Connect with us

DPRD Kota Makassar

Pemkot Makassar Kembali Raih Opini WTP dari BPK, Pertahankan Prestasi Lima Tahun Berturut-turut

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan capaian membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Pemkot Makassar sukses meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sulawesi Selatan.

Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut berlangsung di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Jalan AP Pettarani, Makassar, Senin (25/5/2026). Dokumen LHP diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Sulsel, Winner Franky Halomoan Manalu, kepada Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman.

Raihan tersebut menjadi prestasi istimewa bagi Kota Makassar karena berhasil mempertahankan opini WTP selama lima tahun berturut-turut sejak 2021 hingga 2025. Capaian itu sekaligus menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

BACA JUGA  Serap Aspirasi Warga Rappocini, Andi Suhada Siap Perjuangkan Penambahan Armada Sampah

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, opini WTP bukan hanya hasil kerja pemerintah semata, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen, mulai dari DPRD, Forkopimda, hingga dukungan masyarakat Kota Makassar.

Munafri yang akrab disapa Appi menegaskan bahwa capaian WTP menjadi indikator penting bahwa sistem pengelolaan keuangan daerah di Kota Makassar terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Ia menyebut sejumlah temuan yang sebelumnya kerap berulang kini semakin berkurang berkat pembenahan sistem yang dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sektor pemerintahan.

“Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemerintah Kota Makassar untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA  Dilantik jadi Ketua DPRD Makassar, Supratman: Titip Doa, Semoga Bisa Laksanakan Amanah Ini

Meski demikian, Appi mengingatkan bahwa opini WTP bukanlah akhir dari proses pembenahan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, masih terdapat sejumlah rekomendasi dan catatan dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti demi meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran daerah ke depan.

Ia juga menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah tidak boleh hanya berorientasi pada kepatuhan administrasi semata, tetapi harus mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Anggaran daerah harus benar-benar dirasakan dampaknya oleh masyarakat melalui pembangunan dan pelayanan publik yang semakin baik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sulawesi Selatan, Winner Franky Halomoan Manalu, menjelaskan bahwa pemeriksaan LKPD Tahun Anggaran 2025 dilakukan secara ketat dan mendalam sesuai Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.

Menurutnya, pemeriksaan tersebut mencakup kesesuaian laporan dengan Standar Akuntansi Pemerintahan, efektivitas sistem pengendalian internal, tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kecukupan pengungkapan laporan keuangan.

BACA JUGA  Pelantikan DPRD Makassar 2024, Sejarah Baru dengan Gaya Sederhana

Winner menambahkan, seluruh rekomendasi yang tertuang dalam LHP telah melalui proses pembahasan bersama pemerintah daerah dan DPRD sebelum laporan diterbitkan secara resmi.

Ia juga mengingatkan agar seluruh rekomendasi BPK segera ditindaklanjuti paling lambat 60 hari setelah laporan diterima sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004.

Keberhasilan Kota Makassar mempertahankan opini WTP lima tahun berturut-turut dinilai menjadi sinyal positif bagi pembangunan daerah. Prestasi tersebut tidak hanya mencerminkan disiplin dalam pengelolaan keuangan, tetapi juga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Dengan capaian ini, Pemerintah Kota Makassar berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan di berbagai sektor.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DPRD Kota Makassar

DPRD Makassar dan KompasTV Perkuat Sinergi Kelembagaan Lewat Audiensi Hangat

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Suasana hangat penuh keakraban mewarnai pertemuan antara Wakil Ketua I DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika, bersama jajaran redaksi KompasTV di rumah jabatan Wakil Ketua DPRD Kota Makassar.

Audiensi tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antara legislatif dan media massa guna membangun komunikasi publik yang lebih harmonis dan konstruktif.

Didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol DPRD Kota Makassar, Andi Salman Baso, Andi Suharmika menyambut langsung kedatangan rombongan KompasTV dengan penuh keterbukaan. Pertemuan berlangsung santai namun sarat makna, mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Silaturahmi tersebut tidak hanya menjadi agenda formal kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang dialog produktif untuk membahas pentingnya kolaborasi antara media dan pemerintah daerah.

BACA JUGA  Legislator DPRD Makassar Kunjungi Korban Banjir di Katimbang dan Paccerakkang

Kedua pihak menilai sinergi yang baik antara lembaga legislatif dan media mampu menghadirkan informasi yang lebih edukatif, berimbang, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Andi Suharmika menyampaikan apresiasi terhadap peran media, khususnya KompasTV, yang selama ini aktif memberitakan berbagai perkembangan pembangunan dan dinamika pemerintahan di Kota Makassar.

Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Keterbukaan informasi publik menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan terpercaya. Karena itu, hubungan harmonis dengan insan pers perlu terus dijaga agar arus informasi dapat tersampaikan secara objektif dan bertanggung jawab,” ujarnya.

BACA JUGA  Apiaty Amin Syam Tekankan Orang Tua Soal Pendidikan Terbaik untuk Anak

Ia juga berharap media massa terus menghadirkan pemberitaan yang tidak hanya cepat, tetapi memiliki nilai edukasi di tengah derasnya arus informasi digital saat ini.

Menurut Andi Suharmika, media profesional memiliki peran penting dalam menjaga kualitas serta kredibilitas informasi di ruang publik.

Sementara itu, jajaran redaksi KompasTV menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung penyebaran informasi pembangunan daerah secara berimbang dan konstruktif. Mereka juga mengapresiasi keterbukaan DPRD Kota Makassar dalam membangun komunikasi yang sehat bersama media.

Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat bahwa kolaborasi antara lembaga legislatif dan media bukan hanya sebatas hubungan kerja, tetapi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan ruang publik yang informatif dan demokratis.

BACA JUGA  Imam Musakkar Berikan Edukasi Terkait Pentingnya Rutin Membayar Retribusi Sampah untuk Kebersihan Lingkungan

Di tengah tantangan era komunikasi modern, kehadiran media yang independen dan lembaga pemerintahan yang terbuka dinilai menjadi kombinasi penting dalam membangun kepercayaan publik.

Karena itu, dialog dan silaturahmi seperti ini dianggap strategis untuk terus dipertahankan demi menghadirkan komunikasi publik yang sehat dan transparan.

Audiensi yang berlangsung penuh keakraban itu ditutup dengan semangat kebersamaan dan harapan akan terjalinnya kerja sama yang semakin erat di masa mendatang.

DPRD Kota Makassar dan KompasTV optimistis bahwa sinergi positif antara pemerintah dan media akan membawa dampak baik bagi masyarakat serta kemajuan Kota Makassar.

Continue Reading

Trending