Connect with us

Provinsi Sulawesi Selatan

Gubernur Sulsel Raih Penghargaan Nasional Infrastruktur, Bukti Nyata Program Multiyears

Published

on

Kitasulsel–JAKARTA – Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menerima penghargaan kategori Outstanding Province in Multi-Years Infrastructure Development pada ajang National Governance Awards: Sinergi Nusantara untuk Indonesia Emas.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah 2026 yang jatuh pada 25 April. Acara berlangsung di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, Jumat (24/4/2026) malam.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat RI, Abdul Muhaimin Iskandar, sebagai bentuk apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan tata kelola pemerintahan yang inovatif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Ajang ini menjadi simbol pengakuan terhadap para pemimpin daerah yang tidak hanya menjalankan otonomi, tetapi juga mampu menghidupkan semangat pembangunan dari daerah melalui kolaborasi, transparansi, dan inovasi.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel dan DPRD Bersinergi Bersama KPK Perkuat Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Gubernur Andi Sudirman menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Alhamdulillah Sulsel meraih penghargaan sebagai provinsi unggulan di bidang pembangunan infrastruktur. Ini juga tidak lepas dari program Multiyears Project yang saat ini berjalan adalah bukti nyata kerja keras dan komitmen bersama menghadirkan pembangunan yang berkeadilan di seluruh Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim Pemprov Sulsel atas kolaborasi dan dedikasi yang telah memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja keras. Apa yang kita lakukan hari ini adalah untuk kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur yang merata,” tambahnya.

BACA JUGA  Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Prof Paturungi Parawansa

Diketahui, penghargaan tersebut tidak terlepas dari keberhasilan program infrastruktur melalui skema Multiyears Project (MYP) 2025–2027 senilai Rp3,7 triliun yang digagas di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi.

Dari total anggaran tersebut, Rp2,5 triliun dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan jalan kewenangan provinsi dengan target lebih dari 1.000 kilometer dalam setengah masa periode kepemimpinan, meningkat signifikan dibanding capaian sebelumnya sekitar 500 kilometer.

Selain itu, Rp780 miliar difokuskan pada pembangunan jaringan irigasi seluas 54.000 hektare guna memperkuat sektor pertanian serta mendukung ketahanan pangan di Sulawesi Selatan.

Sementara Rp500 miliar lainnya dialokasikan untuk pembangunan dua rumah sakit regional di wilayah selatan dan utara, guna meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat secara merata di seluruh daerah.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Siapkan Perpanjangan Runway Bandara Bua untuk Perkuat Konektivitas Udara di Luwu Raya
Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

Provinsi Sulawesi Selatan

Pemprov Sulsel Lanjutkan Penanganan Jalan Strategis Lewat Program Multi Years Project

Published

on

Kitasulsel–MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus melanjutkan penanganan sejumlah ruas jalan strategis melalui program Multi Years Project (MYP) yang saat ini berlangsung di berbagai kabupaten dan kota.

Program yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda Pemerintah Provinsi Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi dalam meningkatkan layanan infrastruktur dasar bagi masyarakat.

Berdasarkan laporan progres terbaru, pekerjaan MYP saat ini terbagi dalam beberapa paket yang mencakup pengaspalan, pembangunan bahu jalan, perbaikan drainase, hingga preservasi jalan.

Pekerjaan berlangsung di berbagai wilayah, mulai dari kawasan perkotaan hingga koridor penghubung antarkabupaten yang menjadi jalur mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

BACA JUGA  RSUD Labuang Baji Tegaskan Komitmen Keterbukaan Informasi Publik dalam Monev 2025 Komisi Informasi Sulsel

Pada Paket 2, pekerjaan meliputi pembangunan lapis pondasi agregat kelas A di ruas Batas Jeneponto–Rumbia–Jeneponto, pembangunan bahu jalan beton di ruas Batas Kabupaten Gowa–Barombong–Batas Kabupaten Takalar, serta pengaspalan lapis aus (AC-WC) dan pembangunan bahu jalan beton di ruas Panciro–Batas Kota Makassar.

Pekerjaan serupa juga berlangsung di ruas Batas Kota Makassar–Bontoramba dan ruas Palleko–Towata. Sementara itu, pada ruas Batas Kabupaten Gowa–Galesong–Pattallassang dilakukan pekerjaan galian perkerasan menggunakan mesin cold milling sebagai bagian dari persiapan badan jalan.

Pada Paket 3, pekerjaan difokuskan pada pembangunan bahu jalan beton mutu FC’15 MPa di ruas Pangkajene Rappang–Sidrap, serta pekerjaan overlay AC-BC pada ruas Batas Kabupaten Enrekang–Anabanua–Dongi–Tantutedong di titik STA 15+150 L-R.

BACA JUGA  Pemprov Sulsel Tegaskan Seleksi Paskibraka Nasional Kewenangan Panitia Pusat

Adapun pada Paket 4, preservasi jalan terus berlangsung di ruas Impa-Impa–Anabanua dan ruas Doping–Atapange. Sementara pada ruas Anabanua–Malake–Batas Kabupaten Sidrap dilakukan pembangunan drainase guna mendukung ketahanan konstruksi jalan dan memperlancar aliran air.

Pada Paket 5, pekerjaan difokuskan pada pembangunan drainase di ruas Tanabatue–Sanrego–Palattae, penghamparan lapis antara aspal beton (AC-BC), pembangunan dinding penahan tanah (DPT), serta pekerjaan lapis pondasi agregat dan penanganan infrastruktur jalan lainnya di koridor Ujung Lamuru–Palattae.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan percepatan pelaksanaan proyek tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kondisi jalan, tetapi juga mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik antarwilayah.

BACA JUGA  Menko PMK Pratikno Serahkan Bantuan Rp14,4 Miliar untuk Penanganan Bencana di Sulsel

Menurutnya, sejumlah ruas jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan kini mulai menunjukkan perubahan setelah dilakukan penanganan.

“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal dengan kondisi yang lebih baik sehingga meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Perbaikan ini juga diharapkan dapat memperlancar arus barang dan jasa yang menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Rosyadi.

Ia menambahkan, keberlanjutan penanganan ruas-ruas jalan strategis tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat, mempercepat waktu tempuh perjalanan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.

Pemprov Sulsel menargetkan seluruh pekerjaan dalam program MYP dapat berjalan sesuai jadwal sehingga memberikan manfaat nyata bagi mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta aktivitas perekonomian di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Continue Reading

Trending