Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Balantang Juara Piala Kemerdekaan Malili, Taklukkan Lakawali Pantai Lewat Adu Penalti

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Desa Balantang berhasil meraih gelar juara Turnamen Sepak Bola Piala Kemerdekaan antar desa se-Kecamatan Malili 2026 setelah mengalahkan Desa Lakawali Pantai melalui drama adu penalti.

Turnamen yang berlangsung di Lapangan Birawa, Desa Balantang, tersebut resmi ditutup pada Ahad (16/8/2026) setelah digelar sejak 31 Juli 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Laga final yang mempertemukan Balantang dan Lakawali Pantai berlangsung ketat. Kedua kesebelasan sama-sama menunjukkan permainan agresif hingga waktu pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu tendangan penalti. Balantang tampil lebih efektif setelah hanya satu eksekutornya yang gagal mencetak gol. Sementara itu, dua penendang dari Lakawali Pantai tidak mampu menuntaskan tugasnya.

BACA JUGA  Pemerintah Desa Kasintuwu Fokus Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif

Balantang akhirnya menang dengan skor 3-2 dalam adu penalti sekaligus memastikan diri sebagai kampiun Piala Kemerdekaan antar desa se-Kecamatan Malili Tahun 2026.

Penutupan turnamen dilakukan Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparmudora) Kabupaten Luwu Timur, Muhammad Safaat DP. Ia hadir bersama Camat Malili H. Hasimning, Ketua KONI Luwu Timur Herawan, Babinsa, Kapolsek Malili, sejumlah kepala desa, serta ratusan warga.

Dalam sambutannya, Muhammad Safaat DP menilai turnamen tersebut memiliki nilai lebih dari sekadar kompetisi olahraga. Menurutnya, pertandingan sepak bola mampu menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.

“Di lapangan, setiap tim berjuang untuk memenangkan pertandingan. Tetapi di luar lapangan, kita semua adalah satu keluarga besar, satu masyarakat, dan satu bagian dari Kabupaten Luwu Timur,” ujarnya.

BACA JUGA  Wabup Luwu Timur Hadiri HUT ke-24 Palopo, Dorong Sinergi Pembangunan Luwu Raya

Ia juga menyebut sepak bola dapat menjadi media untuk membentuk karakter generasi muda. Nilai kerja sama, kedisiplinan, kekompakan, keberanian, tanggung jawab, hingga sportivitas dapat tumbuh melalui kegiatan olahraga.

Safaat berharap turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya menemukan talenta-talenta muda berbakat dari Luwu Timur.

“Turnamen sepak bola seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata bagaimana kita mengisi kemerdekaan. Saya berharap dari Lapangan Birawa ini lahir pemain-pemain muda berbakat yang kelak dapat memperkuat klub, menjadi atlet profesional, bahkan membawa nama Luwu Timur ke tingkat provinsi dan nasional,” katanya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, pemerintah desa dan kecamatan, peserta, aparat keamanan, serta masyarakat yang telah mendukung kelancaran turnamen sejak awal hingga penutupan.

BACA JUGA  IKUB Luwu Timur Terus Meningkat, Jadi Bukti Kuatnya Kerukunan Antarumat Beragama

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola yang berkualitas, dan semakin mempererat persaudaraan masyarakat Desa Balantang dan seluruh masyarakat Luwu Timur,” pungkasnya.

Adapun hasil akhir turnamen menempatkan Desa Balantang sebagai juara pertama, disusul Desa Lakawali Pantai sebagai juara kedua. Sementara Desa Manurung dan Laskap meraih posisi juara ketiga bersama.

Kesuksesan Balantang meraih gelar juara melalui adu penalti menutup turnamen dengan pertandingan dramatis sekaligus menambah kemeriahan perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Malili.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending