DISKOMINFO LUWU TIMUR
Pemkab Luwu Timur Tingkatkan Kompetensi ASN dan Pelaku Konstruksi Lewat Sosialisasi Mini Kompetisi Pengadaan Barang dan Jasa
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus memperkuat tata kelola pengadaan barang dan jasa (PBJ) dengan meningkatkan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pelaku jasa konstruksi. Upaya tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Mini Kompetisi (Minikom) yang digelar di Wisma Trans Malili, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan yang dibuka Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Andi Juana Fachruddin, diikuti 75 peserta yang berasal dari Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ), konsultan, kontraktor, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), serta pemerintah kecamatan.
Dalam sambutannya, Andi Juana Fachruddin menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi seluruh pihak yang terlibat harus terus dilakukan agar proses pengadaan berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang baik.
“Pemerintah daerah membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki pemahaman yang baik terhadap proses pengadaan barang dan jasa,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan kompetensi di bidang pengadaan diharapkan mampu mendorong pelaksanaan pembangunan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
“Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, kita berharap pelaksanaan pembangunan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan memberikan hasil yang optimal bagi masyarakat,” tambah Andi Juana.
Sosialisasi Minikom menghadirkan narasumber dari Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Alfian Amri, yang memaparkan berbagai materi terkait mekanisme Mini Kompetisi, regulasi pengadaan barang dan jasa, hingga praktik-praktik terbaik yang dapat diterapkan oleh ASN maupun pelaku jasa konstruksi.
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penerapan prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas, dan persaingan sehat dalam setiap tahapan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap kemampuan ASN dan pelaku jasa konstruksi semakin meningkat dalam memahami regulasi dan mekanisme pengadaan barang dan jasa, sehingga dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan berintegritas.
DISKOMINFO LUWU TIMUR
Bupati Luwu Timur Tinjau Gerakan Pangan Murah, Minta Jangkauan Diperluas hingga Desa
Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam peninjauan itu, Bupati Irwan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang berbelanja serta memantau ketersediaan berbagai bahan pangan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.
Agar pelaksanaannya semakin optimal, Bupati Irwan memberikan sejumlah arahan kepada penyelenggara. Ia meminta penambahan fasilitas pendukung, seperti tenda berukuran besar, serta penambahan petugas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman dan pelayanan berlangsung lebih cepat.
“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” tegas Irwan.
Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga aneka sayuran organik yang dijual mulai Rp5.000 per kemasan. Selain itu, tersedia pula beragam produk olahan hasil perikanan dari pelaku usaha lokal.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan vendor lokal guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia.
“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa seperti sebelumnya,” jelas Darfan.
Ia berharap pelaksanaan GPM secara berkelanjutan dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan akan terus memperkuat program-program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah Luwu Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login