Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Andi Sudirman Serahkan Bantuan Keuangan Rp10 Miliar untuk Toraja Utara di HUT ke-18

Published

on

Kitasulsel–TORAJAUTARA — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan senilai Rp10 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Toraja Utara.

Bantuan keuangan tersebut diserahkan pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Toraja Utara ke-18 yang berlangsung di Lapangan Bakti, Kota Rantepao, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pimpinan KPK Johanis Tanak, Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Wakil Bupati Toraja Utara Andrew Branch Silambi, Bupati Tana Toraja Zadrak Tombeg, Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim, Wakil Bupati Luwu Utara Jumail Mappile, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam, Wali Kota Palopo Naili Trisal serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengatakan, bantuan keuangan senilai Rp10 miliar tersebut diberikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, perkebunan, UMKM, serta berbagai program lainnya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA  Tim Basket Putra Korpri Sulsel Melaju ke Semifinal PorNas XVII, Bidik Back to Back Champion

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus berkomitmen menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke seluruh wilayah, termasuk Kabupaten Toraja Utara hingga ke pelosok lembang,” ujarnya.

Ia menyampaikan, Pemprov Sulsel juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur dan irigasi melalui program Multiyears Project (MYP).

“Untuk Paket 6 MYP senilai Rp239 miliar, Kabupaten Toraja Utara mendapatkan alokasi Rp42,7 miliar untuk pembangunan sejumlah ruas jalan strategis. Sementara untuk MYP Irigasi, Toraja Utara masuk dalam Paket 4 dengan total anggaran Rp120 miliar, termasuk untuk rehabilitasi Daerah Irigasi Balombong,” ujarnya.

Andi Sudirman juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Toraja Utara yang telah memanfaatkan bantuan keuangan senilai Rp10 miliar yang disalurkan pada tahun 2025 dengan baik.

BACA JUGA  Gubernur Sulsel Buka Gerakan Pangan Murah Serentak di 24 Kabupaten/Kota

“Terima kasih banyak kepada Pemkab Torut. Bantuan keuangan Rp10 miliar pada tahun 2025 telah dimanfaatkan dengan baik. Salah satunya untuk pembangunan Taman Andalan Rante Ra’da’, pembangunan Jembatan Ka’da dan infrastruktur lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar berbagai program pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Bersama kita wujudkan Sulsel Maju dan Berkarakter,” tuturnya.

Pada momen tersebut, Andi Sudirman juga menandatangani sejumlah prasasti pembangunan dan perbaikan infrastruktur di Kabupaten Toraja Utara.

Prasasti tersebut meliputi perbaikan UPT SMA Katolik Toraja Utara, SMA Kristen Barana, UPT SMAN 11 Toraja Utara, SMAN 7 Toraja Utara, dan SMAN 6 Toraja Utara hingga prasasti Jembatan Ka’da.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Kirim Tim Tanggap Bencana ke Aceh, Sumut, dan Sumbar, Gubernur Andi Sudirman: “Ini Komitmen dan Tanggung Jawab Kemanusiaan”
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Akan Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Tanah Bendungan Jenelata, Dimulai 3 Agustus 2026

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Tim Persiapan Pengadaan Tanah akan memulai tahapan konsultasi publik sebagai bagian dari proses pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa.

Tahapan ini merupakan bagian dari mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan guna memberikan informasi sekaligus menghimpun masukan dari masyarakat dan pihak yang terdampak.

Konsultasi publik dijadwalkan berlangsung pada 3–27 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim Persiapan Pengadaan Tanah yang dibentuk berdasarkan Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 153/I/2026 tentang Pembentukan Tim Persiapan dan Sekretariat Tim Persiapan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan Bendungan Jenelata di Kabupaten Gowa.

Sebelum memasuki tahap konsultasi publik, tim telah menyelesaikan tahapan persiapan berupa pemberitahuan rencana pembangunan kepada masyarakat serta pendataan awal lokasi rencana pembangunan.

BACA JUGA  Tim Basket Putra Korpri Sulsel Melaju ke Semifinal PorNas XVII, Bidik Back to Back Champion

Pelaksanaan konsultasi publik akan dimulai di Desa Bissoloro, kemudian dilanjutkan ke Desa Pattalikang, Tana Karaeng, Buakkang, Mangempang, Bontomanai, Bilalang, dan berakhir di Desa Moncongloe.

Dalam setiap kegiatan, pemerintah akan mengundang pemilik tanah dan/atau bangunan yang berada di lokasi rencana pembangunan untuk memperoleh informasi sekaligus menyampaikan masukan terhadap rencana tersebut.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah, Ishaq Iskandar, mengatakan tahapan konsultasi publik membutuhkan waktu yang cukup panjang mengingat luas area yang direncanakan mencapai 1.800 hektare lebih.

“Kami berharap seluruh tahapan dapat berjalan sesuai rencana dengan dukungan semua pihak. Melalui konsultasi publik ini, masyarakat dapat memperoleh informasi secara utuh sekaligus menyampaikan masukan terhadap rencana pembangunan Bendungan Jenelata,” ujar Ishaq, Sabtu, 25 Juli 2026.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Percepat Infrastruktur, Progres Jalan Impa-Impa–Anabanua Capai 53 Persen

Menurut Ishaq, berdasarkan perencanaannya, Bendungan Jenelata akan mengairi Daerah Irigasi Bissua di Kabupaten Takalar dan Kabupaten Gowa serta Daerah Irigasi Kampili di Kabupaten Gowa.

Bendungan tersebut dirancang memiliki kapasitas tampungan sekitar 223,60 juta meter kubik untuk mendukung penyediaan air irigasi, terutama pada musim kemarau.

Selain mendukung sektor pertanian, Bendungan Jenelata merupakan proyek pengembangan sumber daya air yang dirancang memiliki berbagai manfaat strategis, antara lain penyediaan air baku dan air bersih, dukungan terhadap pembangkitan tenaga listrik, pengendalian banjir, serta pengembangan potensi pariwisata di Sulawesi Selatan.

Ia menjelaskan, bendungan tersebut akan memanfaatkan aliran Sungai Jenelata sebagai sumber utama tampungan air. Karena itu, seluruh tahapan pengadaan tanah diharapkan dapat berlangsung sesuai ketentuan sehingga proses pembangunan dapat dilaksanakan sesuai tahapan yang telah direncanakan.

BACA JUGA  Ikuti Jejak Ganda Putra, Tim Sepak Takraw Ganda Putri Sulsel Sumbangkan Medali Emas PON XXI

“Kami berharap setiap tahapan pengadaan tanah dapat berjalan lancar sehingga pembangunan Bendungan Jenelata dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Gowa maupun Sulawesi Selatan secara luas,” tutup Ishaq.

Continue Reading

Trending