Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Pemerintah Desa Kasintuwu Fokus Ciptakan Lingkungan Aman dan Kondusif

Published

on

Kitasulsel–MANGKUTANA — Pemerintah Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, memperkuat sinergi bersama aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama pelaksanaan Perayaan Ibadah Paskah yang digelar pemerintah desa bersama BPD dan Badan Kerjasama Seluruh Gereja (BKSG), Jumat (15/05/2026).

Kolaborasi antara pemerintah desa dan aparat keamanan tersebut membuat rangkaian ibadah umat Kristiani di Desa Kasintuwu berlangsung aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan personel Polsek Mangkutana sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah Kecamatan Mangkutana.

Kepala Desa Kasintuwu, Suprianus, mengatakan keterlibatan aparat keamanan menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat saat menjalankan kegiatan keagamaan.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan aparat kepolisian perlu terus diperkuat demi menjaga harmonisasi sosial dan ketertiban lingkungan desa.

BACA JUGA  Bupati Luwu Timur Lepas 79 Peserta Program Mandalish Batch 1 Tahun 2026

“Kami bersyukur karena kegiatan ibadah berjalan lancar berkat dukungan semua pihak, termasuk pengamanan dari kepolisian. Ini menunjukkan sinergi pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas serta toleransi antarumat beragama di desa,” ujarnya.

Ibadah Paskah tersebut dipimpin Pendeta Andreas Massepy dan dihadiri jemaat serta unsur pemerintah desa.

Dalam kegiatan itu, personel Polsek Mangkutana diterjunkan untuk melakukan pengamanan guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung tertib. Personel yang bertugas di antaranya Aiptu Aris, Brigpol Diki Wahyudi, dan Briptu A. Agung N.

Kapolres Luwu Timur menegaskan kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada seluruh warga tanpa membedakan latar belakang agama.

BACA JUGA  Dinkes Lutim Gelar Ekspose Awal Pembangunan RS Malili

“Polri akan terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif, khususnya pada kegiatan keagamaan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, sambutan pemerintah desa, pelaksanaan ibadah hingga penutupan acara. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Sinergi antara pemerintah desa dan aparat keamanan tersebut dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Tinjau Gerakan Pangan Murah, Minta Jangkauan Diperluas hingga Desa

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR – Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di pelataran Lapangan Dinas Pendidikan, Selasa (21/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memastikan program pengendalian inflasi berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam peninjauan itu, Bupati Irwan menyempatkan diri berdialog dengan masyarakat yang berbelanja serta memantau ketersediaan berbagai bahan pangan pokok yang dijual dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Gerakan Pangan Murah merupakan program rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP). Program ini bertujuan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Musrenbang Perempuan, Anak dan Disabilitas 2026

Agar pelaksanaannya semakin optimal, Bupati Irwan memberikan sejumlah arahan kepada penyelenggara. Ia meminta penambahan fasilitas pendukung, seperti tenda berukuran besar, serta penambahan petugas agar masyarakat dapat berbelanja dengan lebih nyaman dan pelayanan berlangsung lebih cepat.

“GPM ini harus terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya, termasuk ke kecamatan dan desa, agar bisa memudahkan masyarakat dan manfaatnya bisa dirasakan lebih merata,” tegas Irwan.

Pada kegiatan tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga aneka sayuran organik yang dijual mulai Rp5.000 per kemasan. Selain itu, tersedia pula beragam produk olahan hasil perikanan dari pelaku usaha lokal.

BACA JUGA  Fraksi DPRD Apresiasi Kinerja Pemkab Luwu Timur 2025, Beri Catatan Strategis dalam Rapat Paripurna

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DPKP Luwu Timur, Darfan Husain, menjelaskan bahwa Gerakan Pangan Murah akan terus dilaksanakan secara berkala dengan melibatkan vendor lokal guna memastikan pasokan pangan tetap tersedia.

“Kegiatan ini kami laksanakan secara berkala, khususnya di Malili dua kali dalam sebulan, dan juga akan dilakukan di dinas-dinas, kecamatan hingga desa seperti sebelumnya,” jelas Darfan.

Ia berharap pelaksanaan GPM secara berkelanjutan dapat menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menegaskan akan terus memperkuat program-program ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap mudah diakses dengan harga yang terjangkau di seluruh wilayah Luwu Timur.

BACA JUGA  Dinkes Lutim Gelar Ekspose Awal Pembangunan RS Malili
Continue Reading

Trending