Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Paparkan Lonjakan Ekonomi dan Ketahanan Pangan dalam HLM TPID Sulsel 2026

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Bupati Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memaparkan capaian signifikan pertumbuhan ekonomi serta ketahanan pangan Kabupaten Sidrap dalam forum High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Selatan, Kamis (7/5/2026).

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, tersebut mengangkat tema “Upaya Stabilisasi Harga Jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026”.

Agenda strategis itu dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman. Hadir pula para kepala daerah se-Sulawesi Selatan, perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pusat Statistik (BPS), hingga Satgas Pangan Polda Sulsel.

Dalam forum tersebut, Syaharuddin Alrif menyampaikan bahwa Kabupaten Sidrap berhasil mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang sangat signifikan dalam setahun terakhir. Ia menyebut, pertumbuhan ekonomi Sidrap yang sebelumnya berada di angka 4 persen pada tahun 2024 melonjak tajam menjadi 7,7 persen pada tahun 2025.

Menurut Syaharuddin, peningkatan tersebut tidak lepas dari keberhasilan pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian melalui program peningkatan indeks pertanaman atau IP 300.

“Kami sampaikan bahwa di Kabupaten Sidrap, tahun 2024 pertumbuhan ekonominya hanya 4 persen. Tahun 2025 kami tingkatkan. Untuk pertanian ada namanya IP 300, makanya naik dari 400.000 ton menjadi 679.000 ton. Nilainya dari Rp2,2 triliun naik menjadi Rp4,6 triliun gabah kering panen,” ujar Syaharuddin di hadapan peserta rapat.

BACA JUGA  Respons Cepat Bupati Sidrap Tinjau Lokasi Kebakaran di Pangkajene, Pemda Siapkan Bantuan untuk Korban

Ia menjelaskan, keberhasilan sektor pertanian menjadi fondasi utama dalam mendorong percepatan ekonomi daerah. Peningkatan produksi gabah tidak hanya berdampak pada pendapatan petani, tetapi juga memperkuat daya beli masyarakat dan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Syaharuddin mengungkapkan bahwa tingginya pertumbuhan ekonomi tersebut turut memengaruhi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sidrap. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Sidrap mampu melakukan pengendalian inflasi secara efektif melalui berbagai intervensi pasar.

Menurutnya, angka inflasi di Sidrap sempat menyentuh 7 persen akibat pengaruh kenaikan harga emas dan pencabutan subsidi listrik. Namun, melalui langkah konkret pemerintah daerah, angka tersebut berhasil ditekan menjadi sekitar 3 persen pada April 2026.

“Kami fokus melakukan pengawasan distribusi, pemantauan harga, dan intervensi pasar secara langsung di masyarakat. Itu yang membuat inflasi bisa kembali terkendali,” jelasnya.

Selain memaparkan kondisi ekonomi, Syaharuddin juga menegaskan bahwa Kabupaten Sidrap saat ini menjadi salah satu daerah dengan stok pangan terbesar di Sulawesi Selatan, khususnya komoditas beras.

Ia menyebut, total produksi beras Sidrap mencapai sekitar 450.000 ton per tahun, sementara kebutuhan konsumsi masyarakat lokal hanya berada di angka 35.000 ton. Dengan kondisi tersebut, Sidrap memiliki surplus besar yang siap menopang kebutuhan pangan daerah lain.

“Stok pangan yang ada di Sidrap tadi sampaikan bahwa stok tertinggi yang ada di Sulawesi Selatan ada di Sidrap. Semua gudang penuh, bahkan kami sudah bikin gudang sewa,” ungkapnya.

BACA JUGA  Syaharuddin Alrif Menyatu dengan Warga Buka Puasa di Kediaman Kades Sipodeceng

Kondisi surplus pangan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Iduladha 2026.

Tidak hanya beras, Syaharuddin juga menyoroti posisi strategis Sidrap sebagai salah satu sentra produksi telur terbesar di Indonesia Timur. Ia menyebut produksi telur di Sidrap saat ini mencapai sekitar 5 juta butir per hari dan berpengaruh terhadap stabilitas harga di kawasan timur Indonesia.

Menurutnya, harga telur yang sebelumnya sempat melonjak hingga Rp52 ribu per rak kini berhasil ditekan dan stabil di kisaran Rp42 ribu hingga Rp44 ribu per rak.

“Sidrap ini penentu harga telur di Indonesia Timur. Alhamdulillah sekarang sudah mulai stabil kembali,” katanya.

Sebagai langkah menjaga kestabilan harga, Pemerintah Kabupaten Sidrap terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kecamatan. Program tersebut menjadi salah satu strategi utama TPID Sidrap dalam melakukan intervensi pasar dan memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Syaharuddin menegaskan bahwa pengendalian inflasi tidak cukup hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi membutuhkan kolaborasi antara pemerintah daerah, distributor, Bulog, hingga aparat pengawasan pangan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi, dalam arahannya meminta seluruh pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan Bulog melalui optimalisasi Gerakan Pangan Murah.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Terima Kunjungan Kanwil Kemenkum Sulsel, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual

Ia menekankan bahwa intervensi pasar harus diperluas hingga tingkat kelurahan dan desa, terutama terhadap delapan komoditas utama penyumbang inflasi.

“Intervensi harus dilakukan secara maksimal, terutama pada komoditas seperti minyak goreng dan kebutuhan pokok lainnya, demi memastikan keterjangkauan harga bagi masyarakat jelang Iduladha,” tutur Fatmawati.

Senada dengan itu, Sekda Sulsel Jufri Rahman memberikan apresiasi kepada para bupati dan wali kota atas langkah cepat yang telah dilakukan pasca-HLM Februari lalu.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas harga pangan dari tingkat produksi hingga distribusi ke masyarakat.

“Sinergi pemerintah daerah, Bulog, BI, dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat agar kestabilan harga tetap terjaga,” ujar Jufri.

Dalam rapat tersebut, Bupati Sidrap turut didampingi Kabag Perekonomian dan SDA Haris Alimin, Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian Akbar, serta Kabid Ketahanan Pangan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan, Nurmayani.

Keberhasilan Sidrap dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan ketahanan pangan di tengah tantangan inflasi nasional mendapat perhatian peserta forum. Kabupaten yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Sulawesi Selatan itu kini dinilai semakin menunjukkan perannya sebagai daerah strategis dalam menopang stabilitas pangan regional maupun nasional.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Sidrap Resmi Jadi Tuan Rumah Porsenijar PGRI Sulsel 2026, Kodim 1420 Siap Beri Dukungan Penuh

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Pekan Olahraga dan Seni Antar-Pelajar (Porsenijar) PGRI Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026. Penunjukan tersebut disambut dengan berbagai persiapan lintas sektor guna memastikan pelaksanaan ajang bergengsi itu berjalan sukses dan meriah.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan berskala provinsi tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 1420/Sidrap, Andi Zulhakim Asdar, menyatakan komitmen penuh jajarannya saat menerima audiensi Pengurus Daerah PGRI Sidrap bersama panitia pelaksana di ruang kerjanya, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan itu menjadi langkah awal koordinasi strategis menjelang pelaksanaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 Juli 2026 mendatang.

Rombongan pengurus dan panitia dipimpin langsung Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Nurkanaah, didampingi Sekretaris PGRI Sidrap, Muslimin, bersama sejumlah unsur ketua bidang lainnya.

Dalam audiensi tersebut, berbagai aspek persiapan mulai dibahas, termasuk pengamanan kegiatan, koordinasi lintas wilayah, kesiapan fasilitas pendukung, hingga strategi menyambut ribuan peserta dan tamu dari seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Nurkanaah menjelaskan, dukungan seluruh elemen daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan pelaksanaan Porsenijar yang bukan hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga momentum mempererat solidaritas insan pendidikan di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026

Menurutnya, sinergi bersama aparat keamanan, khususnya jajaran TNI, sangat dibutuhkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

“Kami hadir hari ini untuk menyamakan persepsi, memohon arahan, sekaligus dukungan dari Bapak Dandim beserta jajaran demi lancarnya Porsenijar PGRI Sulsel 2026. Ini adalah marwah Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah. Kami berkomitmen menyajikan yang terbaik, baik dari segi prestasi, administrasi, maupun keamanan,” ujar Nurkanaah.

Selain menjabat Ketua PGRI Kabupaten Sidrap, Nurkanaah yang juga Wakil Bupati Sidrap menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan keterbukaan jajaran Kodim 1420/Sidrap dalam mendukung agenda tersebut.

Ia menilai, komunikasi dan koordinasi yang terbangun sejak awal menjadi modal penting dalam menghadirkan penyelenggaraan kegiatan yang sukses dan membanggakan bagi Kabupaten Sidrap.

“Atas nama keluarga besar PGRI Kabupaten Sidrap dan panitia pelaksana, kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Dandim beserta jajaran atas waktu, ruang, dan komitmen sinergi yang luar biasa ini. Sambutan hangat ini menjadi suntikan energi bagi kami,” tambahnya.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Terima Kunjungan Kanwil Kemenkum Sulsel, Bahas Perlindungan Kekayaan Intelektual

Sementara itu, Kodim 1420/Sidrap melalui Letkol Inf Andi Zulhakim Asdar menegaskan kesiapan penuh untuk mengawal dan mendukung seluruh agenda pelaksanaan Porsenijar PGRI Sulsel 2026.

Ia menyebut, kegiatan tersebut merupakan agenda besar yang membawa nama baik Kabupaten Sidrap di tingkat provinsi sehingga seluruh pihak harus bersinergi demi memastikan pelaksanaannya berjalan optimal.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik amanah yang diberikan kepada Kabupaten Sidrap sebagai tuan rumah Porsenijar PGRI Sulsel 2026. Ini adalah ajang besar yang harus kita sukseskan bersama. Kodim 1420/Sidrap siap memberikan dukungan penuh, baik personel di lapangan maupun koordinasi wilayah, agar seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan kondusif,” tegasnya.

Dandim juga menyampaikan penghargaan kepada panitia pelaksana yang dinilai telah membangun komunikasi dan koordinasi secara baik sejak awal persiapan kegiatan.

Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelaksanaan event berskala besar yang aman sekaligus memberi kesan positif bagi para tamu yang datang ke Sidrap.

BACA JUGA  BPS RI Tinjau Pabrik Beras Modern di Baranti, Sidrap Jadi Percontohan Pertumbuhan Ekonomi Nasional

“Kepercayaan dan kunjungan ini adalah kehormatan bagi kami. Mari kita tunjukkan bahwa Sidrap siap dan ramah sebagai tuan rumah,” ujar Dandim.

Porsenijar PGRI Sulsel sendiri merupakan agenda tahunan yang mempertemukan insan pendidikan dari seluruh daerah di Sulawesi Selatan melalui berbagai cabang olahraga dan seni. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, meningkatkan kreativitas, dan mempererat solidaritas antaranggota PGRI.

Diperkirakan ribuan peserta, official, dan pendamping akan hadir di Kabupaten Sidrap selama pelaksanaan kegiatan berlangsung. Kondisi ini dinilai akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi lokal, khususnya pelaku UMKM, perhotelan, kuliner, dan jasa transportasi.

Pemerintah Kabupaten Sidrap bersama panitia pelaksana pun terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari kesiapan venue pertandingan, akomodasi peserta, pengaturan lalu lintas, hingga sistem pengamanan terpadu.

Dengan dukungan penuh dari berbagai unsur, termasuk TNI, pemerintah daerah optimistis Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 dapat berlangsung sukses dan menjadi momentum memperkenalkan Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang siap menjadi tuan rumah berbagai agenda besar tingkat provinsi.

Continue Reading

Trending