Connect with us

Pemkot Makassar

Aliyah Mustika Ilham Terima Audiensi Pasukan 08, Dorong Pengukuhan Sebelum Kolaborasi

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima secara langsung audiensi dari jajaran Pengurus Pasukan 08 Kota Makassar di Ruang Wakil Wali Kota, Balai Kota Makassar, Senin (7/7/2025).

Pasukan 08 merupakan organisasi yang fokus pada bidang sosial kemasyarakatan dengan tujuan utama membantu masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan dan advokasi.

Pertemuan ini membahas rencana pelantikan pengurus Pasukan 08 sekaligus menjajaki peluang kolaborasi antara organisasi sosial tersebut dengan Pemerintah Kota Makassar.

Dalam momen tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Pasukan 08 yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Makassar terbuka terhadap segala bentuk kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat, namun pengukuhan resmi organisasi tetap harus menjadi tahapan utama yang diselesaikan terlebih dahulu.

BACA JUGA  Setahun MULIA, 105 Ruas Jalan Tertangani di 2025, Pemkot Makassar Siapkan 95 Ruas Tambahan di 2026

“Kami tentu menyambut baik semangat teman-teman dari Pasukan 08. Pemerintah Kota Makassar akan mendukung pelantikan ini. Namun saya menyarankan, selesaikan dulu proses pengukuhan secara formal.

Setelah itu, baru kita bahas lebih jauh soal sinergi dan kolaborasi program ke depan,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa Pemkot Makassar sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan organisasi masyarakat terutama yang memiliki fokus pada penguatan sosial dan kepedulian terhadap warga.

“Kita semua punya kepentingan yang sama bagaimana masyarakat Makassar bisa lebih sejahtera. Maka dari itu, sinergi harus dibangun di atas dasar yang kuat dan tertib secara kelembagaan,” tambahnya.

Turut hadir pejabat pendamping, Fathur Rahim Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Makassar, dan Andi Bukti Djufrie Kepala Dinas Sosial Kota Makassar.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Siap Fasilitasi Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan OJK di Tugu MNEK

Dari peserta Audiensi hadir, Jabal Zur Dewan Pembina DPD Provinsi Sulawesi Selatan, Hendra Tayyeb Ketua DPD Provinsi Sulawesi Selatan, M. Akhsan Amran Ketua Bidang DPD Provinsi Sulawesi Selatan, Hasrat Ketua DPC Kota Makassar, Faisal Sekretaris DPC Kota Makassar.

Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh harapan. Di akhir pertemuan, Aliyah Mustika Ilham menegaskan kembali bahwa pintu Pemerintah Kota Makassar selalu terbuka untuk kolaborasi dengan organisasi yang memiliki komitmen terhadap kemajuan sosial. (*)

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar Jamu Peserta Rakernas II ASITA, Dorong Penguatan Pariwisata Kota

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, menjamu peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies, Rabu (6/5/2026).

Ratusan delegasi dari berbagai daerah di Indonesia disambut dalam suasana hangat melalui malam ramah tamah yang digelar di Baruga Anging Mammiri, Rumah Jabatan Wali Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan apresiasi atas kepercayaan menjadikan Makassar sebagai tuan rumah Rakernas yang berlangsung selama tiga hari, 6–8 Mei 2026. Ia menilai kehadiran para pelaku industri perjalanan wisata menjadi momentum strategis untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata kota.

“Ini merupakan anugerah bagi Makassar. Kehadiran para pelaku dan pemikir pariwisata tentu akan memberi perspektif baru dalam mengembangkan potensi wisata yang kita miliki,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Siap Fasilitasi Kegiatan Bulan Inklusi Keuangan OJK di Tugu MNEK

Munafri memaparkan bahwa Makassar memiliki kekuatan dari sisi geografis, sejarah, hingga budaya. Sebagai wilayah yang berkaitan dengan kejayaan Kerajaan Gowa dan Tallo, serta didukung bentang alam pesisir dan kawasan karst Maros-Pangkep, Makassar dinilai memiliki daya tarik wisata yang kompetitif.

Meski demikian, ia mengakui potensi tersebut belum sepenuhnya terkelola optimal. Pemerintah Kota Makassar kini terus melakukan pembenahan, mulai dari penataan kawasan, penguatan infrastruktur pariwisata, hingga revitalisasi pasar tradisional.

“Kami ingin menghadirkan kota yang nyaman bagi wisatawan, termasuk dengan memperbaiki pedestrian dan menata kawasan agar lebih tertib dan menarik,” jelasnya.

Selain itu, Pemkot Makassar juga mendorong penyelenggaraan berbagai event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. Pemerintah bahkan menyiapkan anggaran khusus guna mendukung kegiatan berskala besar yang berdampak langsung pada perputaran ekonomi masyarakat.

BACA JUGA  Pjs Wali Kota Makassar Kunjungi Kecamatan Panakukang, Ingatkan Warga Jaga Persaudaraan di Masa Kampanye

“Kami menyiapkan agar setiap bulan ada event unggulan. Dengan begitu, hotel terisi, UMKM bergerak, dan ekonomi lokal tumbuh,” tambahnya.

Munafri juga menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai hub utama destinasi wisata di Sulawesi Selatan. Ia optimistis posisi strategis kota ini dapat menjadi pintu masuk wisatawan sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi unggulan seperti Toraja, Bulukumba, hingga Maros.

“Kami ingin wisatawan tidak hanya singgah, tetapi tinggal lebih lama dan berbelanja lebih banyak di Makassar,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh peserta Rakernas untuk menikmati pengalaman selama berada di Makassar.

“Kalau ke Makassar, dilarang diet dan tidak boleh pulang hari. Harus menginap supaya bisa menikmati sunset dan angin Mamiri,” tutupnya disambut tawa hadirin.

BACA JUGA  Wali Kota Makassar dan BPKP Sulsel Bahas Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran DPP dan DPD ASITA yang hadir. Ia menilai partisipasi tersebut menjadi energi besar dalam mendorong promosi pariwisata Makassar agar semakin dikenal luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Sinergi dan kolaborasi seperti inilah yang kita harapkan terus terjalin demi kemajuan industri pariwisata yang lebih kuat, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending