plt Deputi Bidang Transformasi Digital Pemerintah Kementerian PANRB Cahyono Tri Birowo, Asisten Deputi Perumusan Strategi dan Kebijakan Transformasi Digital Agi Agung Galuh Purwa, Direktur Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah Pusat Chairul Akbar Hutasuhut dari Badan Siber dan Sandi Negara, serta perwakilan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Dalam Negeri.

BACA JUGA  BKD Sulsel Tegaskan TPP ASN 2026 Disesuaikan 20 Persen, Bukan Hanya Dibayarkan 20 Persen

Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinkronisasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat transformasi digital, sehingga mampu menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, terintegrasi, dan responsif bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending