Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Tangis Haru Warnai Kunjungan Bupati Luwu Timur di UMKM Al Ma’un Corner Sorowako

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Suasana haru menyelimuti kunjungan Irwan Bachri Syam bersama Ketua TP PKK Luwu Timur, dr. Ani Nurbani Irwan di UMKM Al Ma’un Corner binaan Komunitas Berbagi Al-Maun Sorowako, Kecamatan Nuha, Rabu (20/05/2026).

Kunjungan tersebut berubah menjadi momen emosional ketika seorang ibu penjual, Fani Sabrina, menyampaikan langsung kisah hidup yang tengah dijalaninya kepada Bupati Luwu Timur.

Dengan suara bergetar dan mata berkaca-kaca, Fani menceritakan kehidupannya bersama empat orang anak. Dua di antaranya saat ini belum dapat bersekolah karena terkendala surat pindah dari sekolah lama di Kabupaten Luwu. Sementara satu anak masih balita dan satu lainnya tinggal bersama kakek dan neneknya.

Tak hanya menghadapi persoalan pendidikan anak, Fani juga mengungkapkan bahwa dirinya kini tinggal di lapak sederhana tempat ia berjualan di kawasan UMKM Al Ma’un Corner karena belum memiliki tempat tinggal yang layak.

BACA JUGA  Delapan ASN Luwu Timur Resmi Jadi Komcad Matra Darat usai Ikuti Latsarmil

Sebelumnya, ia sempat tinggal di area perpustakaan Rusunawa Sorowako lantaran tidak mendapatkan kamar hunian. Namun karena jarak dari rusunawa menuju lokasi jualannya cukup jauh dan dirinya tidak memiliki kendaraan, Fani akhirnya memilih menetap di lapak tempat ia mencari nafkah sehari-hari.

Mendengar cerita tersebut, raut haru terlihat dari Bupati Irwan Bachri Syam dan sang istri. Tanpa menunggu lama, Bupati langsung meminta Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, untuk segera mencarikan solusi tempat tinggal yang layak bagi Fani dan anak-anaknya di Rusunawa.

Tak hanya itu, demi memudahkan aktivitas Fani menuju lokasi usahanya, Bupati juga berjanji akan memberikan bantuan satu unit sepeda motor agar ia tidak perlu lagi tinggal di lapak jualannya.

BACA JUGA  Safari Ramadhan Hari Kedelapan, Bupati Lutim Ajak Kepala Desa Aktif Shalat Berjamaah

Perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga menyentuh persoalan pendidikan anak-anak Fani. Terkait dua anaknya yang belum bersekolah akibat terkendala administrasi surat pindah, Irwan menegaskan akan segera mencarikan solusi agar keduanya dapat kembali mengenyam pendidikan.

“Bagaimanapun juga anak tidak boleh putus sekolah,” tegas Bupati.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur juga akan membantu mengurus kembali agar Fani dapat menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Mendengar perhatian dan bantuan tersebut, Fani Sabrina tak kuasa menahan air mata. Di hadapan Bupati dan rombongan, ia berulang kali menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian yang diberikan.

“Semoga bapak Bupati bersama ibu selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan rezeki yang lancar,” ucap Fani penuh haru.

BACA JUGA  BPS Luwu Timur Matangkan Petugas, Perkuat Akurasi Data Pembangunan Daerah
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Puteri Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 Berbagi Inspirasi di RRI Pro 1 Makassar, Aura Malaeka Siap Angkat UMKM Luwu Timur ke Pasar Global

Published

on

KITASULSEL—MAKASSAR – Semangat membangun ekonomi kreatif berbasis potensi daerah kembali digaungkan melalui program “Obrolan Seru (OBSESI)” RRI Pro 1 Makassar. Dalam siaran yang berlangsung di Studio Pro 1 RRI Makassar, Minggu (5/7/2026), para pemenang Putera Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026 hadir sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman, inspirasi, serta gagasan dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.

Acara yang dipandu oleh penyiar senior RRI, Syaiful Malik, berlangsung hangat dan interaktif. Bersama Winner Putera Ekraf Sulselbar 2026, Bilal Rahmat Idris, hadir pula Winner Puteri Ekonomi Kreatif Sulselbar 2026, Aura Malaeka Putri Rizaldi, yang menjadi sorotan karena usianya yang masih sangat muda.

Dalam kesempatan tersebut, Aura menceritakan perjalanan hingga berhasil meraih gelar Puteri Ekraf Sulselbar 2026. Meski masih duduk di bangku SMP kelas 1, siswi asal Kabupaten Luwu Timur itu menunjukkan visi yang matang untuk berkontribusi bagi kemajuan ekonomi kreatif di daerahnya.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Resmi Buka Muscab V Kwarcab Pramuka, dr. Ani Nurbani Irwan Terpilih Aklamasi

Menurut Aura, gelar yang kini disandang bukan sekadar prestasi, tetapi juga amanah untuk memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Program kerja kami nantinya akan lebih banyak menyasar bagaimana mempromosikan hasil-hasil UMKM rumahan, khususnya yang ada di Kabupaten Luwu Timur. Potensi UMKM di daerah kami sangat besar dan memiliki peluang untuk menembus pasar domestik bahkan pasar global,” ujar Aura dalam dialog tersebut.

Ia menilai, pelaku UMKM membutuhkan ruang promosi yang lebih luas agar produk-produk lokal mampu bersaing dengan produk dari daerah lain maupun mancanegara.

Sebagai generasi muda, Aura berharap kehadirannya sebagai Puteri Ekraf Sulselbar mampu menjadi jembatan antara pelaku usaha lokal dengan berbagai peluang pengembangan usaha, termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital dan media sosial.

BACA JUGA  Sekda Luwu Timur Tutup National Sport Fishing Tournament Bupati Cup I, Tim Mata Kail Sabet Juara Umum

“Semoga kehadiran kami bisa memberi dampak positif bagi pelaku UMKM di seluruh Sulselbar, dan secara khusus bagi masyarakat Luwu Timur. Kami ingin produk-produk lokal semakin dikenal dan memiliki daya saing yang kuat,” tambahnya.

Aura mengungkapkan, setelah dinobatkan sebagai Puteri Ekraf Sulselbar 2026, dirinya telah menyiapkan berbagai program bersama yayasan penyelenggara. Selain menjalankan agenda resmi organisasi, ia juga berkomitmen menghadiri berbagai kegiatan promosi, edukasi, hingga pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Menurutnya, pengembangan UMKM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan generasi muda sebagai agen promosi dan inovasi.

Sementara itu, host Syaiful Malik mengapresiasi semangat para finalis Putera Puteri Ekraf Sulselbar yang tidak hanya berkompetisi untuk meraih gelar, tetapi juga membawa misi sosial dalam mengembangkan potensi ekonomi kreatif di daerah masing-masing.

BACA JUGA  Pembagian Perlengkapan Sekolah Pemda Luwu Timur Trending di Sosmed, Warganet: “Kerja Nyata IBAS”

Program OBSESI RRI Pro 1 Makassar pun menjadi ruang inspiratif bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat sosok-sosok muda yang siap berkontribusi bagi kemajuan daerah melalui kreativitas, inovasi, dan pemberdayaan UMKM.

Dengan semangat yang dimiliki para duta ekonomi kreatif ini, diharapkan produk-produk unggulan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat semakin dikenal luas, mampu menembus pasar nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Continue Reading

Trending