Business
Investasi Swasta di IKN Tembus Rp74,54 Triliun, Otorita Buka Peluang Kolaborasi dengan Daerah
Kitasulsel–PENAJAMPASERUTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) mengungkapkan minat investor terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan tren positif. Hingga awal Agustus 2026, sebanyak 67 investor swasta telah menanamkan modal dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai Rp74,54 triliun.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan sektor swasta terhadap pembangunan ibu kota baru yang berlokasi di Kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Pernyataan itu disampaikan Basuki saat menerima kunjungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam pertemuan yang membahas peluang investasi dan kerja sama pembangunan di kawasan IKN, Jumat (7/8/2026).
Dalam kesempatan itu hadir Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama para bupati dan wakil bupati dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.
Basuki menjelaskan pembangunan IKN dibiayai melalui berbagai sumber pendanaan. Selain investasi swasta, pemerintah juga mengoptimalkan pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU), serta hibah.
Menurutnya, hingga saat ini nilai proyek yang telah berjalan melalui skema KPBU telah mencapai sekitar Rp134,22 triliun, menunjukkan semakin besarnya partisipasi dunia usaha dalam mendukung pembangunan ibu kota negara.
Untuk mempercepat pengembangan kawasan, Otorita IKN juga terus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Kerja sama tersebut tidak hanya difokuskan pada investasi, tetapi juga mencakup penyediaan barang dan jasa, pengembangan sumber daya manusia, industri kreatif, hingga sektor pariwisata.
Basuki menegaskan setiap investor yang berminat berinvestasi di IKN akan memperoleh pelayanan yang maksimal. Ia juga menyebut daerah yang menjalin kemitraan dengan Otorita IKN berpeluang mendapatkan berbagai insentif fiskal sebagai bentuk dukungan pemerintah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan Otorita IKN. Menurutnya, pendekatan pembangunan yang selama ini diterapkan di Jawa Tengah mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan dapat menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan ibu kota baru.
Melalui kemitraan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berharap dapat memperluas peluang investasi, meningkatkan kerja sama antardaerah, serta menciptakan manfaat ekonomi yang saling menguntungkan bagi pembangunan IKN maupun pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login