Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Tetapkan Lokasi Pembangunan SMA di Desa Turu Adae, Kabupaten Bone

Published

on

Kitasulsel–BONE Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) baru di Desa Turu Adae, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone. Hal ini ditandai dengan dikeluarkannya Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 1979/XI/TAHUN 2025 tanggal 3 Desember 2025 tentang Penetapan Lokasi Pembangunan SMA di wilayah tersebut.

Keputusan ini menjadi langkah penting untuk memfasilitasi pembangunan infrastruktur pendidikan yang diharapkan mendorong kemajuan sektor pendidikan di Kabupaten Bone dan wilayah Sulawesi Selatan secara keseluruhan.

Rencana pembangunan SMA ini akan menempati lahan seluas 199.326 meter persegi, dengan proses pengadaan tanah diperkirakan memerlukan waktu sekitar satu tahun, yaitu sepanjang tahun 2025. Sementara itu, pelaksanaan konstruksi sekolah ditargetkan berlangsung selama dua tahun, dimulai pada tahun 2026 hingga rampung pada tahun 2027.

BACA JUGA  Dinkes Sulsel Kerahkan 100 Tenaga Kesehatan Bantu Penanganan Bencana di Aceh Tamiang

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sulsel, sekaligus Ketua Tim Persiapan, Ishaq Iskandar, menyampaikan harapannya agar seluruh proses pengadaan lahan dan pembangunan dapat berjalan lancar.

“Kita berharap proses pengadaan lahan dan pembangunannya berjalan lancar, sehingga kita bisa segera menghadirkan SMA di Kabupaten Bone,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).

Ishaq menambahkan bahwa keputusan penetapan lokasi ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat atau pihak yang merasa keberatan terhadap pengadaan lahan untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) setempat. Proses hukum tersebut dapat diajukan paling lambat 30 hari kerja sejak keluarnya penetapan lokasi.

Dengan adanya SMA baru ini, Pemprov Sulsel menegaskan kembali komitmennya dalam meningkatkan pemerataan akses pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Bone yang selama ini masih membutuhkan fasilitas pendidikan menengah yang memadai.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Siapkan Perpanjangan Runway Bandara Bua untuk Perkuat Konektivitas Udara di Luwu Raya

Pembangunan sekolah di Desa Turu Adae diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui lapangan kerja dan mobilitas sosial masyarakat setempat.

Ke depannya, Pemprov Sulsel berencana terus memperkuat jaringan pendidikan menengah di seluruh kabupaten/kota, selaras dengan visi Sulsel Maju dan Berkarakter yang mengedepankan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Mulai Bangun Jalan Moncongloe, Gubernur Andi Sudirman Groundbreaking Proyek Rp239 Miliar

Published

on

Kitasulsel–MAROS – Keluhan masyarakat terkait kondisi Jalan Poros Moncongloe–Pamanjengan di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, akhirnya mulai mendapat solusi. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi memulai pembangunan permanen ruas jalan tersebut melalui Program Multi Years Project (MYP) Paket 6 Infrastruktur dengan nilai anggaran mencapai Rp239 miliar.

Groundbreaking proyek dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (23/7/2026).

Turut mendampingi Gubernur, Bupati Maros Chaidir Syam, Anggota DPRD Sulsel Irfan AB, Kepala Dinas Bina Marga dan Konstruksi Sulsel Andi Ihsan, jajaran Forkopimda Maros, serta masyarakat setempat.

Dalam proyek tersebut, ruas Batas Kota Makassar–Pamanjengan–Benteng Gajah akan ditangani sepanjang sekitar 9,3 kilometer. Jalan ini merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Maros dan selama ini menjadi jalur dengan volume lalu lintas yang tinggi.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Dorong Kerja Sama SMK Vokasi dengan Dunia Usaha dan Unhas

“Dengan ucapan bismillahirrahmanirrahim, kita groundbreaking Jalan Moncongloe. Jalan strategis yang selama ini menjadi keluhan masyarakat,” ujar Andi Sudirman.

Ia menegaskan bahwa ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat maupun aktivitas ekonomi di kawasan Makassar dan Maros.

“Ruas ini memiliki peran yang sangat vital sebagai jalur penghubung Kota Makassar dan Kabupaten Maros, sekaligus menjadi salah satu ruas dengan aktivitas lalu lintas yang sangat tinggi setiap harinya,” katanya.

Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai rencana hingga selesai.

Ia meminta pengertian masyarakat apabila selama proses pembangunan terdapat rekayasa maupun pengaturan arus lalu lintas yang dapat memengaruhi aktivitas pengguna jalan.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Siapkan Perpanjangan Runway Bandara Bua untuk Perkuat Konektivitas Udara di Luwu Raya

“Kami mohon maaf jika selama proses pekerjaan banyak menghambat aktivitas masyarakat sekitar dan mobilitas pengendara. Terima kasih juga kepada masyarakat yang selama ini bersabar menunggu proses pekerjaan jalan ini. Mohon doa dan dukungannya semoga berjalan lancar dan cepat selesai,” ucap Andi Sudirman.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebelumnya juga telah melakukan penanganan darurat di ruas tersebut untuk memastikan akses masyarakat tetap aman digunakan sambil menunggu dimulainya pembangunan permanen.

Melalui proyek preservasi ini, Pemprov Sulsel berharap kualitas infrastruktur jalan di kawasan Moncongloe semakin baik sehingga mampu meningkatkan keselamatan berkendara, memperlancar konektivitas antara Makassar dan Maros, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel – Universitas Hasanuddin Teken MoU Penanganan Stunting
Continue Reading

Trending