Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

73 Mahasiswa Polbangtan Gowa Mulai PKL II di Sidrap, Fokus Dampingi Program Cetak Sawah Rakyat

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Sebanyak 73 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa resmi memulai rangkaian Praktik Kerja Lapangan (PKL) II di Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (20/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada pendampingan intensif program cetak sawah rakyat yang tengah digencarkan pemerintah daerah.

Mengawali kegiatan, rombongan mahasiswa melakukan kunjungan ke Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap. Mereka diterima Sekretaris Dinas Suriyanto, Koordinator Penyuluh (Katimker) Maryam, perwakilan Kelompok Jabatan Fungsional (KJF), serta para Koordinator Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari delapan kecamatan lokasi penempatan.

Suriyanto menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian di Bumi Nene Mallomo. Ia menegaskan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung keberhasilan program cetak sawah rakyat.

BACA JUGA  Sidrap Juara Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025, Tembus 7,71 Persen

“Kami berharap mahasiswa dapat memaksimalkan pendampingan di lapangan agar seluruh luasan cetak sawah rakyat sekitar 846 hektare yang sudah siap dapat segera tertanami,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Rombongan Polbangtan Gowa, Samsumarlin, menegaskan komitmen mahasiswa untuk bekerja maksimal selama pelaksanaan PKL II. Ia menyebut kegiatan ini bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi juga kesempatan untuk belajar langsung di lapangan.

“Kami ingin mahasiswa benar-benar belajar sekaligus bekerja secara maksimal. Pendampingan ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan produksi padi, khususnya di Sidrap,” tegasnya.

Harapan serupa disampaikan Maryam selaku Katimker Penyuluh Pertanian Sidrap. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah, petani, dan penyuluh di lapangan.

BACA JUGA  Sidrap Matangkan Persiapan Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Wabup Tekankan Kesiapan Teknis dan Pelayanan

“Saya berharap mahasiswa dapat membangun kerja sama yang baik dengan aparat pemerintah setempat, para petani, serta rekan-rekan PPL di lapangan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan PKL II ini, para mahasiswa diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ketahanan pangan nasional, khususnya melalui peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Sidrap.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Hadiri Rakornas Mitigasi Kekeringan 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Ketahanan Pangan

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Mitigasi Kekeringan Lahan Pertanian Tahun 2026 yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Syaharuddin hadir didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Sidrap, Ibrahim. Rakornas ini menjadi forum strategis untuk memperkuat langkah antisipatif menghadapi potensi kekeringan yang berpotensi mengganggu produktivitas pertanian nasional.

Rapat yang diinisiasi Kementerian Pertanian RI itu juga membahas arah kebijakan pemerintah dalam pemanfaatan sumber daya alam daerah guna mendorong kemandirian pangan, peningkatan produksi protein, hingga pengembangan energi terbarukan.

Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga ketahanan pangan di tengah tantangan perubahan iklim.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Serahkan LKPJ 2024 ke DPRD

“Mitigasi kekeringan harus dilakukan secara terencana, terintegrasi, dan berbasis data. Pemerintah daerah memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan air untuk lahan pertanian,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah konkret yang perlu dilakukan meliputi optimalisasi embung, perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi, pemanfaatan pompanisasi, serta penggunaan teknologi pertanian modern.

“Perlu kekompakan antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian dalam mewujudkan Indonesia swasembada pangan,” tegas Amran.

Dalam forum tersebut, Kementerian Pertanian juga menyampaikan komitmen dukungan kepada daerah yang telah menyiapkan usulan strategis, termasuk percepatan pembangunan dan rehabilitasi irigasi, penggunaan varietas tahan kekeringan, serta penguatan sistem informasi iklim.

Menanggapi hal itu, Syaharuddin Alrif menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk segera menindaklanjuti hasil rakornas dengan langkah nyata di daerah. Ia menilai mitigasi kekeringan menjadi hal krusial mengingat Sidrap merupakan salah satu lumbung pangan nasional.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Targetkan WTP ke-10 Berturut-turut

“Sidrap berkomitmen penuh dalam mendukung target swasembada pangan nasional. Kami akan memastikan koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat agar program mitigasi kekeringan berjalan optimal,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending