Provinsi Sulawesi Selatan
Kemarau Tak Lama Lagi Berakhir, Warga Sulsel Diminta Bersiap Sambut Musim Hujan
KITASULSEL — MAKASSAR— Musim kemarau tak lama lagi diperkirakan berakhir. Masyarakat Sulawesi Selatan mulai diingatkan untuk bersiap menghadapi perubahan cuaca menuju musim hujan, terutama dengan mempersiapkan kondisi lingkungan sejak dini.
Masa peralihan musim perlu menjadi momentum untuk mengecek kembali berbagai fasilitas lingkungan yang selama kemarau mungkin tidak terlalu diperhatikan. Drainase, selokan, kanal hingga jalur pembuangan air perlu dipastikan dalam kondisi baik dan mampu menjalankan fungsinya ketika hujan kembali turun.
Warga diimbau melakukan kerja bakti membersihkan saluran air dari sampah, lumpur, daun kering dan berbagai material yang berpotensi menghambat aliran. Drainase yang rusak, tertutup atau mengalami pendangkalan juga perlu segera dibenahi agar fungsi aliran air kembali normal.
Hal ini penting karena hujan dengan intensitas tinggi dapat membuat saluran yang tidak mampu menampung debit air lebih cepat meluap. Genangan bahkan dapat berkembang menjadi banjir apabila air tidak memiliki jalur aliran yang memadai.
Pencegahan juga harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari. Masyarakat diminta tidak membuang sampah ke selokan, kanal maupun sungai. Lingkungan sekitar rumah juga perlu dibersihkan, sementara pohon-pohon tua atau dahan yang rapuh sebaiknya diperiksa untuk mengantisipasi tumbang ketika hujan disertai angin kencang.
Bagi warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor maupun dekat bantaran sungai, kesiapsiagaan perlu ditingkatkan. Kenali jalur evakuasi, tentukan lokasi aman dan siapkan dokumen serta barang penting apabila sewaktu-waktu harus mengungsi.
Saat hujan deras terjadi, masyarakat juga diminta tidak memaksakan perjalanan melewati jalan yang tergenang. Hindari berteduh di bawah pohon besar atau berada di sekitar tiang dan jaringan listrik ketika angin kencang maupun petir terjadi.
Pemeriksaan atap rumah, talang air, saluran pembuangan dan instalasi listrik juga sebaiknya dilakukan sebelum musim hujan semakin intens. Informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini dari sumber resmi perlu dipantau, terutama ketika terdapat potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem.
Persiapan menghadapi musim hujan bukan hanya menjadi tugas pemerintah. Masyarakat memiliki peran besar dalam mengurangi risiko bencana dengan menjaga lingkungan dan memastikan saluran air tidak tersumbat.
Kemarau tak lama lagi berakhir. Sebelum hujan kembali datang, saatnya membenahi lingkungan, membersihkan selokan dan memastikan setiap drainase kembali berfungsi normal. Langkah sederhana yang dilakukan sejak sekarang dapat membantu mencegah genangan, banjir dan berbagai risiko bencana saat musim hujan tiba.
-
Nasional1 tahun agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
4 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
4 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoDuet Birokrat dan Legislatif, NasDem Usung Syahar-Kanaah di Pilkada Sidrap










You must be logged in to post a comment Login