Connect with us

Makassar

Makassar Besok Dipenuhi Aksi Demo, 14 Titik Dipetakan dan 1.425 Personel Disiagakan

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Kota Makassar bersiap menghadapi rangkaian aksi unjuk rasa pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kepolisian memetakan 14 titik aksi berdasarkan surat pemberitahuan yang telah diterima Polrestabes Makassar.

Di saat yang sama, Polda Sulawesi Selatan menyiagakan 1.425 personel gabungan untuk mengawal penyampaian aspirasi sekaligus menjaga keamanan, kelancaran lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Kasat Intelkam Polrestabes Makassar mengatakan, 14 titik tersebut merupakan lokasi aksi yang telah masuk dalam pemberitahuan kepolisian. Aksi-aksi tersebut tidak membawa satu isu yang sama. Sebagian mengangkat isu nasional, sementara lainnya berkaitan dengan persoalan lokal, termasuk isu ketenagakerjaan.

14 Titik Aksi yang Dipetakan Polisi

  1. Kantor Gubernur Sulawesi Selatan
  2. Kantor RRI Makassar
  3. Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Sulsel
  4. Kantor Kejaksaan Negeri Makassar
  5. Polda Sulawesi Selatan
  6. Kantor Balai Pompengan Jeneberang
  7. Polrestabes Makassar
  8. Galeri handphone di Jalan AP Pettarani
  9. Kantor Dinas ESDM Sulsel
  10. Kantor DPRD Provinsi Sulsel di Jalan AP Pettarani
  11. Pertigaan Jalan Sultan Alauddin–AP Pettarani
  12. Fly Over Makassar
  13. Dinas Tata Ruang dan Bangunan Makassar, Jalan Urip Sumoharjo
  14. Kantor bank BUMN di Jalan RA Kartini Makassar
BACA JUGA  Andi Sudirman Hadiri Peringatan 79 Tahun Kemerdekaan RI di Rujab Gubernur Sulsel

Sebaran lokasi tersebut membuat sejumlah ruas utama kota berpotensi mengalami kepadatan, terutama kawasan AP Pettarani, Sultan Alauddin, Urip Sumoharjo dan Fly Over.

1.425 Personel Gabungan Disiagakan

Kesiapan pengamanan dilakukan melalui apel gelar pasukan di kawasan Fly Over, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (26/8/2026).

Sebanyak 1.425 personel gabungan disiagakan untuk mengawal agenda aksi. Pengamanan tidak hanya diarahkan kepada massa demonstrasi, tetapi juga untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan.

Arus lalu lintas, kegiatan ekonomi, akses fasilitas umum hingga jalur kendaraan darurat menjadi perhatian dalam pengamanan.

Berkaca dari Kerusuhan Tahun Lalu

Kesiapsiagaan aparat juga berkaitan dengan pengalaman aksi demonstrasi pada 2025 yang sempat berujung kerusuhan dan pembakaran gedung DPRD Makassar serta DPRD Sulsel.

BACA JUGA  FKUB Gelar Dialog Bertajuk Makassar “Sikatutui” Jelang Tahapan Pilkada Serentak 2024

Karena itu, aparat mendorong komunikasi antara pemerintah, mahasiswa, perguruan tinggi, masyarakat dan peserta aksi agar penyampaian aspirasi tidak berkembang menjadi gangguan keamanan.

Masyarakat juga diimbau tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga situasi kondusif.

Isu Nasional dan Lokal

Rangkaian aksi 27 Agustus membawa beragam persoalan. Sejumlah kelompok mengangkat isu nasional seperti RUU Perampasan Aset, pemberantasan korupsi dan kondisi harga bahan pokok, sementara kelompok lain menyuarakan persoalan lokal.

Karena tuntutannya berbeda-beda, 14 titik tersebut tidak dapat dianggap sebagai satu aksi dengan satu agenda yang sama.

Warga Diminta Bersiap

Masyarakat yang akan beraktivitas di Makassar pada Kamis (27/8) disarankan mengatur waktu perjalanan dan mempertimbangkan jalur alternatif jika tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi.

BACA JUGA  Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan Pimpin Pelantikan 854 Siswa Diktuk Bintara Polri SPN Batua Gelombang Ke 2 Tahun 2024

Pengendara di kawasan AP Pettarani, Sultan Alauddin, Urip Sumoharjo dan Fly Over perlu mengantisipasi perubahan arus lalu lintas ketika massa mulai berkumpul.

Peserta aksi juga diharapkan menyampaikan aspirasi secara tertib, menghormati pengguna jalan dan tidak melakukan perusakan fasilitas umum.

Dengan 14 titik aksi dan 1.425 personel gabungan yang disiagakan, Kamis 27 Agustus menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus di Makassar. Hak masyarakat menyampaikan pendapat tetap diberikan ruang, sementara keamanan dan aktivitas warga diharapkan tetap berjalan kondusif.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending