Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Pemkab Sidrap Gencarkan Pencegahan Stunting, Wabup Nurkanaah Salurkan Bantuan Telur di Pitu Riawa

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Pemerintah Kabupaten Sidrap terus menggencarkan upaya pencegahan stunting dan edukasi pemenuhan gizi dengan mendorong konsumsi protein hewani secara rutin di tingkat keluarga.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan telur bagi anak-anak di Rumah Gizi Desa Sumpang Mango, Kecamatan Pitu Riawa, Jumat (8/5/2026), yang dipimpin langsung Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Sidrap Syahrul Mubarak, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidrap Ishak Kenre, serta Camat Pitu Riawa Ali Husain.

Hadir pula pengurus TP-PKK Kecamatan Pitu Riawa, Kepala Puskesmas Lancirang beserta jajaran, dan para kader Posyandu Pustu Desa Sumpang Mango.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Bersama Cegah Stunting yang terus digalakkan Pemerintah Kabupaten Sidrap sebagai langkah konkret menekan angka stunting di daerah.

BACA JUGA  Tampil Ikonik “Makkanyareng” di Pesta Pernikahan, Bupati SAR Tegaskan: Pemimpin Milik Semua

Dalam agenda itu, telur dipilih sebagai fokus bantuan karena dinilai menjadi sumber protein hewani yang efektif, terjangkau, dan mudah diakses masyarakat untuk membantu memperbaiki status gizi balita.

Di hadapan para ibu dan kader posyandu, Nurkanaah menegaskan pentingnya konsumsi protein hewani bagi tumbuh kembang anak.

“Telur itu protein hewani terbaik. Murah, mudah didapat, dan gizinya lengkap. Jika anak-anak kita rutin makan telur setiap hari, ditambah sayur dan lauk lainnya, Insya Allah tumbuh kembangnya bisa dikejar,” ujar Nurkanaah sambil menyerahkan bantuan kepada orang tua balita.

Selain mengedukasi pola makan sehat, Wakil Bupati Sidrap juga mengingatkan pentingnya deteksi dini melalui layanan kesehatan dasar seperti posyandu.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Sembelih Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo, Ratusan Warga Padati Lokasi

Ia meminta para orang tua aktif memanfaatkan layanan posyandu untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak secara berkala.

“Jangan tunggu sakit baru ke posyandu. Timbang, ukur, dan catat. Dari data itu kita bisa tahu apakah kondisi anak sehat atau memerlukan intervensi gizi lebih lanjut,” tegasnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan edukasi teknis pengolahan makanan bergizi oleh ahli gizi Puskesmas Lancirang serta sesi foto bersama sebagai simbol komitmen kolektif dalam percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sidrap.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending