Connect with us

Makassar

Makassar Masih Dilanda Pemadaman Bergilir, PLN Ungkap Alasan dan Target Normalisasi

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Pemadaman listrik bergilir masih dirasakan sejumlah wilayah di Makassar. Kondisi ini terjadi di tengah proses pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan dan pengaturan beban untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan Sulawesi Selatan.

Bagi warga, pemadaman tentu bukan sekadar persoalan lampu mati. Aktivitas rumah tangga, usaha kecil, perkantoran hingga penggunaan internet ikut terdampak ketika pasokan listrik terhenti.

Sejumlah aktivitas yang bergantung pada listrik harus menyesuaikan kondisi, terutama usaha yang menggunakan peralatan elektronik, mesin produksi maupun perangkat pendingin.

PLN menyebut pengaturan beban dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan sistem selama proses pemeliharaan berlangsung. Karena itu, pemadaman dilakukan secara bergilir di sejumlah wilayah dan waktunya dapat menyesuaikan kondisi sistem.

BACA JUGA  Pemotor Tewas Hantam Beton Pembatas di Jalan Aroepala Makassar, Kecelakaan Dini Hari

Kondisi tersebut diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa hari. PLN menargetkan sistem kelistrikan kembali normal sekitar 5 September 2026, setelah proses pemeliharaan dan penanganan infrastruktur selesai dilakukan.

Masyarakat pun diimbau memahami bahwa pemadaman tersebut berkaitan dengan upaya menjaga kestabilan pasokan listrik dalam jangka panjang. Namun, bagi pelanggan yang mengalami gangguan di luar informasi pemadaman terjadwal, laporan tetap dapat disampaikan melalui kanal layanan resmi PLN.

Dengan demikian, warga Makassar masih perlu bersiap menghadapi kemungkinan pemadaman bergilir hingga proses pemeliharaan selesai. Targetnya bukan sekadar menyalakan kembali listrik, tetapi memastikan sistem kelistrikan dapat bekerja lebih stabil dan andal setelah proses perbaikan dilakukan.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending