Connect with us

Entertainment

Penyanyi Jalanan Makassar Kini Belajar Bahasa Inggris dan AI, Setelah PNUP Gelar Pelatihan

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Dari bernyanyi di jalanan, kini belajar Bahasa Inggris dan mengenal kecerdasan buatan. Kelompok Penyanyi Jalanan Kota Makassar mendapat bekal baru dari Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP) untuk memperluas keterampilan sekaligus membuka peluang di tengah dunia kreatif yang semakin digital. Pelatihan tersebut digelar pada 29 Agustus 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kampus 3 Cafe, BTP Makassar, memberikan sejumlah keterampilan tambahan di luar kemampuan bermusik. Peserta mendapatkan materi Bahasa Inggris dasar, etika komunikasi, literasi digital serta pengenalan teknologi AI dalam proses pembelajaran.

Bahasa Inggris menjadi salah satu materi yang relevan dengan aktivitas mereka di ruang publik. Kemampuan tersebut dapat membantu peserta berkomunikasi lebih percaya diri ketika berinteraksi dengan wisatawan maupun masyarakat dari berbagai daerah.

BACA JUGA  Peserta Festival Kelong All Genre Bikin Panggung Makin Seru, Bukan Cuma Andalkan Suara

Sementara itu, literasi digital diarahkan untuk memperluas pemahaman peserta dalam menghadapi perkembangan teknologi dan ruang digital. Pengenalan AI menjadi bagian dari materi untuk mengenalkan teknologi yang kini semakin dekat dengan berbagai aktivitas sehari-hari.

Bekal tersebut berpotensi memberi dampak lebih luas bagi penyanyi jalanan. Selain tetap tampil di ruang publik, mereka memiliki kesempatan memperkenalkan karya melalui platform digital, memperluas jaringan serta membuka peluang baru dalam mengembangkan aktivitas bermusik.

Pelatihan ini juga menunjukkan bahwa pengembangan keterampilan tidak hanya diperuntukkan bagi pelajar atau pekerja profesional. Kelompok masyarakat yang selama ini dikenal melalui aktivitas musik jalanan pun mendapat kesempatan memperoleh pengetahuan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

BACA JUGA  Pengumuman Pemenang Festival Kelong All Genre 2026, Ini Daftar Lengkapnya

Bagi mereka, kemampuan bernyanyi dan bermusik tetap menjadi modal utama. Namun, tambahan keterampilan bahasa dan literasi digital dapat menjadi bekal untuk berkomunikasi lebih luas sekaligus mengikuti perkembangan industri kreatif yang semakin terhubung dengan teknologi.

Program PNUP tersebut mempertemukan musik jalanan, pendidikan dan teknologi dalam satu ruang. Dari ruang publik Kota Makassar, para penyanyi jalanan kini mendapat kesempatan memperluas keterampilan dan melihat lebih banyak peluang untuk berkembang.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending