Connect with us

Entertainment

Festival Film Jepang 2026 Hadir di Makassar, Bawa Thriller, Horor hingga Kisah Cinta ke Layar Lebar

Published

on

KITASULSEL – MAKASSAR – Kota Makassar kembali menjadi salah satu kota tujuan Japanese Film Festival (JFF) 2026. Festival yang menghadirkan beragam film Jepang lintas genre ini dijadwalkan berlangsung pada 11–13 Desember 2026 di CGV Panakkukang Square, Makassar.

JFF 2026 menjadi kesempatan bagi penonton untuk menikmati beragam cerita dari industri perfilman Jepang, mulai dari thriller menegangkan, horor, drama keluarga, animasi, hingga kisah cinta. Festival ini juga digelar di sejumlah kota lain di Indonesia pada November hingga Desember 2026.

Salah satu film yang menarik perhatian adalah SUZUKI=BAKUDAN, thriller berdurasi 137 menit yang disutradarai Nagai Akira. Ceritanya mengikuti seorang pria bernama Suzuki Tagosaku yang ditangkap polisi karena aksi vandalisme. Ia kemudian mengaku memiliki kemampuan meramal dan menyampaikan prediksi tentang ledakan bom di Akihabara, Tokyo, yang benar-benar terjadi.

BACA JUGA  Tiara Andini Makin Berani Eksplorasi Musik Lewat “Sumpah Percuma”

Ketika Suzuki memperingatkan adanya tiga ledakan lain, polisi berpacu dengan waktu untuk mengungkap arti teka-teki yang disampaikannya. Premis tersebut menawarkan ketegangan melalui perpaduan misteri, ancaman teror, dan penyelidikan.

Bagi pencinta horor, ada The Girl Who Sees, film yang mengangkat kisah seorang siswi yang mampu melihat hantu tetapi memilih berpura-pura tidak melihatnya. Situasi berubah ketika kejadian-kejadian berbahaya mulai mengancam dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

Sementara itu, penonton yang menyukai drama romantis dapat menantikan One Last Love Letter. Film ini berkisah tentang surat untuk cinta pertama yang tidak pernah sampai kepada penerimanya. Dua puluh empat tahun kemudian, keputusan dalam kehidupan tokohnya kembali membuka kenangan masa lalu.

BACA JUGA  Pengumuman Pemenang Festival Kelong All Genre 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Pilihan lain datang dari TOKYO TAXI, drama yang mengikuti seorang sopir taksi ketika mengantar perempuan lanjut usia menuju tempat perawatan. Perjalanan tersebut perlahan berkembang menjadi kisah tentang pengalaman hidup, kenangan, dan hubungan antarmanusia.

Festival ini juga menghadirkan Hula Girls dalam versi restorasi 4K. Berlatar 1965, film tersebut menceritakan sebuah kota tambang yang mengalami kemunduran dan berusaha membangun resor bertema Hawaii, termasuk dengan melatih para perempuan setempat menjadi penari hula.

Ragam pilihan tersebut memperlihatkan bahwa perfilman Jepang tidak hanya bertumpu pada anime atau film laga samurai. Cerita keseharian, persoalan keluarga, romansa, misteri, hingga kehidupan masyarakat juga menjadi bagian dari kekayaan sinema Jepang yang dapat dinikmati melalui festival ini.

BACA JUGA  Siap-Siap ke Grand Mall ! Motor Modifikasi hingga Artis Lokal Bakal Ramaikan Maros 12 September

Meski demikian, jadwal pemutaran per judul dan informasi tiket untuk Makassar masih perlu menunggu pengumuman resmi. Daftar film yang tersedia di setiap kota juga dapat berbeda, sehingga penonton disarankan memeriksa jadwal khusus Makassar sebelum menentukan film yang ingin ditonton.

Dengan penyelenggaraan selama tiga hari, Japanese Film Festival 2026 menjadi salah satu agenda hiburan perfilman yang patut dinantikan warga Makassar pada penghujung tahun.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending