Connect with us

Pemkot Makassar

Pemkot Makassar Siap Luncurkan Command Center, Pelayanan Harus Makin Baik

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Pemerintah Kota Makassar akan meluncurkan Command Center di Gedung Makassar Government Center (MGC). Comment Centre diharapkan tak sekadar canggih, tapi juga harus merepresentasi pelayanan yang baik.

Saat ini, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar tengah memfinalisasi persiapan peluncuran yang dijadwalkan berlangsung awal tahun ini.

“Tengah kami sudah menyiapkan sarana komputer dan merekrut sumber daya manusia sebagai operator. Mereka akan memantau pelayanan publik selama 24 jam penuh,” ungkap Plt Kadiskominfo Makassar, Ismawaty Nur.

Ismawaty menjelaskan bahwa Command Center ini kehadirannya ebih besar dan memiliki fitur lebih lengkap dibandingkan war room yang ada di lantai 11 kantor Balai Kota.

“Jika di war room lama hanya terbatas pada jumlah CCTV yang bisa dipantau, Command Center di MGC mampu mengintegrasikan lebih banyak kamera, termasuk ribuan CCTV di lorong-lorong wisata,” paparnya.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Ikut Lepas dan Lari dalam Fun Run AASAC oleh SMA Islam Al-Azhar 12

Nantinya, Command Center ini juga akan menjadi pusat monitoring keamanan di seluruh wilayah Makassar, hingga ke area terkecil kota.

Lebih lanjut, Isma menyebut tidak hanya soal keamanan, Command Center juga dirancang sebagai pusat riset yang dapat diakses masyarakat.

“Di sini, kami menyimpan data aset lengkap yang bisa dimanfaatkan untuk penelitian. Dengan demikian, Command Center ini bukan hanya pusat kendali, tetapi juga menjadi pusat data yang krusial,” tutup Isma. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Bunda PAUD Makassar Buka Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Bunda PAUD Kota Makassar, Melinda Aksa, resmi membuka kegiatan Sosialisasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan di Ballroom Alamanda, Hotel Aryaduta Makassar, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 11 hingga 13 Mei 2026, tersebut mengangkat tema “Fondasi Kokoh, Sekolah Hebat: Satu Tahun Pra-TK untuk Masa Depan”.

Dalam sambutannya, Melinda Aksa menegaskan pentingnya pendidikan pra-sekolah sebagai fondasi utama sebelum anak memasuki jenjang Sekolah Dasar. Menurutnya, satu tahun pra-sekolah bukan sekadar formalitas pendidikan, tetapi bagian penting dalam membangun kesiapan belajar anak sejak usia dini.

“Anak-anak perlu mendapatkan pengalaman belajar di pra-sekolah sebelum masuk SD. Ini bukan hanya tentang kemampuan akademik, tetapi bagaimana anak siap secara emosional, sosial, dan mental,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selama satu tahun terakhir Pemerintah Kota Makassar bersama para pemangku kepentingan pendidikan terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya transisi PAUD ke SD yang menyenangkan agar seluruh tenaga pendidik memahami peran besar pendidikan anak usia dini dalam tumbuh kembang anak.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Ikut Lepas dan Lari dalam Fun Run AASAC oleh SMA Islam Al-Azhar 12

Melinda juga menyoroti pentingnya enam tahun pertama kehidupan anak sebagai masa golden age, di mana perkembangan otak berlangsung sangat pesat hingga mencapai sekitar 90 persen. Pada fase tersebut, perkembangan motorik, bahasa, kognitif, hingga kemampuan sosial anak berkembang signifikan dan membutuhkan stimulasi yang tepat.

Karena itu, ia menilai guru memiliki peran penting dalam memahami tahap perkembangan setiap anak. Menurutnya, pendekatan pembelajaran tidak bisa disamaratakan karena setiap anak memiliki karakter dan potensi yang berbeda.

Dalam kesempatan itu, Melinda turut membagikan pengalaman penerapan metode pembelajaran berbasis sentra di lingkungan pendidikan Bosowa, seperti sentra balok, seni, alam, dan agama yang dinilai efektif merangsang rasa ingin tahu anak melalui aktivitas belajar yang menyenangkan.

BACA JUGA  Hadiri Pelantikan Anggota DPRD Kota Makassar Periode 2024-2029, Indira Yusuf Ismail Ucapkan Selamat

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menjelaskan arah kebijakan transisi PAUD ke SD saat ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 yang menitikberatkan pada terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak.

Menurutnya, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting dalam membangun pengalaman awal belajar yang positif bagi peserta didik baru.

“Dengan adanya regulasi baru ini, sekolah diharapkan sudah mulai melakukan asesmen awal terhadap peserta didik untuk memetakan kebutuhan dan potensi masing-masing anak,” jelasnya.

Achi menambahkan, keberhasilan transisi pendidikan membutuhkan sinergi antara siswa, guru, dan orang tua dengan fokus pada tiga capaian utama, yakni kesiapan sosial, emosional, dan karakter anak.

Pada sesi pemaparan materi, narasumber H. Kasman Mappa menjelaskan bahwa proses transisi PAUD ke SD sangat berpengaruh terhadap keberhasilan belajar, kesejahteraan, keterlibatan, dan sikap positif anak terhadap pendidikan sejak usia dini.

BACA JUGA  Pj Sekda Makassar Irwan Adnan Hadiri Paripurna Penetapan Susunan Pimpinan dan Anggota AKD DPRD Makassar

Ia menegaskan bahwa perpindahan dari PAUD ke SD bukan sekadar perubahan jenjang pendidikan, tetapi juga proses penyesuaian diri terhadap lingkungan dan budaya belajar baru yang perlu dipersiapkan secara matang agar anak tidak mengalami tekanan.

Sementara itu, Kepala Bidang PAUD dan PNF Kota Makassar, Yasmain Gasba, memaparkan implementasi program Wajib Belajar Satu Tahun Pra-Sekolah melalui tiga strategi utama, yakni penguatan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas termasuk wilayah terpencil, serta penguatan aspek kesejahteraan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pokja Bunda PAUD, Titin Florentina, para Bunda PAUD se-Kecamatan Kota Makassar, kepala sekolah SD, guru kelas satu SD, serta para orang tua murid.

Continue Reading

Trending