Connect with us

Sulsel Keren

Di Balik Resep Balutan Hijau Es Pisang Ijo , Ada Cerita Kuliner Makassar yang Bertahan Lintas Generasi

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Pisang berbalut adonan hijau, disiram saus santan, diberi sirup merah dan es serut. Sederhana, tetapi es pisang ijo telah menjadi salah satu kuliner yang lekat dengan nama Makassar.

Di balik rasanya yang manis, gurih dan segar, tersimpan perjalanan kuliner yang terus bertahan, beradaptasi dan diwariskan lintas generasi.

Asal-usul yang Masih Menyimpan Cerita

Sejarah awal es pisang ijo belum memiliki catatan dokumenter yang memastikan siapa pencipta dan kapan pertama kali dibuat.

Sejumlah cerita masyarakat mengaitkannya dengan tradisi kuliner Makassar dan kebiasaan mengolah pisang menggunakan bahan lokal. Cerita tentang alasan penggunaan warna hijau juga berkembang sebagai tradisi lisan, bukan fakta sejarah yang telah terverifikasi.

Yang jelas, es pisang ijo kemudian tumbuh menjadi salah satu identitas kuliner Makassar.

BACA JUGA  Pantai Losari Bersiap “Meledak”! F8 Makassar 2026 Tinggal Hitungan Hari, Budaya Sulsel Siap Curi Perhatian Dunia

Bersaudara dengan Pallu Butung

Es pisang ijo kerap disandingkan dengan pallu butung. Keduanya sama-sama menggunakan pisang dan saus santan, tetapi pisang ijo memiliki ciri khas balutan adonan hijau, sementara pallu butung umumnya menggunakan pisang tanpa balutan.

Dari Makassar, popularitas es pisang ijo kemudian menyebar ke berbagai daerah. Resepnya ikut berkembang, mulai dari versi klasik hingga kreasi modern dengan nangka, kelapa muda, susu dan es krim.

Namun identitasnya tetap sama: pisang, balutan hijau, saus santan dan sensasi dingin.

Resep Es Pisang Ijo Super Premium

Untuk 6 porsi, siapkan:

Pisang ijo:

  • 6 pisang raja matang
  • 150 g tepung beras
  • 40 g tepung tapioka
  • 350 ml santan segar
  • 100 ml ekstrak pandan asli
  • 60 g gula
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt vanila
  • 1 sdm butter

Saus creamy:

  • 500 ml santan segar
  • 150 ml susu evaporasi
  • 70 g gula
  • 60 g susu kental manis
  • 20 g maizena
  • 2 lembar pandan
  • ¼ sdt garam
  • ½ sdt vanila
  • 30 g butter
  • 40 ml whipping cream
  • 1–2 sdm puree nangka matang
BACA JUGA  Program Bedah Rumah dan Rumah Subsidi di Sulsel Terus Digenjot, 18.574 Unit Terealisasi

Pelengkap: nangka, kelapa muda, sirup cocopandan, es serut, SKM dan es krim vanilla.

Cara Membuat

Campurkan tepung beras, tapioka, santan, pandan, gula, garam dan vanila. Masak dengan api kecil sambil diaduk hingga kalis. Matikan api, masukkan butter.

Pipihkan adonan, bungkus pisang hingga tertutup, lalu kukus sekitar 20 menit dan dinginkan.

Untuk saus, larutkan maizena dengan sedikit susu evaporasi. Campurkan dengan santan, susu, gula, SKM, pandan, garam dan vanila. Masak api kecil sambil diaduk hingga mengental.

Matikan api, masukkan butter dan whipping cream. Setelah agak dingin, tambahkan puree nangka. Dinginkan 2–3 jam agar semakin kental dan menyatu.

Potong pisang ijo, tambahkan kelapa muda dan nangka. Tuang saus dingin, beri es serut, sedikit sirup cocopandan dan SKM. Lengkapi dengan satu scoop es krim vanilla.

BACA JUGA  Sulawesi Selatan Tak Pernah Kehabisan Pesona, 25 Destinasi Ini Jadi Pilihan Tepat Untuk Rencana Liburanmu

Rahasia Rasa Premium

Kuncinya ada pada pisang raja matang, pandan asli, santan segar, susu evaporasi, whipping cream dan butter. Sedikit puree nangka memperdalam aroma tanpa menghilangkan karakter santan dan pandan.

Hasil akhirnya adalah perpaduan manis, gurih, creamy, wangi pandan, legitnya pisang dan aroma nangka.

Es pisang ijo boleh berawal dari bahan sederhana, tetapi terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya.

Dari Makassar, balutan hijau itu terus membawa cerita—dari warung sederhana hingga menjadi dessert premium yang tetap membawa rasa Sulawesi Selatan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending