DISKOMINFO KAB SIDRAP
Kalosi Alau Masuk Verifikasi Lomba Desa Sulsel 2026, Bupati Sidrap Optimistis Raih Juara
Kitasulsel–SIDRAP – Desa Kalosi Alau, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), resmi memasuki tahap verifikasi lapangan Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, Kamis (23/7/2026). Berbekal berbagai inovasi di bidang pertanian, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga tata kelola pemerintahan desa, Kalosi Alau diyakini mampu bersaing menjadi yang terbaik di tingkat provinsi.
Tim verifikasi dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh. Kedatangannya bersama rombongan disambut dengan tarian adat Paduppa di Kantor Desa Kalosi Alau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas PMDPPA Sidrap Andi Surya Praja Hadiningrat, Camat Dua Pitue Andi Purnama, Kepala Desa Kalosi Alau Andi Apris, jajaran Forkopimcam, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif menyampaikan optimisme tinggi terhadap peluang Desa Kalosi Alau meraih prestasi terbaik pada ajang tersebut. Menurutnya, desa yang berada di wilayah perbatasan itu telah menunjukkan kemajuan signifikan di berbagai sektor pembangunan.
“Insya Allah Desa Kalosi Alau mampu berprestasi dan membawa nama Kabupaten Sidrap menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” ujar Syaharuddin.
Sementara itu, Muhammad Saleh menjelaskan bahwa verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara dokumen administrasi yang telah disampaikan pemerintah desa dengan kondisi nyata di lapangan.
Ia mengungkapkan telah beberapa kali melintasi Desa Kalosi Alau sejak 2024 hingga awal 2025 dan melihat langsung perkembangan desa tersebut.
“Saya kira tidak salah Pemda Sidrap menetapkan Desa Kalosi Alau sebagai yang terbaik untuk mewakili Kabupaten Sidrap pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.
Menurut Muhammad Saleh, lomba desa bukan semata-mata mencari pemenang, melainkan menjadi sarana mendorong lahirnya inovasi pembangunan desa yang dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Ia juga menilai perubahan yang terjadi di Kabupaten Sidrap dalam sekitar 18 bulan terakhir telah memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Bupati Syaharuddin menjelaskan Desa Kalosi Alau memiliki empat dusun dengan sekitar 2.600 penduduk dan lebih dari 800 kepala keluarga. Mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian modern, selain perikanan, perkebunan, peternakan, perdagangan, industri, dan UMKM.
Desa tersebut memiliki sekitar 921 hektare lahan sawah yang menjadi penopang utama perekonomian. Berkat penerapan sistem pertanian modern, produktivitas gabah meningkat dari sebelumnya sekitar 6–7 ton per hektare menjadi 10–11 ton per hektare.
“Peningkatan hasil panen ini berdampak langsung terhadap naiknya pendapatan masyarakat,” ungkap Syaharuddin.
Selain pertanian, Kalosi Alau juga dinilai berhasil menghadirkan berbagai inovasi pelayanan masyarakat melalui pengelolaan BUMDes yang aktif, Bank Sampah yang berjalan optimal, serta keterlibatan langsung kepala desa dalam mendampingi petani dan warga.
Pada kesempatan tersebut, Syaharuddin juga memaparkan lima program prioritas Pemerintah Kabupaten Sidrap, yakni Sidrap Bersih, Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, Sidrap Aman dan Religius, serta Sidrap Maju dan Sejahtera.
Kelima program itu diarahkan untuk mewujudkan empat target besar Kabupaten Sidrap sebagai Lumbung Beras Indonesia, Lumbung Telur Indonesia, Lumbung Energi Terbarukan Indonesia, dan Penghafal Al-Qur’an Indonesia.
Ia juga menyampaikan bahwa penyaluran dana desa di Kabupaten Sidrap berjalan optimal. Bahkan, berdasarkan penilaian Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Sidrap pernah menempati peringkat kedua nasional dalam pencairan dana desa.
