Connect with us

NEWS

Dari Jalan hingga Panti Asuhan, Annur Maarif Tebar Berkah Ramadan Lewat Beras dan Sembako

Published

on

Kitasulsel—Makassar, – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh manajemen PT Annur Maarif melalui kegiatan Amalia Ramadan yang digelar serentak di seluruh kantor Annur di Indonesia, Kamis (05/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PT Annur Maarif menyalurkan lebih dari 500 sak beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga di berbagai titik, termasuk di jalan-jalan serta ke rumah-rumah masyarakat.

Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, LC, MH, mengatakan bahwa kegiatan berbagi di bulan Ramadan merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap tahun oleh manajemen Annur sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Setiap tahun kami melakukan kegiatan seperti ini. InsyaAllah ke depan akan lebih banyak lagi masyarakat yang bisa kami jangkau dan terbantu,” ujarnya.

BACA JUGA  Sari Tersenggol dari DA8, Harapan Sidrap Kini Bertumpu pada Melani: “Assiddi Ki!”

Tidak hanya beras, manajemen PT Annur Maarif juga telah menyiapkan sekitar 10 ribu paket sembako yang akan disalurkan secara bertahap selama bulan Ramadan. Bantuan tersebut tidak hanya diberikan kepada masyarakat umum, tetapi juga disalurkan ke sejumlah panti asuhan serta rumah-rumah warga yang membutuhkan.

Menurut Dr. Bunyamin, program Amalia Ramadan Annur sebenarnya telah dimulai sejak awal bulan Ramadan dengan berbagai rangkaian kegiatan sosial dan keagamaan. Kegiatan tersebut meliputi pembagian takjil kepada pengguna jalan, buka puasa bersama, pembagian sembako, hingga distribusi beras kepada masyarakat kurang mampu.

Ia menegaskan bahwa Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kepedulian dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

BACA JUGA  Komisi III DPR Kawal Kasus Dugaan Pembakaran Tiga Santri di Lombok Tengah, Desak Polisi Tahan Tersangka

“Ramadan adalah bulan berbagi. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat secara materi, tetapi juga mempererat ukhuwah dan semangat saling peduli,” tambahnya.

Melalui program Amalia Ramadan ini, PT Annur Maarif berharap dapat terus berkontribusi dalam meringankan beban masyarakat serta menumbuhkan semangat berbagi yang lebih luas di tengah kehidupan sosial.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

NEWS

Sari Tersenggol dari DA8, Harapan Sidrap Kini Bertumpu pada Melani: “Assiddi Ki!”

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Perjuangan wakil Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sari, di panggung Dangdut Academy 8 (DA8) Indosiar harus terhenti setelah dinyatakan tersenggol pada Konser Top 42 Grup 3 Tim D’Coach Melly Lee, Jumat (17/7/2026). Babak Top 42 memang digelar dengan sistem pembagian grup berdasarkan tim coach, termasuk Grup 3 yang dibimbing Melly Lee.

Berakhirnya langkah Sari menyisakan satu harapan besar bagi masyarakat Bumi Nene Mallomo. Kini, seluruh doa dan dukungan warga Sidrap tertuju kepada Melani, yang sebelumnya sukses tampil gemilang pada malam perdananya dan berhasil mengamankan tiket ke babak berikutnya.  

Tersenggolnya Sari menjadi momen yang mengundang rasa haru di kalangan pendukung DA8 asal Sidrap. Meski demikian, semangat masyarakat tidak surut. Justru sebaliknya, berbagai unggahan di media sosial mulai dipenuhi ajakan untuk bersatu memberikan dukungan penuh kepada Melani.

BACA JUGA  PPN 12 Persen Berlaku Mulai Hari Ini: Beras, Buah hingga Hewan Ternak Tetap 0 Persen

Seruan khas masyarakat Bugis, “Assiddi Ki” yang berarti mari kita bersatu, menjadi slogan yang ramai digaungkan. Kalimat tersebut bermakna ajakan kepada seluruh elemen masyarakat Sidrap, baik yang berada di kampung halaman maupun di berbagai daerah di Indonesia, agar kompak memberikan dukungan melalui voting dan doa untuk Melani.

Tagar #AssiddiKi mulai bermunculan di berbagai platform media sosial sebagai simbol persatuan masyarakat Sidrap. Banyak warganet berharap Melani mampu melanjutkan perjuangan daerahnya dan mengharumkan nama Sidrap di panggung nasional.

Sebelumnya, Sidrap menjadi salah satu daerah yang berhasil meloloskan dua wakil ke Top 42 DA8, yakni Sari dan Melani. Namun, setelah Sari harus mengakhiri langkahnya, Melani kini menjadi satu-satunya harapan untuk terus melaju dalam kompetisi dangdut bergengsi tersebut.  

BACA JUGA  Aktivitas Judi Sabung Ayam di Wajo Mulai Meresahkan,Kapolsek Maniang Pajo:Segera Kami Tindaki

Dukungan kepada Melani diperkirakan akan semakin masif. Tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari berbagai komunitas, tokoh masyarakat, hingga para perantau asal Sidrap yang terus mengampanyekan semangat kebersamaan.

Kini, satu harapan tersisa berada di pundak Melani. Dengan kualitas vokal, penampilan yang memikat, serta dukungan penuh masyarakat, warga Sidrap optimistis Melani mampu melangkah lebih jauh di DA8.

“Assiddi Ki! Saatnya seluruh warga Sidrap bersatu. Satu suara, satu dukungan, untuk Melani menuju panggung terbaik Dangdut Academy 8.”

Continue Reading

Trending