Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Canangkan Desa Cantik, Tekankan Pentingnya Data Akurat untuk Pembangunan

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Wakil Bupati Luwu Timur, Puspawati Husler, menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam kegiatan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) yang digelar oleh Badan Pusat Statistik Luwu Timur di Aula Dinas Pendidikan, Malili, Kamis (23/04/2026).

“Data yang akurat adalah pondasi utama agar kebijakan tepat sasaran,” tegas Puspawati dalam sambutannya.

Program Desa Cantik merupakan inisiatif strategis BPS untuk meningkatkan literasi statistik, kualitas data, serta kapasitas aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data secara optimal.

Melalui program ini, Puspawati berharap tata kelola data di tingkat desa dapat menjadi lebih tertib, terstandar, dan berkualitas.

“Data harus akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan,” ujarnya.

BACA JUGA  Hadiri Milad ke-72 UMI, Bupati Luwu Timur Apresiasi Kiprah Kampus Pencetak Generasi Unggul

Ia juga menekankan pentingnya kehadiran kader statistik di desa yang berperan sebagai agen perubahan dalam pengelolaan, analisis, hingga interpretasi data guna mendukung pembangunan yang lebih terarah.

Selain itu, Puspawati menggarisbawahi perlunya menciptakan lingkungan desa yang kaya akan visualisasi data sebagai media edukasi bagi masyarakat.

“Desa harus menjadi ruang yang informatif. Ketika masyarakat mudah mengakses dan memahami data, maka partisipasi publik akan meningkat, dan pembangunan desa akan semakin berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Provinsi Sulawesi Selatan, Aryanto, menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi desa dalam meningkatkan kualitas data. Ia menilai program Desa Cantik sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem statistik yang kuat hingga ke tingkat desa.

BACA JUGA  Bupati Bombana Kagum dengan Program Bupati Luwu Timur

“Harapannya, desa ke depan menjadi mandiri terhadap data yang berkualitas. Data yang baik akan mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas,” ungkapnya

Dalam kegiatan tersebut, tiga desa di Kecamatan Malili resmi ditetapkan sebagai Desa Cantik, yakni Desa Lakawali, Desa Atue, dan Desa Pasi-Pasi. Sebelumnya, pada tahun 2025 program ini telah dilaksanakan di Desa Baruga.

Pencanangan Desa Cantik diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun budaya sadar data di tingkat desa, sekaligus memperkuat peran data sebagai instrumen utama dalam pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Luwu Timur, Kepala BPS Luwu Timur, Asisten Administrasi Umum, sejumlah kepala OPD terkait, Camat Malili, serta para kepala desa yang menjadi lokasi pencanangan program.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Cup I 2026 Masuki Semi Final, Empat Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Final
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Jadi Role Model, Bupati Toraja Utara Puji Keasrian Penataan Wilayah Lutim

Published

on

Kitasulsel–TORAJA–UTARA —  Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Toraja Utara yang berlangsung meriah di Lapangan Bakti, Rantepao, Sabtu (25/07/2026).

Dalam momen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) mendapat tempat tersendiri usai dipuji sebagai salah satu role model penataan daerah di Sulawesi Selatan.

Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, secara terbuka menyampaikan kekagumannya terhadap keasrian dan penataan wilayah Luwu Timur. Meski Toraja Utara berstatus sebagai kabupaten termuda di Sulsel dan Luwu Timur sebagai termuda kedua, Frederik mengaku terinspirasi oleh pembangunan di Lutim.

“Kami bercita-cita memiliki kawasan dan Rumah Jabatan (Rujab) yang seasri dan tertata rapi seperti di Luwu Timur,” ujar Bupati Frederik di hadapan para pejabat yang hadir

BACA JUGA  Tomoni Timur Bentuk Gardu Desa di Delapan Desa, Perkuat Deteksi Dini Konflik dan Keamanan Warga

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyambut hangat apresiasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Pemkab Lutim dalam perayaan HUT Torut bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan untuk mempererat ikatan silaturahmi serta membuka peluang kerja sama antardaerah, khususnya di sektor pariwisata.

Puncak peringatan HUT ke-18 Toraja Utara yang mengusung tema “Bersinergi, Berkarakter, untuk Toraja Utara yang Maju, Makmur, dan Menyenangkan” ini dibuka dengan penampilan kolosal Tari Pa’gellu Tua yang dibawakan oleh 3.000 pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Toraja Utara.

Hadir memimpin perayaan, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi masyarakat dan pemerintah untuk menjadikan Toraja Utara sebagai destinasi wisata unggulan mancanegara yang tangguh (resilient).

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Pelatihan Anyaman Teduhu, Dorong Industri Kreatif Berbasis Budaya Lokal

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan keuangan daerah dan melakukan groundbreaking proyek senilai Rp42,7 miliar, yang difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan serta jaringan irigasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan KPK RI, jajaran Anggota DPRD Sulsel, unsur Forkopimda Sulsel, para Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan, serta pimpinan BUMN, BUMD, dan tokoh masyarakat setempat.

Continue Reading

Trending