DISKOMINFO KAB SIDRAP
PT Kotrack Hadir di Sidrap, Petani Kini Lebih Mudah Akses Alsintan Modern
Kitasulsel–SIDRAP Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menyambut baik pembukaan kantor PT Kotrack Machinery Indonesia Cabang Sidrap, sebagai langkah positif untuk mempermudah petani dalam mengakses alat dan mesin pertanian (alsintan) modern.
Acara grand opening perusahaan penyedia alsintan itu berlangsung Kamis (3/7/2025), di Café Nusantara, Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Majjelling Watang, Kecamatan Maritengngae. Pemerintah daerah diwakili oleh Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Sidrap, Suriyanto.
Turut hadir, Anggota DPRD Sidrap Muhammad Tahir Umar, Kapolsek Maritengngae Iptu Irwan Taufik, Danramil 1420-03 Maritengngae Kapten Arh Ridwan Baharuddin, serta Kabid Tanaman Pangan DTPHPKP Arif Gunawan.
Sejumlah unsur perbankan juga hadir, di antaranya Kepala Cabang Bank Sulselbar Sidrap Andi Trisna Wardani, Kepala Cabang Bank Sulselbar Pinrang Andi Hendra, Kepala Cabang Bank Sulselbar Wajo Ilham Wahid, dan perwakilan Bank BRI Sidrap.
Direktur Cabang Makassar PT Kotrack Machinery Indonesia Bar Sabar Nugroho menjelaskan, perusahaannya menyediakan berbagai jenis alsintan, suku cadang, dan alat berat untuk mendukung kebutuhan pertanian.
“Kehadiran PT Kotrack di Sidrap diharapkan menjadi solusi bagi petani dalam mendukung proses pengelolaan pertanian dari tahap persiapan lahan hingga panen,” ujarnya.
Sementara itu Suriyanto menyatakan, pemerintah daerah berharap dengan adanya penyedia alsintan modern ini, produktivitas pertanian di Sidrap dapat semakin meningkat dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani.
Ia menyebut, keberadaan perusahaan penyedia alsintan modern ini sangat penting dalam menunjang pelaksanaan program IP 300 (Indeks Pertanaman 300) yang telah dicanangkan Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional.
“Keberadaan penyedia alsintan seperti PT Kotrack ini sangat relevan dengan program swasembada pangan nasional yang menjadi prioritas Presiden RI. Untuk mencapai target tersebut, Sidrap akan mengoptimalkan lahan pertanian melalui program IP300, yang tentu membutuhkan dukungan alat pertanian modern dan alat berat,” ujar Suriyanto.
Ia juga berharap, pelayanan yang diberikan PT Kotrack Machinery Indonesia dapat maksimal dan menyentuh langsung kebutuhan petani, sehingga tujuan besar dalam mendukung swasembada pangan nasional di Kabupaten Sidrap bisa tercapai.
“Mudah-mudahan dengan hadirnya PT Kotrack Machinery Indonesia di Sidrap, pelayanan kepada petani bisa semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi sektor pertanian kita,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bank Sulselbar Cabang Sidrap menyerahkan secara simbolis Kredit Usaha Rakyat (KUR) Alsintan kepada salah satu petani untuk pembelian mesin panen (combine harvester). Penyerahan ini sebagai bentuk dukungan pembiayaan alat pertanian modern bagi petani. (*)
DISKOMINFO KAB SIDRAP
Pemkab Sidrap Raih Terbaik I Regional Sulawesi 2026, Sukses Tekan Kemiskinan dan Stunting
Kitasulsel–KENDARI — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kabupaten Sidrap berhasil meraih peringkat Terbaik I kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, kepada Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, pada acara yang berlangsung di Hotel Claro, Kota Kendari, Jumat (29/5/2026).
Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidrap berhak menerima apresiasi berupa insentif fiskal dari pemerintah pusat sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk penghargaan atas keberhasilan daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan penghargaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian penghargaan dan insentif fiskal tersebut bertujuan untuk mendorong lahirnya kompetisi positif antarpemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
“Pemenang ditentukan berdasarkan data BPS. Ini motivasi bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tito Karnavian.
Menurut Tito, penghargaan berbasis indikator kinerja daerah seperti penurunan kemiskinan, pengendalian inflasi, hingga penurunan stunting menjadi instrumen penting untuk mengukur efektivitas kebijakan pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih Kabupaten Sidrap.
Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh elemen pemerintah daerah, Forkopimda, tenaga kesehatan, OPD terkait, hingga masyarakat dalam menjalankan berbagai program pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting di Bumi Nene Mallomo.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh pihak yang terus berkomitmen membangun kesejahteraan masyarakat Sidrap,” ujar Syaharuddin Alrif usai menerima penghargaan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidrap selama ini terus fokus melakukan berbagai intervensi strategis, baik melalui penguatan sektor ekonomi masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, pemberdayaan keluarga rentan, hingga penguatan program pemenuhan gizi anak dan ibu hamil.
Keberhasilan tersebut, lanjut Syaharuddin, tidak terlepas dari konsistensi pemerintah daerah dalam menjalankan program-program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Sidrap berhasil ditekan hingga mencapai 4,91 persen pada tahun 2025 dengan laju penurunan sebesar 2,19 persen dibandingkan tahun 2024.
Capaian tersebut menjadi angka kemiskinan terendah yang pernah diraih Kabupaten Sidrap dalam sepuluh tahun terakhir.
Tidak hanya itu, konsistensi Pemerintah Kabupaten Sidrap dalam menjalankan program intervensi gizi serta koordinasi lintas sektor secara efektif juga membawa daerah tersebut menjadi salah satu penerima Dana Insentif Fiskal (DIF) Kinerja Terbaik Penurunan Stunting Tahun 2025 dari pemerintah pusat.
Keberhasilan tersebut menunjukkan komitmen kuat Pemkab Sidrap dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penanganan masalah kesehatan dan gizi secara berkelanjutan.
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Sulawesi Tahun 2026 sendiri menjadi forum penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemerintah daerah dengan capaian terbaik dalam berbagai sektor pembangunan.
Adapun penghargaan yang diberikan terbagi dalam empat kategori utama, yakni Penurunan Tingkat Pengangguran, Creative Financing, Pengendalian Inflasi, serta Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting.
Pada kategori Penurunan Tingkat Pengangguran tingkat kabupaten, penghargaan Terbaik I diraih Kabupaten Kolaka, disusul Kabupaten Konawe Kepulauan dan Kabupaten Kolaka Utara.
Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Bau-Bau sebagai Terbaik I, kemudian Kota Kendari dan Kota Parepare. Sementara tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Barat.
Pada kategori Creative Financing tingkat kabupaten, Kabupaten Wajo meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Mamasa.
Sementara tingkat kota diraih Kota Makassar sebagai Terbaik I, disusul Kota Palu dan Kota Manado. Untuk tingkat provinsi, penghargaan diberikan kepada Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.
Di kategori Pengendalian Inflasi tingkat kabupaten, Kabupaten Sigi berhasil meraih Terbaik I, diikuti Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Takalar.
Sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Gorontalo sebagai Terbaik I dan Provinsi Sulawesi Tengah sebagai Terbaik II.
Sementara pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting, Kabupaten Sidrap berhasil meraih posisi tertinggi tingkat kabupaten, disusul Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Gowa.
Untuk tingkat kota, penghargaan diraih Kota Tomohon sebagai Terbaik I, kemudian Kota Manado dan Kota Makassar. Sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Sulawesi Utara.
Prestasi yang diraih Kabupaten Sidrap tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat program kesejahteraan masyarakat, serta menjaga konsistensi pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.
-
Nasional11 bulan agoAndi Syakira Harumkan Nama Sidrap, Lolos ke Panggung Utama Dangdut Academy 7 Indosiar,Bupati SAR:Kita Support Penuh!
-
3 tahun agoInformasi Tidak Berimbang,Dewan Pengurus KKS Kairo Mesir Keluarkan Rilis Kronologi Kejadian di Mesir
-
Politics2 tahun agoIndo Barometer:Isrullah Ahmad -Usman Sadik Pepet Budiman-Akbar,IBAS-Puspa Tak Terkejar
-
2 tahun agoTangis Haru Warnai Pelepasan Status ASN Hj Puspawati Husler”Tetaplah Kuat Kami Bersamamu”
-
2 tahun agoPj Gubernur Bahtiar Paparkan Rencana Pembangunan Sulsel di Depan Presiden Jokowi
-
3 tahun agoVideo Menolak Berjabat Tangan Dengan Seorang Warga Viral ,Ketua DPRD Luwu Timur Dinilai Tidak Mencerminkan Diri Sebagai Wakil Rakyat
-
3 tahun agoDari Kotamobagu, BMR Anies Bertekat Menangkan Anies Baswedan*
-
2 tahun agoIBAS Is Back: Siap Maju di Kontestasi Pilkada Luwu Timur










You must be logged in to post a comment Login