Connect with us

Entertainment

Barasuara Bawa Energi Rock ke Film GJLS: Berapi-Api Lewat Api dan Mimpi

Published

on

KITASULSEL – MAKASSAR — Musik dan film kembali bertemu lewat kolaborasi Barasuara dengan trio komedian GJLS. Band yang dikenal dengan karakter rock alternatif tersebut menghadirkan lagu “Api dan Mimpi” sebagai original soundtrack film GJLS: Berapi-Api.

Lagu ini resmi diperkenalkan pada Kamis, 1 Oktober 2026, bersamaan dengan peluncuran materi promosi film di Jakarta. Kehadiran Barasuara memberikan warna tersendiri bagi film yang dibintangi Rigen Rakelna, Ananta Rispo dan Hifdzi Khoir.

Menariknya, lagu tersebut memang tidak dibuat sekadar sebagai musik pelengkap. Vokalis sekaligus gitaris Barasuara, Iga Massardi, mengatakan lagu itu dirancang agar berjalan seiring dengan cerita film.

Ide tersebut muncul setelah Iga dan personel Barasuara mendapat kesempatan menonton filmnya. Dari cerita tiga sahabat yang menghadapi berbagai persoalan, ia kemudian menemukan gagasan untuk membuat lagu yang memiliki hubungan langsung dengan film.

BACA JUGA  Raissa Anggiani dan Yung Caters Adu Warna Musik Lewat ‘Siapa Yang Salah’

Bahkan, judul “Api dan Mimpi” disebut langsung muncul di benak Iga setelah menyaksikan film tersebut.

Dari sisi musik, lagu ini membawa karakter yang cukup dinamis. Aransemen bergerak dari nuansa rock kemudian berkembang menjadi lebih megah dengan tambahan choir pada bagian akhir. Konsep tersebut dikerjakan bersama Gerald Situmorang, TJ Kusuma dan Incil.

Kolaborasi GJLS dan Barasuara ternyata bukan sesuatu yang muncul secara tiba-tiba. Ketertarikan untuk bekerja sama sudah dibicarakan sejak 2024, sebelum film Sore.

Awalnya, komunikasi datang dari Rigen Rakelna melalui pesan langsung di Instagram kepada Iga Massardi. Dari komunikasi tersebut, pembicaraan berkembang hingga Barasuara akhirnya dipercaya menggarap soundtrack.

Bagi Barasuara, tantangannya bukan hanya membuat lagu yang terdengar kuat, tetapi juga memastikan musik tersebut mampu memperkuat cerita di layar.

BACA JUGA  Inisiasi Malomo Enterprise, Konser Stecu Jadi Energi Baru Kreativitas Sidrap

Di sisi lain, Iga berharap “Api dan Mimpi” tidak berhenti sebagai lagu soundtrack. Karya tersebut juga diharapkan dapat berdiri sebagai lagu Barasuara yang bisa dinikmati secara terpisah dari filmnya.

Sementara itu, GJLS: Berapi-Api disutradarai Monty Tiwa dan mengangkat cerita baru tentang tiga sahabat yang menghadapi berbagai kekacauan dalam perjalanan mereka menjadi petugas pemadam kebakaran.

Film tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.

Kolaborasi ini memperlihatkan bagaimana sebuah soundtrack kini tidak hanya menjadi pengiring adegan. Ketika musik dan cerita dibangun dari napas yang sama, lagu bisa ikut membawa karakter film keluar dari layar dan berdiri sebagai karya yang memiliki perjalanan sendiri.

BACA JUGA  Jangan Lawan Zaman: Hidupkan Hobi, Ciptakan FOMO Positif untuk Remaja
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending