Pemkot Makassar
Pemkot Makassar Siap Luncurkan Command Center, Pelayanan Harus Makin Baik
Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kota Makassar akan meluncurkan Command Center di Gedung Makassar Government Center (MGC). Comment Centre diharapkan tak sekadar canggih, tapi juga harus merepresentasi pelayanan yang baik.
Saat ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar tengah memfinalisasi persiapan peluncuran yang dijadwalkan berlangsung awal tahun ini.
“Tengah kami sudah menyiapkan sarana komputer dan merekrut sumber daya manusia sebagai operator. Mereka akan memantau pelayanan publik selama 24 jam penuh,” ungkap Plt Kadiskominfo Makassar, Ismawaty Nur.
Ismawaty menjelaskan bahwa Command Center ini kehadirannya ebih besar dan memiliki fitur lebih lengkap dibandingkan war room yang ada di lantai 11 kantor Balai Kota.
“Jika di war room lama hanya terbatas pada jumlah CCTV yang bisa dipantau, Command Center di MGC mampu mengintegrasikan lebih banyak kamera, termasuk ribuan CCTV di lorong-lorong wisata,” paparnya.
Nantinya, Command Center ini juga akan menjadi pusat monitoring keamanan di seluruh wilayah Makassar, hingga ke area terkecil kota.
Lebih lanjut, Isma menyebut tidak hanya soal keamanan, Command Center juga dirancang sebagai pusat riset yang dapat diakses masyarakat.
“Di sini, kami menyimpan data aset lengkap yang bisa dimanfaatkan untuk penelitian. Dengan demikian, Command Center ini bukan hanya pusat kendali, tetapi juga menjadi pusat data yang krusial,” tutup Isma. (*)
Pemkot Makassar
Makassar Sambut Delegasi 28 Negara dalam Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026
Kitasulsel–MAKASSAR– Pemerintah Kota Makassar menerima kunjungan delegasi dari 28 negara dalam kegiatan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) 2026 yang berlangsung di Benteng Fort Rotterdam, Makassar, Selasa (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, budaya, serta potensi pariwisata Kota Makassar kepada dunia internasional.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah anggota DPRD Kota Makassar.
Beberapa anggota dewan yang turut hadir di antaranya Ismail dari Fraksi Golkar, Ir. H. Muchlis A. Misbah dari Fraksi MULIA, Kasrudi dan Andi Pahlevi, SE., MM. dari Fraksi Gerindra, drg. Eshin Usami Nur Rahman, S.KG dari Fraksi Golkar, Rezki Nur dari Fraksi PKS, Andi Tenri Uji dari Fraksi PDI Perjuangan, serta Drs. Arifin Majid, MM. dari Fraksi Golkar.
Kehadiran para delegasi internasional dalam ajang gastrodiplomasi tersebut menjadi pusat perhatian sekaligus menegaskan posisi Makassar sebagai salah satu kota penting di kawasan Indonesia Timur yang memiliki kekayaan budaya dan sejarah yang layak diperkenalkan ke tingkat global.
Promosikan Sejarah dan Pariwisata Makassar
Melalui kegiatan Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, para delegasi dari berbagai negara diajak mengenal lebih dekat warisan budaya, kuliner khas, serta destinasi wisata unggulan yang dimiliki Kota Makassar dan Sulawesi Selatan.
Benteng Fort Rotterdam yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan dipilih karena merupakan salah satu ikon sejarah terpenting di Makassar yang merepresentasikan perjalanan panjang budaya dan peradaban di wilayah tersebut.
Selain menjadi sarana diplomasi budaya, kegiatan ini juga menjadi wadah promosi pariwisata yang diharapkan mampu meningkatkan citra Kota Makassar di mata dunia internasional.
Pererat Hubungan Internasional
Kunjungan delegasi dari 28 negara tersebut dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan internasional dan membuka peluang kerja sama di berbagai sektor, mulai dari pariwisata, ekonomi kreatif, investasi, hingga kebudayaan.
Pemerintah Kota Makassar memanfaatkan kesempatan ini untuk menunjukkan berbagai potensi daerah yang dimiliki, sekaligus memperkenalkan Makassar sebagai kota yang terbuka terhadap kolaborasi global.
Melalui Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026, Makassar tidak hanya menampilkan kekayaan kuliner Nusantara, tetapi juga memperkenalkan warisan budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat internasional sebagai bagian dari identitas Indonesia yang beragam.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, memperluas jaringan kerja sama internasional, serta memperkuat posisi Makassar sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan di Indonesia Timur.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login