Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Safari Ramadhan Spesial, Bupati Irwan Dapat Pelukan Hangat dari Warga Wasuponda

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada hari kesepuluh dipusatkan di halaman Masjid Istiqamah, Desa Ledu-Ledu, Kecamatan Wasuponda, Selasa (18/03/2025).

Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam, karena Wasuponda merupakan tanah kelahirannya.

Suasana haru dan kebanggaan terpancar dari wajah masyarakat setempat saat menyambut kedatangan orang nomor satu di Luwu Timur ini.

Sorak-sorai dan antusiasme warga terlihat begitu tinggi, bahkan banyak yang tak puas hanya bersalaman, melainkan ingin memeluk langsung Bupati sebagai bentuk kecintaan dan kebanggaan terhadap putra daerah mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Irwan mengenang masa kecilnya di Wasuponda, tempat ia tumbuh dan menempuh perjalanan hidup hingga akhirnya dipercaya memimpin Luwu Timur.

BACA JUGA  Sebanyak 321 Anak Yatim Piatu Di Luwu Timur Terima Bantuan Atensi

“Saya kembali ke Wasuponda ini untuk bernostalgia, karena ini adalah kampung halaman saya. Di sini saya lahir, besar, dan menjadi seperti sekarang ini. Alhamdulillah, banyak kenangan yang tak bisa saya ungkapkan dengan kata-kata,” ujarnya dengan penuh emosional.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa, salah satu motivasi besar dalam kepemimpinannya adalah menghadirkan program beasiswa bagi mahasiswa.

“Dulu saya pernah mengalami kesulitan dalam pendidikan. Saya sudah berniat dalam hati, jika suatu saat saya menjadi pemimpin di Luwu Timur, saya ingin mengabdikan diri sepenuhnya kepada masyarakat. Saya ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak Luwu Timur yang mengalami kesulitan seperti yang saya rasakan dahulu,” pungkas Bupati Irwan.

BACA JUGA  Wabup Puspa Hadiri Ngaben dan Melayat di Dua Lokasi Berbeda di Angkona

Program beasiswa yang digagas oleh Bupati Irwan dan Wabup Puspawati mengalami peningkatan. Dari awalnya Rp 4 juta per mahasiswa per tahun, kini telah dinaikkan menjadi Rp 6 juta.

Ia pun berharap, pada tahun ajaran baru nanti, beasiswa ini dapat berjalan lancar dan membantu banyak mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi.

Acara Safari Ramadhan ini juga dihadiri oleh unsur Forkopimda Luwu Timur, Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Sekda Luwu Timur beserta jajaran pejabat Pemda, Camat Wasuponda, Ketua TP PKK Wasuponda, kepala desa, serta masyarakat setempat.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan tausiyah Ramadhan yang disampaikan oleh Ustadz Haeril Anwar, diikuti dengan buka puasa bersama, salat Magrib, Isya, dan Tarawih berjamaah.

BACA JUGA  Kembali Sidak Pembangunan Pasar Tomoni, Bupati Akan Hentikan Kontrak Kontraktor

Momen Safari Ramadhan ke-10 ini benar-benar menjadi kenangan spesial, bukan hanya bagi Bupati Irwan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Wasuponda yang merasa bangga akan putra daerah mereka yang kini memimpin Luwu Timur. (*)

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemkab Luwu Timur Dorong Perusahaan Terapkan WFA Jelang Libur Nyepi dan Idulfitri 2026

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya menjaga keseimbangan antara produktivitas kerja dan kelancaran mobilitas masyarakat menjelang libur panjang keagamaan.

Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong penerapan sistem Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja atau buruh di perusahaan. Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Luwu Timur Nomor: 500.15.12/280/TRANSNAKER tentang Pelaksanaan Kerja dari Lokasi Lain bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan pada Masa Libur Hari Suci Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 2026.

Surat edaran yang ditandatangani langsung oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, pada 13 Maret 2026 tersebut diterbitkan sebagai upaya mengoptimalkan mobilitas masyarakat selama masa libur keagamaan sekaligus menjaga produktivitas kerja serta mendorong pertumbuhan ekonomi pada triwulan I tahun 2026.

BACA JUGA  Wabup Puspa Hadiri Ngaben dan Melayat di Dua Lokasi Berbeda di Angkona

Dalam surat edaran itu, perusahaan diimbau memberikan kesempatan kepada pekerja atau buruh untuk melaksanakan pekerjaan dari lokasi lain atau WFA dengan sejumlah ketentuan yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan WFA dijadwalkan pada 16–17 Maret 2026 dan diharapkan juga dapat diterapkan pada 25, 26, dan 27 Maret 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan mobilitas masyarakat, terutama terkait potensi lonjakan arus balik pemudik setelah perayaan Idulfitri.

Meski demikian, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi sejumlah sektor yang membutuhkan kehadiran langsung pekerja atau buruh. Beberapa sektor yang dikecualikan antara lain sektor kesehatan, logistik, transportasi, keamanan, perhotelan, hospitality, pusat perbelanjaan, manufaktur, industri makanan dan minuman, serta sektor esensial lainnya yang berkaitan dengan kelangsungan produksi.

BACA JUGA  Cegah DBD, Pemkab Lutim Angkut 18 Truk Ban Bekas dari Empat Kecamatan

Dalam ketentuan yang disampaikan, pelaksanaan WFA juga tidak diperhitungkan sebagai cuti tahunan. Artinya, pekerja atau buruh tetap dianggap menjalankan tugasnya sebagaimana saat bekerja di tempat kerja biasa.

Pekerja yang menjalankan sistem WFA tetap berkewajiban menyelesaikan pekerjaan sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Sementara itu, upah tetap diberikan sebagaimana saat bekerja di kantor atau sesuai dengan kesepakatan yang telah diperjanjikan antara perusahaan dan pekerja.

Pengaturan jam kerja serta mekanisme pengawasan selama pelaksanaan WFA juga menjadi tanggung jawab masing-masing perusahaan agar produktivitas tenaga kerja tetap terjaga.

Melalui kebijakan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap perusahaan dapat berperan aktif mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada masa libur panjang, sekaligus memastikan aktivitas ekonomi dan produktivitas tenaga kerja tetap berjalan dengan baik.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Hadiri Tahlil 3 Hari Wafatnya H. Janung Bin Badang di Malili
Continue Reading

Trending