Connect with us

Pemkot Makassar

Penuh Haru, Munafri Sampaikan Selamat di Promosi Doktor Sahabatnya, Irsan Radjab

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri secara langsung kegiatan promosi doktor Irsan Radjab di Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM), Selasa (9/09/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan rasa bangganya dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca kepada sahabat lamanya yang sukses mempertahankan disertasinya.

Irwan Radjab sukses melakukan penelitian disertasinya berjudul “Pengaruh Media Sosial dan E-WOM Dimediasi Kepercayaan Publik terhadap Keputusan Memilih Calon Kepala Daerah pada Generasi Z di Kota Makassar.”

Suasana haru semakin terasa ketika Munafri menyebut pencapaian Irsan bukan hanya hasil kerja keras, tetapi juga buah doa dan restu kedua orang tua.

Momen tersebut membuat Munafri mengenang kedua orang tuanya yang telah lebih dulu berpulang. Ia menuturkan, kehilangan orang tua membuat dirinya semakin memahami betapa berharganya doa dan kehadiran orang tua dalam setiap pencapaian hidup.

BACA JUGA  Aliyah Mustika Ilham: Pemerintah Harus Hadir Secara Humanis di Ruang Digital

“Apa yang kita saksikan hari ini bukan hanya kebanggaan seorang sahabat, tapi juga wujud kekuatan doa orang tua. Bersyukurlah karena Irsan masih didampingi kedua orang tua dalam momen bersejarah ini. Itu adalah kebahagiaan terbesar,” ungkap Munafri sambil berderai air mata.

Munafri juga mengenang kedekatannya dengan Irsan sejak masa sekolah. Ikatan persaudaraan itu, kata dia, menjadi bagian penting yang terus dipelihara hingga kini. Menurutnya, keberhasilan akademik sahabatnya merupakan inspirasi bagi banyak pihak, termasuk rekan-rekan seperjuangan.

“Sejak SMA kami sudah bersama, bertumbuh di rumah masing-masing bukan hanya dirumah kami. Tugas kita ke depan adalah menjaga persaudaraan itu. Dan hari ini, pencapaian Irsan menjadi kebanggaan untuk kita semua,” tambahnya.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Hadiri Peresmian Penerbangan Baru Garuda Indonesia Makassar-Balikpapan

Di akhir sambutannya, Munafri mengucapkan selamat kepada Irwan Radjab dan menyampaikan bahwa pencapaian gelar doktor bukanlah akhir, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar.

“Selamat kepada Dr. Irsan Radjab atas gelar yang diraih. InsyaAllah ini menjadi awal untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat. Utama dari segalanya adalah ilmu yang diamalkan,” pungkasnya.(*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Sekda Makassar Tekankan Sinergi Lintas OPD dalam Penanganan ODGJ

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menekankan pentingnya sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam penanganan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kota Makassar.

Hal tersebut disampaikan Andi Zulkifly usai membuka Pertemuan Koordinasi Penanganan ODGJ pada subkegiatan pengelolaan pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota Makassar di Hotel Aston Makassar, Selasa (5/5/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penanganan ODGJ tidak dapat dilakukan secara sektoral, melainkan harus melibatkan berbagai pihak secara terpadu.

“Penanganan ODGJ ini adalah tanggung jawab bersama. Tidak bisa hanya dibebankan pada Dinas Sosial atau Dinas Kesehatan saja, tetapi harus dilakukan secara komprehensif oleh seluruh OPD terkait,” ujar Andi Zulkifly.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Tegaskan Dukungan Penuh Program MBG

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar tersebut menjelaskan bahwa selama ini masih terdapat ego sektoral yang membuat penanganan ODGJ belum berjalan optimal.

Melalui forum koordinasi ini, diharapkan dapat dihasilkan standar operasional prosedur (SOP) serta alur penanganan yang jelas dan terintegrasi.

Ia memaparkan, penanganan ODGJ umumnya berawal dari laporan masyarakat di tingkat RT/RW yang kemudian ditindaklanjuti oleh pihak kelurahan dan kecamatan. Selanjutnya, puskesmas melakukan asesmen awal guna memastikan kondisi kejiwaan pasien.

“Setelah dilakukan asesmen oleh tenaga kesehatan, perlu ada pengamanan oleh Satpol PP dan dukungan dari pihak kecamatan serta kelurahan. Kemudian, penanganan dilanjutkan ke fasilitas kesehatan seperti rumah sakit,” jelasnya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Peringati Maulid Akbar 1446 H dengan Barasanji Empat Bahasa, Danny: Sebagai Simbol Persatuan Umat

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peran Dinas Sosial dalam proses rehabilitasi sosial hingga pengembalian pasien kepada keluarga (reunifikasi), termasuk pemantauan lanjutan terhadap kondisi pasien pasca perawatan.

“Perlu ada kejelasan siapa yang bertanggung jawab mulai dari penanganan awal, pengantaran ke rumah sakit, hingga proses pemulangan dan monitoring pasca perawatan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi Zulkifly menekankan bahwa penanganan ODGJ harus dilakukan secara humanis dan bermartabat, disertai edukasi kepada masyarakat guna mengurangi stigma negatif.

“ODGJ ini bisa disembuhkan. Karena itu, perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar keluarga tidak mengucilkan atau menelantarkan, tetapi justru mendukung proses penyembuhan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penanganan ODGJ merupakan bagian dari upaya mewujudkan Kota Makassar sebagai kota inklusif.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Hadiri Peresmian Penerbangan Baru Garuda Indonesia Makassar-Balikpapan

“Jangan sampai karena penanganan yang tidak optimal, Kota Makassar dinilai tidak inklusif. Padahal, inklusivitas adalah bagian dari visi besar pemerintah kota,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Andi Zulkifly meminta seluruh OPD terkait, termasuk kecamatan, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, hingga pihak rumah sakit untuk segera menyusun rencana aksi dan roadmap penanganan ODGJ yang terintegrasi.

“Saya minta hari ini sudah ada rencana aksi yang jelas dan disepakati bersama. Semua pihak harus memahami perannya masing-masing agar penanganan ODGJ bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending