DISKOMINFO KAB SIDRAP
Dinkes Sidrap Perkuat Kepatuhan RKO, Pastikan Ketersediaan Obat di Fasilitas Kesehatan
Kitasulsel–SIDRAP — Dinas Kesehatan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menggelar pertemuan pembinaan pelaporan dan evaluasi kepatuhan Rencana Kebutuhan Obat (RKO) di Hotel Grand Sidny, Kecamatan Maritengngae, Kamis (16/4/2026).
Mengusung tema “Sinkronisasi Perencanaan dan Realisasi Menjamin Ketersediaan Obat Pelayanan Kesehatan Dasar di Bumi Nene Mallomo”, kegiatan ini diikuti para pengelola farmasi dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sidrap.
Fokus utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan akurasi pelaporan, kepatuhan terhadap RKO, serta mengevaluasi kesesuaian antara perencanaan dan realisasi kebutuhan obat. Langkah ini dinilai penting guna memperkuat tata kelola perencanaan dan distribusi obat di daerah.
Pertemuan ini dihadiri Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, dr. Ishak, S.K.M., M.Kes.; Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Nuryadin Tahiruddin, S.Farm., Apt., M.Adm.Kes.; Penanggung Jawab Tim Kefarmasian, Bedosari Anton, S.Si., Apt., M.Kes.; serta sejumlah pemangku kepentingan di lingkup Dinas Kesehatan Sidrap.
Hadir sebagai narasumber, Fahmiani Bunianis, S.K.M., M.Kes., selaku Administrator Kesehatan sekaligus anggota Tim Kerja Kefarmasian Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Selain itu, materi juga disampaikan secara daring oleh Henny Yulisa Manalu, S.Farm., dari Tim Kerja Perencanaan Kebutuhan Obat, Vaksin, dan BMHP Direktorat Pengelolaan dan Pelayanan Farmasi, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Dalam sambutannya, dr. Ishak menegaskan pentingnya sinkronisasi data antara perencanaan dan realisasi agar tidak terjadi kekosongan maupun penumpukan obat di fasilitas kesehatan.
“Ketersediaan obat yang tepat jenis, tepat jumlah, dan tepat waktu merupakan kunci dalam menjamin mutu pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan yang melibatkan lintas tingkatan pemerintahan ini diharapkan mampu meningkatkan ketertiban pengelola obat, khususnya di tingkat puskesmas, dalam menyusun dan melaporkan RKO secara berkala.
“Kepatuhan dalam pelaporan dan evaluasi akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang lebih akurat dan responsif,” tambahnya.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan evaluasi bersama terkait berbagai kendala di lapangan, mulai dari distribusi obat, keterbatasan anggaran, hingga pengelolaan stok.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Sidrap berharap terwujud sistem perencanaan dan pengelolaan obat yang lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, pelayanan kesehatan dasar di Bumi Nene Mallomo dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta memastikan masyarakat memperoleh akses obat yang aman, bermutu, dan terjangkau secara merata.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login