Sulsel Keren
Program Bedah Rumah dan Rumah Subsidi di Sulsel Terus Digenjot, 18.574 Unit Terealisasi
Kitasulsel–MAKASSAR – Program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Sulawesi Selatan terus digenjot sepanjang 2026. Pemerintah mencatat ribuan rumah tidak layak huni telah ditangani melalui program bedah rumah, sementara penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) juga terus berjalan.
Kepala Seksi Pelaksanaan Wilayah I Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi III, Dwiayu Permatasari, mengatakan hingga saat ini sebanyak 7.731 unit rumah tidak layak huni telah direalisasikan melalui program bantuan perumahan atau bedah rumah.
Selain itu, masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Selatan juga memperoleh akses terhadap rumah subsidi melalui skema FLPP. Sepanjang 2026, penyaluran rumah subsidi melalui program tersebut telah mencapai 10.843 unit.
“Sepanjang tahun 2026, sebanyak 7.731 unit rumah tidak layak huni telah direalisasikan melalui program bedah rumah, sementara penyaluran rumah subsidi lewat FLPP mencapai 10.843 unit,” ujar Dwiayu Permatasari, Jumat (21/8/2026).
Dengan capaian tersebut, total realisasi program bantuan dan penyediaan perumahan bagi MBR di Sulawesi Selatan mencapai 18.574 unit rumah.
Program bedah rumah menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat yang sebelumnya tinggal di rumah dengan kondisi tidak layak. Melalui program ini, rumah-rumah yang membutuhkan penanganan mendapatkan bantuan peningkatan kualitas agar menjadi lebih layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Sementara itu, skema FLPP memberikan kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah dengan dukungan pembiayaan bersubsidi. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan hunian yang layak.
Pemerintah terus mendorong percepatan pelaksanaan program perumahan di berbagai daerah, termasuk Sulawesi Selatan. Tingginya kebutuhan hunian bagi masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam upaya mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus memperluas kesempatan masyarakat untuk memiliki rumah sendiri.
Capaian ribuan unit rumah melalui program bedah rumah dan FLPP tersebut menunjukkan upaya penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Selatan terus berjalan. Ke depan, koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan berbagai pihak terkait diharapkan semakin memperkuat realisasi program perumahan.
Melalui berbagai skema yang dijalankan, pemerintah menargetkan semakin banyak masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Selatan dapat menikmati hunian yang layak, aman, dan terjangkau.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login