Connect with us

Entertainment

Rahasia di Balik Karier Freddie Mercury Terungkap , 35 Tahun Setelah Pergi Mary Austin Buka Cerita Sang Legenda

Published

on

KITASULSEL — MAKASSAR — Freddie Mercury sudah 35 tahun meninggalkan dunia. Namun, cerita tentang sang vokalis Queen ternyata masih menyimpan sisi yang belum banyak diketahui publik.

Kali ini, cerita tersebut datang dari Mary Austin, perempuan yang pernah menjadi kekasih sekaligus tunangan Freddie, sebelum hubungan mereka berubah menjadi persahabatan yang bertahan hingga akhir hidup sang legenda.

Dalam wawancara langka dengan The Guardian yang terbit 1 September 2026, Mary kembali membuka cerita tentang Freddie Mercury. Wawancara itu muncul menjelang tanggal yang seharusnya menjadi ulang tahun Freddie ke-80 pada 5 September.

Mary bertemu Freddie sekitar 1970. Keduanya kemudian tinggal bersama, menjalin hubungan romantis dan bertunangan pada 1973.

Namun, hubungan mereka berubah ketika Freddie mengungkapkan ketertarikannya kepada pria. Pertunangan itu akhirnya berakhir, tetapi kedekatan keduanya justru bertahan selama bertahun-tahun.

Bagi Freddie, Mary bukan lagi sekadar mantan kekasih.

Ia menjadi salah satu orang yang paling dipercaya dalam kehidupan pribadi sang penyanyi.

BACA JUGA  Sebelum Piala Musik Indonesia Dibagikan, AMI Awards 2026 Mulai Memanaskan Perjalanan

Empat Peti yang Menyimpan Jejak Freddie

Salah satu bagian paling menarik dari cerita Mary adalah tentang empat peti perak yang telah disimpannya sejak pertengahan 1980-an.

Di dalamnya terdapat manuskrip tulisan tangan Freddie, termasuk lirik lagu-lagu Queen seperti “Don’t Stop Me Now”, “Killer Queen”, “We Are the Champions” dan “Bohemian Rhapsody”.

Mary mengatakan bahwa membuka kembali peninggalan tersebut selama bertahun-tahun terasa terlalu berat secara emosional.

Bahkan ketika akhirnya membuka salah satu peti pada 2022, ia hanya melihat isinya sebentar sebelum kembali menutupnya.

Kini sebagian peninggalan tersebut mulai dibuka kepada publik melalui buku Freddie Mercury: A Life in Lyrics, yang menghadirkan lirik tulisan tangan, foto dan cerita pribadi Mary tentang proses kreatif Freddie.

Dengan begitu, publik tidak hanya melihat Freddie sebagai vokalis flamboyan di atas panggung, tetapi juga sebagai pencipta yang memiliki proses kreatif, keraguan dan cerita di balik lagu-lagu yang kemudian menjadi legenda.

BACA JUGA  Marvel Bongkar Wajah Baru X-Men, Adam Driver Jadi Musuh Mengerikan

Cinta yang Tidak Berakhir Ketika Hubungan Berakhir

Setelah hubungan romantis mereka berakhir, Mary tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan Freddie.

Ia bahkan berada di sisi Freddie ketika kesehatan sang penyanyi memburuk hingga menjelang kematiannya pada 1991.

Freddie kemudian meninggalkan Garden Lodge, rumahnya di Kensington, serta sekitar setengah dari harta peninggalannya kepada Mary. Keputusan tersebut justru membuat Mary harus menghadapi perhatian publik dan berbagai persoalan dalam menjaga peninggalan sang legenda.

Salah satu hal yang tetap ia rahasiakan adalah lokasi abu jenazah Freddie.

Mary mempertahankan kerahasiaan tersebut sebagai bagian dari upayanya menjaga keinginan Freddie setelah kematiannya.

Kini, 35 tahun setelah Freddie pergi, Mary masih menjadi salah satu orang yang paling dekat dengan sisi pribadi sang penyanyi.

Dan cerita yang ia buka kembali menunjukkan bahwa di balik sosok Freddie Mercury yang begitu besar di atas panggung, ada kehidupan yang jauh lebih personal: tentang cinta, persahabatan, kehilangan, kreativitas dan kepercayaan.

BACA JUGA  30 Tahun Pokémon, Pokémon GO Ikut Berpesta: Perayaan Besar Segera Hadir di Asia Tenggara

Menariknya, kisah itu kembali muncul ketika dunia bersiap memperingati usia yang seharusnya dicapai Freddie.

Jika masih hidup, Freddie Mercury akan berusia 80 tahun pada 5 September 2026.

Sementara itu, peninggalannya terus kembali ke ruang publik. Victoria and Albert Museum di London juga akan menampilkan delapan kostum ikonik Freddie dalam pameran “Freddie Mercury | Splendid Things”, yang dikembangkan bersama Mary Austin dan berlangsung mulai 24 Oktober 2026.

Freddie Mercury memang telah pergi selama tiga setengah dekade.

Tetapi melalui cerita Mary Austin, manuskrip yang lama tersimpan dan benda-benda yang pernah menemani hidupnya, publik kembali melihat sosok Freddie dari sisi yang berbeda.

Bukan hanya legenda Queen di atas panggung, tetapi seorang manusia yang pernah mencintai, dicintai, menciptakan karya besar dan meninggalkan begitu banyak cerita yang bahkan setelah 35 tahun belum benar-benar selesai.

Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Trending