Connect with us

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Bupati Sidrap Buka LDKO Sekolah Rakyat, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan bagi Generasi Muda

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP Dalam upaya mempersiapkan generasi muda yang tangguh dan kompetitif, Bupati Syaharuddin Alrif membuka kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Organisasi (LDKO) bagi siswa Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 66, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kawasan Wisata Datae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang ini diikuti sebanyak 100 siswa dari jenjang SD hingga SMA, serta dirangkaikan dengan aksi penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi, Camat Watang Pulu Mansur, Kapolsek Watang Pulu, perwakilan dinas terkait, para lurah se-Kecamatan Watang Pulu, kepala sekolah, pembina, serta panitia pelaksana.

Dalam arahannya, Bupati Syaharuddin Alrif memberikan motivasi kepada para siswa agar mampu menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter kuat dan berdaya saing tinggi. Ia menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program strategis negara yang dirancang khusus untuk membentuk karakter kepemimpinan.

BACA JUGA  Jalur Beton 3 Kilometer di Rappang Disulap Jadi Kanvas Raksasa, Pelajar Sidrap Unjuk Karya untuk Dunia

“Anak-anakku semua, Sekolah Rakyat dipersiapkan untuk membentuk karakter kepemimpinan di masa yang akan datang. Fasilitas mewah dan guru pintar tidak cukup tanpa kesungguhan dari diri sendiri. Kalian harus menjadi mental petarung dan mental juara,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam pengembangan Sekolah Rakyat dilandasi oleh cita-cita besar untuk melahirkan generasi sukses dari Sidrap.

“Target saya, ada 1.000 anak Sidrap yang berhasil, maka Sidrap di tahun 2045 akan mencapai masa keemasannya. Sekolah Rakyat ini adalah tempat yang pas bagi mereka yang ingin mengubah nasib dan martabat keluarga,” ujarnya.

Terkait infrastruktur, Bupati menyampaikan bahwa pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat saat ini hampir rampung. Ia memproyeksikan proses perpindahan ke gedung baru akan dilakukan pada Juni atau Juli mendatang.

BACA JUGA  Respons Cepat, Bupati Sidrap Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Pangkajene

“Sebentar lagi kita akan pindah ke sekolah permanen. Bangunannya luar biasa, asramanya lengkap, bahkan fasilitas olahraganya sangat memadai. Ini akan menjadi sekolah terbaik di seluruh Sulawesi Selatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Wahidah Alwi melaporkan bahwa saat ini Sekolah Rakyat Terintegrasi 66 menampung sekitar 200 siswa, terdiri dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Pihaknya menargetkan jumlah tersebut meningkat hingga 800 siswa pada tahun ajaran 2026/2027. Ia juga menegaskan bahwa seluruh kebutuhan siswa, mulai dari seragam hingga biaya operasional, sepenuhnya ditanggung oleh negara.

Program ini diharapkan menjadi salah satu solusi strategis dalam mencetak generasi unggul sekaligus menekan angka kemiskinan melalui jalur pendidikan di Kabupaten Sidenreng Rappang.

BACA JUGA  Gerak Jalan Santai di Pitu Riase, Wabup Sidrap Tekankan Kolaborasi Pendidik
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO KAB SIDRAP

Kelurahan Kadidi Jalani Verifikasi Lomba Tingkat Provinsi Sulsel, Bupati Sidrap Optimistis Raih Prestasi

Published

on

Kitasulsel–SIDRAP – Tim Verifikasi Lapangan Penilai Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026 melakukan kunjungan ke Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Kamis (23/7/2026). Verifikasi ini menjadi bagian dari rangkaian penilaian terhadap Kelurahan Kadidi yang dipercaya mewakili Kabupaten Sidrap pada ajang tingkat provinsi.

Kedatangan tim verifikasi disambut langsung Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif bersama Ketua TP PKK Sidrap Haslindah Syaharuddin, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan, dan Perlindungan Anak Andi Surya Praja Hadiningrat, Camat Panca Rijang Faradila Bakri, jajaran kepala OPD, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Syaharuddin Alrif menyampaikan apresiasi kepada Tim Verifikasi Provinsi Sulawesi Selatan yang hadir untuk melakukan penilaian secara objektif di lapangan.

Menurutnya, tujuan utama Lomba Desa dan Kelurahan bukan semata-mata mengejar prestasi, melainkan mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik, kepemimpinan yang kuat, serta pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

BACA JUGA  GSI SMP Sidrap 2026 Resmi Berakhir, Pitu Riase dan Maritengngae Raih Gelar Juara

“Yang terpenting bukan hanya menjadi juara, tetapi bagaimana desa dan kelurahan mampu menghadirkan pelayanan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syaharuddin.

Ia memaparkan, Kelurahan Kadidi memiliki potensi yang sangat lengkap, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perdagangan, industri, hingga UMKM yang terus berkembang dan menjadi penggerak perekonomian masyarakat. Selain itu, tingginya partisipasi masyarakat menjadi modal penting dalam pembangunan daerah.

Syaharuddin juga menyoroti budaya masyarakat Kadidi yang rutin menunaikan zakat mal melalui Baznas setiap selesai panen sebagai bentuk kepedulian sosial untuk membantu warga kurang mampu.

Di sektor pertanian, peningkatan Indeks Pertanaman (IP) dari IP 200 menjadi IP 300 disebut telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kondisi tersebut mendorong semakin banyak kegiatan sosial yang didukung melalui swadaya masyarakat.

BACA JUGA  Respons Cepat, Bupati Sidrap Tinjau Langsung Lokasi Kebakaran di Pangkajene

Sementara di bidang lingkungan, Pemerintah Kelurahan Kadidi secara konsisten menggelar aksi bersih setiap hari Jumat yang melibatkan pelajar SD, SMP, SMA, hingga masyarakat sebagai upaya membangun budaya hidup bersih sejak dini.

“Tentu Lurah Kadidi berani mengikuti lomba ini. Saya yakin ini soal semangat dan mental juara. Bukan soal hadiah atau bantuan, tetapi prestasi yang nilainya tidak bisa diukur dengan rupiah,” tegas Syaharuddin.

Ketua Tim Verifikasi Lapangan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara menyeluruh, mulai dari administrasi pemerintahan, kelengkapan sarana dan prasarana, inovasi yang dikembangkan, hingga kesesuaian kondisi riil di lapangan.

Ia mengatakan tema Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2026, “Transformasi Desa dan Kelurahan Sebagai Pilar Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas”, mencerminkan komitmen untuk memperkuat peran desa dan kelurahan dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang inklusif serta berkelanjutan.

BACA JUGA  Bupati Sidrap Terbitkan Imbauan Mitigasi Musim Kemarau, Warga Diminta Waspada Kebakaran dan Kekeringan

Muhammad Saleh juga mendorong pemerintah desa dan kelurahan terus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal melalui penguatan koperasi, UMKM, BUM Desa, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Lurah Kadidi, Rusmin Malik, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kelurahan Kadidi untuk mewakili Kabupaten Sidrap pada ajang tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia menegaskan seluruh jajaran pemerintah kelurahan bersama masyarakat telah mempersiapkan diri secara maksimal dan optimistis mampu memberikan hasil terbaik.

“Terima kasih atas kepercayaannya. Kami siap juara,” tandas Rusmin penuh optimisme.

Melalui verifikasi lapangan ini, Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap Kelurahan Kadidi mampu menunjukkan berbagai inovasi dan capaian pembangunan yang telah dilakukan, sehingga dapat mengharumkan nama daerah dengan meraih prestasi terbaik pada Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.

Continue Reading

Trending