Connect with us

Pemkot Makassar

Wakil Wali Kota Makassar Terima Audiensi IBI, Bahas Rangkaian HUT ke-75 dan Penguatan Layanan Kesehatan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Makassar di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Senin (08/06/2026).

Pertemuan tersebut membahas rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) IBI ke-75 sekaligus mengundang Wakil Wali Kota Makassar untuk menghadiri sejumlah agenda yang akan digelar pada akhir Juni hingga awal Juli 2026.

Audiensi dihadiri Ketua IBI Kota Makassar, Emilia Harnani, bersama jajaran pengurus. Turut mendampingi Wakil Wali Kota, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar dr. Hj. Nursaidah Sirajuddin, M.Kes, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak drg. Ita Isdiana Anwar, M.Kes, serta perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga.

BACA JUGA  Komitmen Hadirkan Sambungan Air Bersih Gratis, Munafri Segera Bangun Pipa di Wilayah Utara Makassar

Dalam audiensi tersebut, IBI memaparkan sejumlah agenda peringatan HUT ke-75 yang akan melibatkan sekitar 3.000 bidan dari 25 ranting di Kota Makassar.

Kegiatan akan diawali dengan jalan sehat dan bakti sosial pada 28 Juni 2026 yang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat sejak pagi hari.

Selanjutnya, puncak peringatan akan digelar pada 3 Juli 2026 di Four Points by Sheraton Makassar melalui seminar dan kegiatan ilmiah yang membahas isu-isu strategis di bidang kesehatan ibu dan anak.

Menanggapi paparan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi atas dedikasi para bidan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.

Menurutnya, kehadiran bidan tidak hanya membantu proses persalinan, tetapi juga berperan penting dalam mendampingi kesehatan perempuan dan keluarga.

BACA JUGA  Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Lomba Burung Berkicau Jadi Festival Internasional

“Bidan adalah sahabat perempuan. Mereka hadir mendampingi masyarakat sejak masa kehamilan, persalinan, masa nifas hingga tumbuh kembang anak. Peran ini sangat penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Aliyah Mustika Ilham juga mendorong agar peran bidan terus diperkuat melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar.

Ia menilai bidan memiliki kontribusi besar dalam berbagai program kesehatan keluarga, termasuk pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, pemantauan tumbuh kembang anak, serta edukasi kesehatan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Aliyah berharap sinergi antara IBI dan Pemerintah Kota Makassar dapat terus ditingkatkan melalui dukungan Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta perangkat daerah terkait lainnya.

BACA JUGA  Buka Puasa Bersama Yayasan Kids Star, Munafri Arifuddin Tegaskan Dukungan untuk Pendidikan Anak

“Pemerintah Kota Makassar sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami berharap IBI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Pada kesempatan tersebut, Pengurus Cabang IBI Kota Makassar juga secara resmi mengundang Aliyah Mustika Ilham untuk menghadiri dan melepas peserta jalan sehat yang menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HUT IBI ke-75.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro Buka Beasiswa untuk Anak Pedagang, UKT Hanya Rp350 Ribu per Bulan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Makassar Raya bersama Institut Bisnis dan Keuangan (IBK) Nitro Makassar resmi meluncurkan Program Beasiswa Jalur Kerja Sama bagi anak-anak pedagang pasar. Program ini menjadi langkah nyata dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi keluarga pedagang yang berada di bawah naungan Perumda Pasar.

Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan keluarga pedagang sekaligus penghargaan bagi para pedagang yang selama ini menunjukkan komitmen memenuhi kewajibannya kepada Perumda Pasar.

“Kerja sama ini menjadi peluang untuk memberikan semacam reward kepada pedagang yang rajin membayar kewajibannya kepada Perumda Pasar,” ujar Ali Gauli, Rabu (22/7/2026).

Melalui program ini, anak-anak pedagang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dengan biaya yang jauh lebih ringan. Penerima beasiswa hanya dikenakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar sekitar Rp350 ribu per bulan, sementara biaya pendaftaran dan uang pangkal dibebaskan.

BACA JUGA  Buka Puasa Bersama Yayasan Kids Star, Munafri Arifuddin Tegaskan Dukungan untuk Pendidikan Anak

Ali Gauli menegaskan, program tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga pedagang yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi.

“Selain menjadi bentuk apresiasi, kami melihat ini sebagai kesempatan yang sangat baik untuk membantu keluarga pedagang, terutama pedagang kecil, agar anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Sosialisasi program dilakukan langsung oleh jajaran IBK Nitro Makassar saat berkunjung ke Kantor Perumda Pasar Makassar Raya. Pertemuan itu menjadi awal kemitraan strategis yang tidak hanya berfokus pada dunia pendidikan, tetapi juga pemberdayaan sosial dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pasar tradisional.

Pada tahap awal, program akan diterapkan di tujuh pasar tradisional yang dikelola Perumda Pasar Makassar Raya, yakni Pasar Sentral, Pasar Butung, Pasar Pa’baeng-baeng, Pasar Terong, Pasar Daya, Pasar Toddopoli, dan Pasar Pannampu.

BACA JUGA  Andi Arwin Azis Ajak Satpol PP Tingkatkan Netralitas dan Keamanan Kota Masa Kampanye Pilkada

Masing-masing pasar akan mengirimkan lima anak pedagang sebagai peserta, sehingga sebanyak 35 calon mahasiswa akan memperoleh kesempatan mengikuti program beasiswa pada tahap perdana.

Ali Gauli menilai program tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam pemberdayaan keluarga pedagang. Menurutnya, pasar tradisional tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga dapat melahirkan generasi muda yang memiliki pendidikan tinggi dan daya saing.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis IBK Nitro Makassar, Dr. Sujatmiko, menjelaskan bahwa Program Beasiswa Jalur Kerja Sama dirancang untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi anak-anak pedagang memperoleh pendidikan tinggi yang berkualitas.

Ia mengatakan IBK Nitro menyediakan berbagai pilihan program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini, di antaranya D3 Keuangan dan Perbankan, S1 Manajemen dengan berbagai konsentrasi, S1 Bisnis Digital, serta S1 Kewirausahaan.

“Pilihan program studi ini kami siapkan agar anak-anak pedagang memiliki bekal ilmu yang sesuai dengan perkembangan dunia usaha, keuangan, dan ekonomi digital saat ini,” jelas Sujatmiko.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Sambut Kedatangan Studi Banding Pemkot Bontang

Menurutnya, penerima beasiswa memperoleh manfaat besar berupa pembebasan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu dan uang pangkal senilai Rp6 juta. Selain itu, mahasiswa hanya membayar UKT sekitar Rp350 ribu per bulan, sedangkan selisih biaya ditanggung oleh mitra kerja sama.

“Melalui program beasiswa ini, pendaftaran gratis, uang pangkal juga gratis, dan UKT hanya Rp350 ribu per bulan. Selisih biaya tersebut ditanggung oleh mitra kami,” ujarnya.

Sujatmiko berharap program tersebut menjadi jembatan bagi anak-anak pedagang untuk meraih pendidikan tinggi, meningkatkan kompetensi di bidang bisnis dan kewirausahaan, serta membantu meningkatkan taraf ekonomi keluarga di masa depan.

Ia juga optimistis kolaborasi antara Perumda Pasar Makassar Raya dan IBK Nitro Makassar akan terus berkembang melalui berbagai program pemberdayaan lainnya, sehingga semakin banyak keluarga pedagang yang merasakan manfaat investasi pendidikan tersebut.

Continue Reading

Trending