Connect with us

Koordinator Pakandatto Kota Makassar Tinjau Drainase Di 2 Titik.

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Muhammad Akil Djamaluddin Bersama Plt Camat Dan Ibu Lurah Lariangbangi Kec.Makaasar Menijau Pembersihan Drainase Yang Ada Di Jl.Gunung Bawakaraeng Perbatasan Kelurahan Lariangbangi Dan Kelurahan Pisang Utara Kec.Ujung Pandang,Senin 15 Mei 2023

 

Setelah Kami Kordinasi Dengan Ibu Kadis PU Kota Makassar Dan Hari Ini Juga Siap Ditindak Lanjuti Melalui Kepala Bidang Dan Hari Ini Kita Akan Turunkan Alatnya Untuk Dranaise Di Jl.Gunung Bawakaraeng.

Titik Ke 2 Kami Bersama Dengan Pak Kabid Dari Dinas PU Dan Ibu Camat Wajo Didampingi Oleh Lurah Melayu Memantau Pengerukan Drainase Di Jl.Muhammadiya Kel.Melayu Kecamatan Wajo.

”Saya Sebagai Koordinator Pakandatto Kota Makassar Bersyukur Dan Menyampaikan Terima kasih Kepada Ibu Kadis PU Dan Ibu Camat Wajo Karena 2 Wanita Hebat Yang Dipilih Pak Walikota Makassar Adalah Wanita Tanggu Dan Wanita Pekerja Yang Setiap Saat Turun Kelokasi Menbantu Keluhan Masyarakat.

Muhammad Akil Djamaluddin Menyampaikan Kepada Warga Masyarakat Untuk Menjaga Kebersihan Di Wilayah Dan Jaga Kebersihan Serta Janganki Menbuang Sampah Di Selokan Atau Drainas.Makassar Bersih Ada Ditangan Masyarakat Dengan Tidak Membuang  Sampah Sembarangan,Tegas Koordinator Pakandatto Kota Makassar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Hadiri HUT ke-50 Gereja Kibaid Wawondula, Tegaskan Dukungan Pembangunan Rumah Ibadah

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Suasana penuh sukacita dan kebersamaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Gereja Kibaid Jemaat Wawondula yang digelar di gedung gereja setempat di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Sabtu (18/4/2026).

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, hadir langsung dalam momentum bersejarah tersebut. Ia didampingi Kepala Dinas Transnaker Joni Patabi, Camat Towuti Amri Mustari, Kepala Desa Lioka Yuliana, jajaran Badan Pengurus Sinode Gereja Kibaid, serta pimpinan jemaat termasuk Theopilus Maupa.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan menyampaikan ucapan selamat atas usia emas ke-50 gereja tersebut. Ia menyebut usia 50 tahun sebagai fase yang sarat makna, melambangkan kematangan dan kemakmuran.

“Sebagaimana disampaikan Bapak Pendeta dan Sekjen tadi, usia 50 tahun ini adalah usia emas. Usia emas ini melambangkan kemakmuran,” ujar Irwan.

Ia juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang telah menjaga eksistensi gereja hingga saat ini. Menurutnya, keberlangsungan gereja tidak terlepas dari kebersamaan antara jemaat, para pendeta, serta dukungan pemerintah.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pendeta, masyarakat, serta seluruh unsur pemerintah yang senantiasa membersamai jemaat, sehingga gereja ini tetap eksis hingga hari ini,” tambahnya.

Bupati Irwan berharap Gereja Kibaid Jemaat Wawondula dapat terus berkembang di masa mendatang, terlebih saat ini tengah berlangsung proses pembangunan gereja.

Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyiapkan kado istimewa untuk mendukung kelanjutan pembangunan tersebut.

“Saya tidak sebutkan angkanya sekarang, tapi saya tahu nilainya. Bahkan, saya berencana menambah sedikit untuk mendukung kelanjutan pembangunan gereja ini sebagai kado ulang tahun ke-50 dari pemerintah daerah,” ungkapnya.

Di hadapan jemaat, Irwan juga memohon dukungan dan doa agar pemerintah daerah dapat menjalankan amanah dengan baik demi kemajuan daerah.

“Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa dukungan dan doa dari seluruh masyarakat. Dengan doa dan kebersamaan, kami yakin dapat mewujudkan harapan kita bersama,” tuturnya.

Ia menegaskan pentingnya peran rumah ibadah, tidak hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai wadah mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

“Gereja bukan hanya tempat berhubungan dengan Tuhan, tetapi juga memperkuat silaturahmi antar sesama. Semoga di usia ke-50 ini, gereja semakin makmur, sukses, dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tandasnya.

Peringatan HUT emas ini ditutup dengan prosesi pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang Gereja Kibaid Jemaat Wawondula.

Continue Reading

Trending