Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Resmikan Hotel Marza 88, Diharapkan Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Daerah

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP — Kehadiran Hotel Marza 88 dan Resto di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di sektor jasa, pariwisata, dan perdagangan.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, saat meresmikan Hotel Marza 88 yang berlokasi di Jalan Andi Cammi, Kelurahan Rijang Pittu, Kecamatan Maritengngae, Selasa (5/5/2026).

Peresmian hotel berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta para tamu undangan. Acara ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sidrap sebagai simbol resmi beroperasinya hotel tersebut.

Dalam sambutannya, Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa hadirnya Hotel Marza 88 bukan sekadar tambahan fasilitas penginapan di Sidrap. Menurutnya, keberadaan hotel tersebut menjadi indikator nyata bahwa iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi di daerah terus bergerak positif.

Ia menyebut, meningkatnya aktivitas ekonomi di Sidrap dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung terhadap tingginya kebutuhan akomodasi. Kondisi tersebut terlihat dari tingkat hunian hotel yang hampir selalu penuh, baik oleh wisatawan, tamu kedinasan, maupun pelaku usaha yang datang ke daerah tersebut.

“Hadirnya Hotel Marza ini sangat bagus sekali dampaknya. Selain menyerap tenaga kerja lokal dengan adanya delapan karyawan baru, hotel ini juga membantu perputaran uang tetap berada di Sidrap. Saya mendorong terus pengusaha lokal untuk membuat usaha baru, dan tugas saya sebagai bupati adalah memastikan usaha tersebut untung,” tegas Syaharuddin.

BACA JUGA  Lewat Gerakan Pangan Murah, Pemkab Sidrap Jaga Stabilitas Harga dan Dukung UMKM

Menurutnya, geliat ekonomi Sidrap saat ini didorong oleh sejumlah sektor unggulan seperti pertanian, peternakan, dan perdagangan yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan. Kondisi itu membuat mobilitas masyarakat dan kunjungan dari luar daerah semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Syaharuddin bahkan mengaku sengaja mengarahkan berbagai kegiatan pemerintahan agar dilaksanakan di Sidrap, bukan di luar daerah, demi menjaga perputaran ekonomi tetap dinikmati masyarakat lokal.

“Kita ingin orang-orang dari Jakarta, Makassar, hingga seluruh Indonesia datang belajar ke Sidrap terkait pertanian dan peternakan. Mengingat agenda besar seperti pertemuan PGRI se-Sulawesi Selatan pada Juli mendatang akan mendatangkan sekitar 80.000 orang, maka fasilitas akomodasi seperti Hotel Marza ini sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menggambarkan optimisme pemerintah daerah terhadap potensi Sidrap sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Selatan. Dengan meningkatnya jumlah kunjungan, keberadaan hotel dan fasilitas pendukung lainnya dinilai akan memberikan efek domino terhadap pertumbuhan UMKM, sektor kuliner, transportasi, hingga jasa lainnya.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Terima Kunjungan DPRD Pangkep Bahas Persiapan Porsenijar Sulsel

Dalam kesempatan itu, Bupati Sidrap juga memberikan apresiasi khusus kepada pemilik Hotel Marza 88, H. Nur Ilham Marza, yang dinilai berhasil menunjukkan semangat kewirausahaan dan keberanian berinvestasi di daerah sendiri.

Menurut Syaharuddin, H. Ilham merupakan salah satu pengusaha muda lokal yang mampu berkembang secara konsisten. Hotel Marza 88 disebut sebagai unit usaha ketiga yang berhasil dijalankan setelah dua usaha sebelumnya berkembang dengan baik dan stabil.

“Ini membuktikan bahwa anak muda Sidrap punya kemampuan besar untuk berkembang. Tinggal bagaimana pemerintah hadir memberi dukungan dan menciptakan suasana usaha yang sehat,” katanya.

Hotel Marza 88 sendiri hadir dengan konsep penginapan modern yang dipadukan dengan fasilitas restoran untuk memenuhi kebutuhan tamu maupun masyarakat umum. Selain menyediakan layanan kamar, pihak manajemen juga membuka Resto Marza 88 sebagai tempat kuliner yang dapat diakses seluruh masyarakat.

General Manager Hotel Marza 88, Andi Fadli, menyampaikan rasa syukur atas dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap perkembangan sektor usaha di Sidrap.

Ia menegaskan bahwa manajemen berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh tamu dengan mengedepankan kenyamanan, kebersihan, dan kualitas layanan.

BACA JUGA  Sidrap Juara Pertumbuhan Ekonomi Sulsel 2025, Tembus 7,71 Persen

“Kami tentu sangat bersyukur atas dukungan pemerintah daerah. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan tamu yang datang ke Sidrap,” ujar Andi Fadli.

Sementara itu, H. Ilham selaku owner menambahkan bahwa kehadiran Resto Marza 88 juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan ruang kuliner yang nyaman bagi masyarakat.

Menurutnya, restoran tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi tamu hotel, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang ingin menikmati berbagai sajian makanan dan minuman.

“Kami ingin Hotel dan Resto Marza 88 menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan, baik tamu dari luar daerah maupun masyarakat Sidrap sendiri,” tuturnya.

Acara peresmian turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kadis PMPTSP Andi Nirwan, Plt. Kepala BKPSDM Andi Bustanil, Kabid Pariwisata Andi Awaluddin, Camat Maritengngae Firman, serta Lurah Rijang Pittu bersama tamu undangan lainnya.

Dengan bertambahnya fasilitas penginapan representatif di Sidrap, pemerintah daerah optimistis sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan semakin berkembang. Kehadiran Hotel Marza 88 diharapkan menjadi simbol bangkitnya investasi lokal sekaligus membuka peluang kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

MC Erika Panen Pujian, Sukses Hidupkan Atmosfer Pembukaan Porsenijar PGRI Sulsel di Stadion Ganggawa

Published

on

KITASULSEL—SIDRAP – Kemegahan pembukaan Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) VII PGRI Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 di Stadion Ganggawa, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (2/7/2026), menyisakan kesan mendalam bagi puluhan ribu peserta dan tamu undangan. Selain sukses menghadirkan seremoni spektakuler, perhatian publik juga tertuju pada penampilan memukau Master of Ceremony (MC) Erika yang tampil penuh percaya diri di hadapan sekitar 72 ribu peserta dari 24 kabupaten dan kota se-Sulawesi Selatan.

Dikenal sebagai salah satu Duta Wisata Sulawesi Selatan, Erika membuktikan kapasitasnya sebagai pembawa acara profesional. Dengan pembawaan yang elegan, komunikatif, dan berwibawa, ia mampu menghidupkan suasana sejak awal hingga akhir acara, menjaga ritme kegiatan tetap dinamis tanpa mengurangi kekhidmatan prosesi resmi.

BACA JUGA  Pemkab Sidrap Terima Kunjungan DPRD Pangkep Bahas Persiapan Porsenijar Sulsel

Kehadiran Erika di panggung utama menjadi salah satu warna tersendiri dalam pembukaan Porsenijar VII PGRI Sulsel. Kepiawaiannya merangkai kata, mengatur tempo acara, serta membangun interaksi dengan ribuan peserta membuat jalannya seremoni berlangsung lancar dan berkesan.

Perhelatan akbar tersebut dihadiri berbagai tokoh penting tingkat provinsi dan nasional. Sebagai tuan rumah, Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, bersama Wakil Bupati Nurkanaah, menyambut langsung para tamu kehormatan yang hadir di tribun utama.

Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Umum PB PGRI, serta para bupati dan wali kota dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan. Kehadiran para pemimpin tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga, seni, dan kreativitas insan pendidikan di bawah naungan PGRI.

BACA JUGA  PT Kotrack Hadir di Sidrap, Petani Kini Lebih Mudah Akses Alsintan Modern

Stadion Ganggawa yang dipadati sekitar 72 ribu peserta menjelma menjadi simbol persatuan dan semangat kebersamaan dunia pendidikan Sulawesi Selatan. Ribuan guru, pelajar, dan kontingen dari seluruh daerah menghadirkan atmosfer yang penuh antusiasme, menjadikan pembukaan Porsenijar tahun ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah penyelenggaraannya.

Di tengah besarnya skala acara, Erika mampu menjalankan tugasnya secara profesional. Ia berhasil menjaga keseimbangan antara protokoler resmi, hiburan, dan komunikasi publik sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, khidmat, namun tetap semarak.

Penampilan tersebut semakin mengukuhkan nama Erika sebagai salah satu MC profesional yang mampu tampil pada agenda berskala besar. Berbekal pengalaman sebagai Duta Wisata Sulawesi Selatan, ia menunjukkan bahwa representasi pariwisata tidak hanya diwujudkan melalui promosi destinasi, tetapi juga melalui kualitas, etika, dan profesionalisme saat tampil di ruang publik.

BACA JUGA  ASN Sidrap Didorong Pahami Taspen Sejak Dini, Bukan Hanya Saat Pensiun

Kesuksesan memandu pembukaan Porsenijar VII PGRI Sulsel 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan karier Erika. Penampilannya di hadapan puluhan ribu peserta sekaligus para pejabat daerah dan nasional menjadi bukti bahwa talenta muda Sulawesi Selatan mampu tampil membanggakan pada panggung-panggung bergengsi, sekaligus memperkuat citra daerah sebagai tuan rumah berbagai event berskala besar.

Continue Reading

Trending