Connect with us

Ekonomi

Bahlil Sebut Distribusi BBM dan Listrik di Wilayah Terdampak Gempa NTT Mulai Pulih

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan pemulihan pasokan listrik di sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi mulai menunjukkan perkembangan positif.

Menurut Bahlil, distribusi BBM sempat menghadapi kendala karena sejumlah wilayah terdampak bencana sulit dijangkau akibat kerusakan maupun gangguan infrastruktur.

Namun, kondisi tersebut perlahan mulai teratasi sehingga penyaluran BBM dapat kembali dilakukan ke sejumlah daerah yang sebelumnya mengalami hambatan akses.

“Nah, untuk distribusi (BBM) khusus di wilayah bencana seperti NTT, memang ada beberapa daerah yang awalnya itu susah untuk kita masuki karena persoalan infrastruktur,” kata Bahlil kepada wartawan di DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (18/8/2026).

BACA JUGA  BPS: 21 Provinsi Catat Penurunan IPH pada Awal Agustus 2026

“Tapi perlahan-lahan sudah mulai ada perbaikan, termasuk juga listrik,” lanjutnya.

Pemulihan Listrik Dilakukan Bertahap

Selain memastikan distribusi energi, pemerintah juga terus melakukan pemulihan jaringan listrik di kawasan yang terdampak gempa.

Bahlil mengatakan sejumlah daerah sempat mengalami pemadaman setelah gempa mengguncang NTT. Saat ini, pasokan listrik mulai kembali dialirkan secara bertahap.

“Awalnya banyak daerah yang kena itu mati lampu. Sekarang perlahan-lahan sudah bisa kita selesaikan,” ujarnya.

Meski demikian, Bahlil menegaskan pemulihan listrik belum sepenuhnya mencapai 100 persen.

Menurutnya, gardu induk di sejumlah wilayah terdampak telah kembali beroperasi. Namun, penyaluran listrik dari gardu induk menuju lokasi-lokasi yang terdampak masih membutuhkan waktu karena kondisi jaringan dan infrastruktur yang mengalami gangguan.

“Sudah barang tentu belum 100 persen karena gardu induknya itu sudah nyala, tapi untuk supply ke lokasinya itu yang membutuhkan beberapa waktu lagi sedikit,” jelasnya.

BACA JUGA  IHSG Dibuka Menguat 0,30 Persen, Rupiah Melemah ke Rp17.974 per Dolar AS

Akses Infrastruktur Jadi Kendala

Bencana gempa tidak hanya berdampak terhadap bangunan milik warga, tetapi juga mengganggu sejumlah infrastruktur penting yang menjadi jalur distribusi energi.

Kerusakan maupun gangguan akses membuat proses pengiriman BBM ke beberapa wilayah membutuhkan penanganan khusus.

Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan perbaikan dan membuka akses menuju kawasan terdampak agar kebutuhan energi masyarakat dapat kembali dipenuhi.

Pemulihan listrik juga dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan infrastruktur kelistrikan yang menjadi bagian penting dalam mendukung aktivitas masyarakat dan penanganan pascabencana.

Gempa 7,7 Magnitudo Guncang NTT

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB.

BACA JUGA  OJK Pastikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis Siap Beroperasi 1 Januari 2027

Pusat gempa dilaporkan berada di wilayah Nagekeo dengan kedalaman sekitar 15 kilometer.

Gempa tersebut menimbulkan dampak di sejumlah wilayah, termasuk kerusakan bangunan dan infrastruktur. Bencana juga memicu longsor dan mengganggu akses transportasi serta distribusi energi.

Di tengah proses pemulihan, pemerintah terus memastikan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk BBM dan listrik, dapat kembali terpenuhi.

Perbaikan infrastruktur dan pemulihan jaringan listrik menjadi bagian penting dari upaya mempercepat aktivitas masyarakat di wilayah terdampak agar secara bertahap dapat kembali normal.

Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan proses distribusi energi dan pemulihan kelistrikan berjalan hingga seluruh wilayah terdampak kembali mendapatkan layanan secara optimal.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending