Connect with us

Kabupaten Sidrap

Rumah Jabatan Wabup Sidrap Jadi Lokasi Musda BKMT 2025

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Rumah Jabatan Wakil Bupati Sidrap akan menjadi lokasi pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Sidrap Tahun 2025. Hal itu disampaikan dalam audiensi antara panitia Musda dan Wabup Nurkanaah, S.H., M.Si., di ruang kerjanya, Rabu (30/7/2025).

Audiensi dihadiri sejumlah anggota panitia dari unsur steering committee dan organizing committee, yakni Dr. Syamsiah, S.Sy., M.E., Hj. Syahriyani, S.E., M.A.P., Ema Amaliah, S.T., M.A.P., A. Gusna, S.Ag., dan Ir. Hj. Halijah.

Dalam pertemuan tersebut, panitia menyampaikan Musda dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (9/8/ 2025). Mereka juga memaparkan rencana teknis kegiatan serta kebutuhan dukungan fasilitas dari pemerintah daerah.

Wakil Bupati Nurkanaah menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan dukungan penuh terhadap kelancaran kegiatan.

BACA JUGA  Panen Raya di Teteaji, Bupati Sidrap Turun Langsung Operasikan Mesin Panen Padi

“Semoga Musda ini berjalan lancar dan memberi semangat baru bagi peran BKMT dalam pembinaan umat, khususnya di Sidrap,” ujar Hj. Nurkanaah.

Panitia menyampaikan terima kasih atas dukungan tersebut dan menyatakan siap menjaga koordinasi hingga hari pelaksanaan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Kabupaten Sidrap

Belum Lama Dikerja, Duiker Dekat Monumen Ganggawa Sudah Rusak

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP — Bangunan duiker yang berada di dekat Monumen Ganggawa atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Pantai Kering (Pangker), Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap, mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

Padahal, duiker tersebut diketahui baru saja selesai dikerjakan. Kondisi plat duiker terlihat mengalami keretakan serta pengelupasan di beberapa bagian.

Hal ini dikeluhkan oleh sejumlah pengendara roda dua maupun roda empat yang setiap hari melintas di lokasi tersebut.

Selain mengganggu kenyamanan, kerusakan tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan jika tidak segera mendapat penanganan.

“Kami mempertanyakan kualitas proyek itu. Masak baru selesai dikerja sudah rusak. Ini proyek yang diduga dikerjakan oleh rekanan menggunakan anggaran Dinas PU Sidrap tahun 2025,” ujar salah seorang warga, Rabu, 4 Februari 2026.

BACA JUGA  Pelayanan Maksimal, JRW–Annur Kembali Lepas Jamaah Umrah ke Tanah Suci

Menurutnya, proyek infrastruktur seharusnya memiliki kualitas yang baik dan dapat bertahan lama, mengingat anggaran yang digunakan berasal dari uang rakyat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, belum memberikan tanggapan terkait kondisi duiker tersebut. Saat dikonfirmasi, ia hanya memberikan jawaban singkat.

“Ya, lagi rapat dulu, nanti saya suruh pak kabid bina marga kesana liatki untuk diperbaiki karena masih adaji pemeliharaannya,” katanya.

Warga berharap pihak terkait segera turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan serta memperbaiki kerusakan yang ada.

Mereka juga meminta agar kualitas pekerjaan proyek infrastruktur ke depan lebih diawasi secara ketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang. (*)

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Kucurkan Rp17 Miliar ke Sidrap, Bupati Syaharuddin: Bukti Sinergi Demi Kemajuan Daerah
Continue Reading

Trending