Connect with us

Gubernur Andi Sudirman Serahkan Bantuan Keuangan Rp 2 M untuk Tanggap Darurat Banjir di Luwu

Published

on

Kitasulsel—Makassar—Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan bantuan keuangan tanggap darurat kepada Pemkab Luwu sebesar Rp 2 Miliar.

Bantuan keuangan itu diserahkan oleh Gubernur Andi Sudirman kepada Bupati Luwu, Basmin Mattayang pada Coffee Morning di Baruga Pattingalloang, Rujab Gubernur Sulsel, Makassar, Selasa (23/5/2023).

“Alhamdulillah, Rp 2 Miliar bantuan keuangan tanggap darurat Pemprov Sulsel TA 2023 kita serahkan kepada Pemkab Luwu.

Bantuan keuangan tanggap darurat ini untuk penanganan dampak banjir di Kabupaten Luwu yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman warga.

Beberapa waktu lalu, Gubernur Andi Sudirman juga sempat berkunjung dan melayat ke rumah duka korban yang meninggal atas musibah bencana banjir bandang di Luwu.

“Kita harap bantuan keuangan ini dapat direalisasikan, khususnya untuk normalisasi beberapa sungai, dengan tujuan mengurangi terjadinya banjir bandang di Luwu,” jelasnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyambangi langsung rumah korban bencana air bah di Desa Posi Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Rabu, 10 Mei 2023.

Didampingi Bupati dan Kapolres Luwu, Gubernur Sulsel menyampaikan duka cita atas meninggalnya Yohana Paliling (61) yang hanyut terseret arus air bah yang terjadi pada Senin, 8 Mei 2023 lalu. Gubernur melayat dan sekaligus menyampaikan belasungkawa ke keluarga korban dan menyerahkan santunan. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Program Beasiswa Pemkab Luwu Timur Dongkrak Jumlah Mahasiswa hingga Hampir 10 Ribu

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Program beasiswa yang ditingkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terbukti memberikan dampak besar terhadap peningkatan jumlah mahasiswa asal daerah tersebut yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Hal itu diungkapkan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat menghadiri silaturahmi dan buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Luwu Timur (KKLT) serta mahasiswa Luwu Timur di Makassar, Sabtu (14/3/2026), di Aula Masjid Al-Markaz Al-Islami.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur Jihadin Peruge, Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur Harisa, Ketua TP PKK Luwu Timur yang juga Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Ani Nurbani, serta Sekretaris Daerah Luwu Timur Ramadhan Pirade.

Turut hadir mantan Bupati Luwu Timur Andi Hatta Marakarma, mantan Sekretaris Daerah Luwu Timur A.T. Pangeran, Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur (IPMALUTIM) Haikun SAB, Ketua KKLT Abdul Rahman Rauf, para pimpinan OPD, camat se-Luwu Timur, serta mahasiswa asal Luwu Timur yang menempuh pendidikan di Makassar.

Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda tahunan pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat Luwu Timur yang berada di Makassar, khususnya para mahasiswa.

Ia juga mengungkapkan bahwa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati Puspawati Husler telah memasuki 1 tahun 22 hari sejak dilantik pada 20 Februari 2025.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan di tahun pertama. Karena itu di tahun kedua ini kami akan memaksimalkan berbagai program untuk masyarakat Luwu Timur,” ujar Irwan.

Salah satu sektor yang menjadi fokus utama pemerintahannya adalah pendidikan, terutama melalui penguatan program beasiswa bagi mahasiswa.

Irwan mengungkapkan, sebelum program beasiswa ditingkatkan, jumlah mahasiswa asal Kabupaten Luwu Timur yang menempuh pendidikan di Makassar berkisar 4.000 hingga 5.000 orang.

Namun setelah program bantuan pendidikan diperkuat dan diperluas, jumlah tersebut meningkat sangat signifikan.

“Alhamdulillah sekarang jumlahnya sudah hampir mencapai 10.000 mahasiswa. Artinya tidak ada lagi alasan bagi anak-anak Luwu Timur untuk tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ungkapnya.

Ia menjelaskan peningkatan tersebut terjadi setelah pemerintah daerah melakukan upgrade program beasiswa, mulai dari peningkatan nilai bantuan hingga perluasan cakupan penerima.

Jika sebelumnya mahasiswa baru hanya menerima bantuan sekitar Rp2 juta, kini bantuan awal bagi mahasiswa yang baru masuk perguruan tinggi ditingkatkan menjadi Rp3 juta per semester.

Bantuan tersebut bahkan dapat langsung diurus sejak mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi.

“Begitu anak kita lulus dan masuk perguruan tinggi, mereka bisa langsung mengurus beasiswanya dan mendapatkan bantuan Rp3 juta sebagai biaya awal kuliah,” jelas Irwan.

Tak hanya itu, bantuan beasiswa kini juga diberikan sejak semester awal hingga semester delapan, berbeda dengan sebelumnya yang baru bisa diterima mulai semester tiga.

Program beasiswa Pemkab Luwu Timur juga diperluas tidak hanya untuk jenjang S1, tetapi juga mencakup S2 dan S3.

Irwan menyebut peningkatan program tersebut turut mendorong minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

“Kalau dulu penerima beasiswa S2 tidak sampai 100 orang, sekarang yang mendaftar sudah lebih dari 300 orang,” katanya.

Menurut Irwan, peningkatan jumlah mahasiswa ini menjadi salah satu indikator bahwa kebijakan pemerintah daerah di sektor pendidikan mulai memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Luwu Timur.

“Kami ingin memastikan generasi muda Luwu Timur memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi dan menjadi sumber daya manusia unggul di masa depan,” tutupnya.

Continue Reading

Trending