Connect with us

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Sidrap Gelar Syukuran

Published

on

Kitasulsel, Sidrap — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidrap menggelar syukuran pemotongan nasi tumpeng dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2023, Kamis, 9 Februari 2023.

Syukuran yang digelar sederhana ini dilaksanakan di rumah makan Labugis, Jalan Poros Pangkajene-Pare, Kecamatan Maritenggae, Kabupaten Sidrap.

Acara diawali pembacaan doa yang dibawakan Darwis Pantong, wartawan media online sekaligus penasehat PWI Sidrap. Dilanjutkan dengan acara pemotongan nasi tumpeng.

Ketua PWI Sidrap, H Purmady Muin berharap, peringatan HPN tahun ini dapat dijadikan momentum untuk meningkatkan profesionalisme wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Wartawan juga harus berperan aktif dalam memberikan kontribusi informasi kepada pemerintah, yang bertujuan untuk membangun Siddap menjadi maju, berbudaya, dan religius,” katanya.

Ditempat terpisah, Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah, mengucapkan selamat Hari Pers Nasional dengan tema Pers Merdeka, Demokrasi Bermartabat.

Dia berharap, jalinan sinergitas antara PWI dengan Polri yang sudah terjalin dengan baik selama ini terus ditingkatkan.(*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Menag Nasaruddin Umar Kembali ke Bone, Masjid Masa Kecil Jadi Saksi Jejak 56 Tahun Perjalanan Ilmu

Published

on

KITASULSEL—BONE — Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan emosional ke Masjid Nurul Amin, Ujung Pero, Desa Saelong, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (27/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momen penuh makna, mengingat masjid itu memiliki nilai historis mendalam dalam perjalanan hidup Menag. Sekitar 56 tahun lalu, Masjid Nurul Amin menjadi tempat awal Nasaruddin Umar menimba ilmu agama dan memperdalam pemahaman keislaman.

Dalam kunjungan tersebut, Menag hadir tanpa protokoler berlebihan. Ia hanya didampingi oleh Tenaga Ahli Menteri Agama RI, Bunyamin M. Yapid, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan As’adiyah—lembaga pendidikan Islam yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan keilmuan Menag.

Suasana berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Menag tampak berbaur dengan masyarakat serta meluangkan waktu untuk bernostalgia bersama rekan-rekan seperjuangannya yang dahulu bersama-sama belajar di masjid tersebut.

Warga setempat mengenang sosok Nasaruddin Umar sejak kecil sebagai pribadi yang santun, tekun, dan memiliki kharisma. Menurut mereka, karakter tersebut tidak berubah hingga kini meskipun telah menduduki jabatan penting di tingkat nasional.

“Dari dulu beliau dikenal sebagai santri yang sopan dan rajin. Sampai sekarang pun tetap sederhana,” ujar salah satu warga.

Kehadiran Menag di Desa Saelong juga membawa harapan baru bagi masyarakat. Di kawasan tersebut kini telah berdiri lembaga pendidikan Islam berstandar internasional yang merupakan bagian dari jaringan Yayasan As’adiyah, sekaligus menjadi cabang ke-7 yang tersebar di Indonesia.

Perkembangan tersebut menjadi simbol kemajuan pendidikan berbasis keislaman di daerah yang dulunya menjadi tempat awal perjuangan seorang santri.

Diketahui, kunjungan Nasaruddin Umar ke Sulawesi Selatan merupakan bagian dari agenda menghadiri PSBM XXVI 2026 di Makassar. Namun, di sela agenda tersebut, Menag menyempatkan diri mengunjungi kampung halaman yang memiliki nilai historis dalam perjalanan hidupnya.

Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan besar seorang tokoh tidak pernah lepas dari akar dan tempat ia pertama kali belajar serta ditempa.

Continue Reading

Trending