Makassar
Jangan Tidur Lelap! Pencurian Mulai Meresahkan dan Jadi Ancaman, Warga Makassar Diminta Perketat Keamanan
MAKASSAR — Warga Makassar diminta tidak lengah menjaga keamanan lingkungan. Sejumlah kejadian pencurian di permukiman menjadi pengingat bahwa aksi kriminal dapat terjadi ketika situasi mulai sepi, terutama pada malam hingga dini hari.
Salah satu contoh terjadi di Manggala. Warga bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggala kembali membahas kondisi keamanan setelah adanya beberapa laporan pencurian. Kejadian tersebut disebut berlangsung pada jam rawan, sekitar pukul 02.00 Wita hingga menjelang subuh.
Kondisi itu mendorong warga memperkuat kembali poskamling dan ronda malam secara bergantian. Langkah tersebut dinilai penting untuk mempersempit ruang gerak pelaku sekaligus mempercepat respons apabila terjadi gangguan keamanan.
Keresahan serupa juga dirasakan warga di wilayah Tinumbu. Berdasarkan informasi lapangan, warga menyebut adanya kejadian pencurian yang berulang, termasuk kasus seorang remaja yang disebut tertangkap setelah diduga mengambil beberapa rak telur.
Tak hanya itu, tabung gas rumah tangga juga disebut menjadi salah satu barang yang kerap hilang di lingkungan warga. Barang yang terlihat sederhana tersebut tetap memiliki nilai ekonomi dan mudah dibawa, sehingga menjadi salah satu sasaran yang perlu diwaspadai.
Informasi mengenai kejadian di Tinumbu tersebut merupakan informasi lapangan dari warga dan belum seluruh detailnya dikonfirmasi secara resmi oleh kepolisian. Karena itu, identitas pelaku, jumlah kerugian dan rangkaian kejadian masih perlu pendalaman.
Namun, rangkaian keresahan tersebut cukup menjadi alarm bagi masyarakat di wilayah lain di Makassar. Warga diimbau memastikan pintu, jendela dan pagar rumah terkunci, kendaraan berada di tempat aman, serta barang-barang yang mudah dibawa tidak diletakkan sembarangan.
Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan ketika menemukan orang atau kendaraan yang tidak dikenal dan terlihat mencurigakan, khususnya pada jam-jam ketika lingkungan mulai sepi.
Jika menemukan aktivitas mencurigakan, warga diminta segera berkoordinasi dengan RT/RW, petugas keamanan, Bhabinkamtibmas atau kepolisian setempat. Masyarakat juga diingatkan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat. Kepedulian antarwarga, komunikasi yang cepat serta ronda bersama dapat menjadi benteng pertama untuk mencegah aksi pencurian.
Jangan tunggu sampai kehilangan baru mulai waspada. Saat malam semakin sepi dan warga mulai terlelap, keamanan lingkungan justru harus semakin diperhatikan.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login