Di bidang pelayanan dasar, seluruh warga Desa Kalosi Alau telah mendapatkan jaminan BPJS Kesehatan yang dibiayai pemerintah daerah. Sementara pada sektor pendidikan, anak-anak dari keluarga kurang mampu diarahkan mengikuti Program Sekolah Rakyat serta difasilitasi melalui Program Indonesia Pintar (PIP) untuk melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Sementara itu, Kepala Desa Kalosi Alau, Andi Apris, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Bupati Syaharuddin Alrif dan Wakil Bupati Nurkanaah sehingga desanya dipercaya mewakili Kabupaten Sidrap dalam lomba tingkat provinsi.
Ia berharap seluruh hasil penilaian tim verifikasi sesuai dengan dokumen administrasi yang telah diunggah maupun kondisi riil di lapangan.
“Mudah-mudahan apa yang nanti dilihat dan dinilai oleh tim sesuai dengan apa yang telah kami unggah dan apa yang ada di lapangan,” ujarnya.
Andi Apris juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mempersiapkan desa menghadapi penilaian. Ia berharap Desa Kalosi Alau mampu meraih hasil terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sidrap di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Kelurahan Kadidi Jalani Verifikasi Lomba Tingkat Provinsi Sulsel, Bupati Sidrap Optimistis Raih Prestasi
Kitasulsel–SIDRAP – Tim Verifikasi Lapangan Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 melakukan kunjungan ke Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (23/7/2026). Verifikasi ini menjadi bagian dari rangkaian penilaian terhadap Kelurahan Kadidi yang dipercaya mewakili Kabupaten Sidrap pada ajang tingkat provinsi.
Kedatangan tim verifikasi disambut langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak Andi Surya Praja Hadiningrat, Camat Panca Rijang Faradila Bakri, jajaran kepala OPD, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada Tim Verifikasi Provinsi Sulawesi Selatan yang hadir untuk melakukan penilaian secara objektif di lapangan.
Menurutnya, tujuan utama Lomba Desa dan Kelurahan bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, kepemimpinan yang kuat, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana desa dan kelurahan mampu menghadirkan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syaharuddin.
Ia memaparkan, Kelurahan Kadidi memiliki potensi yang sangat lengkap, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perdagangan, industri, hingga UMKM yang terus berkembang dan menjadi penggerak perekonomian masyarakat. Selain itu, tingginya partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.
Syaharuddin juga menyoroti budaya masyarakat Kadidi yang rutin menunaikan zakat mal melalui Baznas setiap selesai panen sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu warga kurang mampu.
Di sektor pertanian, peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 200 menjadi IP 300 disebut telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong semakin banyak kegiatan sosial yang didukung melalui swadaya masyarakat.
Sementara di bidang lingkungan, Pemerintah Kelurahan Kadidi secara konsisten menggelar aksi bersih setiap hari Jumat yang melibatkan pelajar SD, SMP, SMA, hingga masyarakat sebagai upaya membangun budaya hidup bersih sejak dini.
“Tentu Lurah Kadidi berani mengikuti lomba ini. Saya yakin ini soal semangat dan mental juara. Bukan soal hadiah atau bantuan, tetapi prestasi yang nilainya tidak bisa diukur dengan rupiah,” tegas Syaharuddin.
Ketua Tim Verifikasi Lapangan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari administrasi pemerintahan, kelengkapan sarana dan prasarana, inovasi yang dikembangkan, hingga kesesuaian kondisi riil di lapangan.
Ia mengatakan tema Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026, “Transformasi Desa dan Kelurahan Sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”, mencerminkan komitmen untuk memperkuat peran desa dan kelurahan dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang inklusif serta berkelanjutan.
Muhammad Saleh juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan terus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui penguatan koperasi, UMKM, BUM Desa, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Lurah Kadidi, Rusmin Malik, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kelurahan Kadidi untuk mewakili Kabupaten Sidrap pada ajang tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah kelurahan bersama masyarakat telah mempersiapkan diri secara maksimal dan optimistis mampu memberikan hasil terbaik.
“Terima kasih atas kepercayaannya. Kami siap juara,” tandas Rusmin penuh optimisme.
Melalui verifikasi lapangan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap Kelurahan Kadidi mampu menunjukkan berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang telah dilakukan, sehingga dapat mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi terbaik pada Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login