NEWS
Kinerja Diakui Arab Saudi, PT Annur Maarif Raih Predikat Excellent pada Musim Umrah 1447 H”
Kitasulsel—Jeddah, Arab Saudi – PT Annur Maarif mencatatkan capaian membanggakan di tingkat internasional setelah memperoleh predikat Hijau (Excellent) dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada musim Umrah 1447 Hijriah. Penghargaan tersebut diumumkan dalam ajang Labbaitom Award yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Minggu, 31 Mei 2026.
Predikat Hijau (Excellent) merupakan salah satu indikator penilaian yang diberikan kepada perusahaan dan penyedia layanan yang dinilai mampu memenuhi standar pelayanan, kepatuhan administrasi, serta kualitas operasional dalam penyelenggaraan layanan umrah dan haji. Penilaian tersebut dilakukan berdasarkan berbagai aspek, mulai dari ketepatan administrasi, kualitas pelayanan jamaah, efektivitas koordinasi, hingga konsistensi dalam menjalankan standar yang ditetapkan otoritas Arab Saudi.
Sebagai salah satu perusahaan yang berperan sebagai wakil luar negeri (overseas agent) dan provider visa umrah, PT Annur Maarif dinilai berhasil menunjukkan performa yang konsisten sepanjang musim Umrah 1447 H. Capaian tersebut sekaligus menjadi pengakuan atas komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran pelayanan jamaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menempatkan aspek pelayanan jamaah sebagai salah satu indikator utama dalam proses evaluasi. Selain kepatuhan terhadap regulasi, perusahaan juga dituntut untuk mampu menghadirkan sistem pelayanan yang cepat, akurat, dan berorientasi pada kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah.
Co-Founder PT Annur Maarif, Dr. H. Bunyamin M. Yapid, Lc., M.H., menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima perusahaan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur perusahaan yang selama ini berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah.
“Kami bekerja dengan niat dan komitmen untuk melayani tamu-tamu Allah sebaik mungkin. Penilaian ini berasal dari lembaga resmi di luar sistem internal kami, yaitu langsung dari institusi tertinggi yang menangani urusan haji dan umrah di Arab Saudi. Tentu ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh jamaah,” ujar Dr. Bunyamin.
Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukanlah tujuan akhir, melainkan amanah yang harus dijaga melalui peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh otoritas Arab Saudi menjadi bukti bahwa pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan jamaah akan mendapatkan apresiasi.
Lebih lanjut, Dr. Bunyamin menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja, jamaah, dan tim pendukung PT Annur Maarif yang selama ini berkontribusi dalam menjaga standar pelayanan perusahaan.
“Apa yang kita capai hari ini merupakan hasil kerja bersama. Capaian ini tidak mungkin terwujud tanpa dukungan jamaah, mitra kerja, serta seluruh tim yang bekerja secara profesional dan terstruktur. Saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi yang telah diberikan untuk PT Annur Maarif. Predikat yang kita raih saat ini akan menjadi pondasi yang kuat untuk terus berkontribusi bagi umat, khususnya dalam pelayanan visa dan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah,” katanya.
Pencapaian predikat Hijau (Excellent) juga memperkuat posisi PT Annur Maarif sebagai salah satu perusahaan yang terus berupaya menjaga kepercayaan jamaah melalui pelayanan yang transparan, profesional, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku di Arab Saudi.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan umrah yang aman dan terpercaya, pengakuan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menjadi indikator penting atas kualitas tata kelola perusahaan. Dengan capaian tersebut, PT Annur Maarif berharap dapat terus memperluas kontribusinya dalam mendukung penyelenggaraan ibadah umrah yang nyaman, tertib, dan bermartabat bagi seluruh jamaah.
“Melayani tamu Allah bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, profesionalisme, dan penuh tanggung jawab,” tutup Dr. Bunyamin.
NEWS
Pemprov Sulsel Apresiasi Peran Pers pada Konferensi PWI Sulsel 2026, Suwardi Thahir Terpilih Aklamasi
Kitasulsel–MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers, khususnya keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel, yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga ruang informasi publik yang sehat, edukatif, dan mencerdaskan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam Konferensi Provinsi PWI Sulsel yang digelar di Gedung Graha Pena, Makassar, Selasa (2/6/2026). Forum organisasi tersebut menjadi momentum penting untuk memilih kepengurusan baru sekaligus memperkuat arah pengembangan profesi wartawan di Sulawesi Selatan di tengah perubahan lanskap media yang berlangsung sangat cepat.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sulsel, Muhammad Arafah, yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Sulawesi Selatan, berharap PWI Sulsel terus menjadi organisasi profesi yang mampu menjaga independensi, integritas, dan profesionalisme wartawan di tengah tantangan era digital yang semakin kompleks.
Menurutnya, hubungan yang sehat antara pemerintah dan insan pers merupakan salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga kualitas demokrasi.
“Hubungan sinergisitas adalah salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah. Karena itu, saya mengajak seluruh anggota PWI untuk terus bersama kami dalam membangun Sulawesi Selatan yang lebih maju dan berkarakter,” ujar Muhammad Arafah membacakan sambutan Gubernur.
Pada kesempatan tersebut, Arafah juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk terus mendukung kebebasan pers yang bertanggung jawab.
Menurutnya, pers memiliki peran penting dalam kehidupan demokrasi, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawal transparansi dan jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat.
“Kita menyadari bahwa arus informasi hari ini bergerak sangat cepat. Di satu sisi, teknologi membuka akses informasi yang luas. Namun, di sisi lain, tantangan seperti disinformasi, hoaks, dan polarisasi sosial juga semakin besar,” katanya.
Dalam kondisi tersebut, lanjutnya, PWI sebagai organisasi wartawan tertua dan terbesar di Indonesia memikul tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas profesi jurnalistik.
“PWI dituntut untuk terus menjadi benteng profesionalisme, menjaga standar kompetensi anggotanya, dan memastikan setiap karya jurnalistik yang lahir dari organisasi ini dapat dipercaya, berimbang, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan pers yang profesional menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun literasi informasi publik, memperkuat partisipasi masyarakat, serta menjaga ruang demokrasi yang sehat di daerah.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Sulsel, Zulkifli Gani Ottoh, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang selama ini memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan, salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Menurut Zulkifli, peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan mendesak di tengah perkembangan teknologi informasi dan perubahan pola kerja jurnalistik.
“Di era digital, wartawan dituntut untuk terus meningkatkan sumber daya manusianya dan kualitas profesinya. Peningkatan kualitas SDM ini mendapat dukungan dari Wali Kota Makassar, Gubernur Sulawesi Selatan, serta sejumlah kepala daerah lainnya yang menugaskan Dinas Kominfo untuk mendukung pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan. Atas dukungan tersebut, pelaksanaan UKW berjalan dengan baik,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Djoko Tetuko, berharap pelaksanaan Konferensi Provinsi PWI Sulsel dapat berlangsung lancar dan menghasilkan kepengurusan yang semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi organisasi.
Menurutnya, kepengurusan yang kuat dan profesional akan menjadi modal penting bagi PWI Sulsel untuk terus beradaptasi menghadapi tantangan industri media sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap profesi wartawan.
Konferensi Provinsi PWI Sulsel tahun ini menetapkan Suwardi Thahir sebagai Ketua PWI Sulsel periode 2026–2031. Suwardi terpilih secara aklamasi dalam forum konferensi tersebut.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login