Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wabup Luwu Timur Hadiri Paripurna DPRD, Pemda Dukung Ranperda Perlindungan Tenaga Kerja Lokal dan Petani

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Luwu Timur dengan agenda mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Waemami.

Selain itu, dalam rapat tersebut juga disampaikan pendapat Bupati terhadap Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

Rapat paripurna berlangsung di Ruang Paripurna DPRD Luwu Timur, Senin (18/5/2026), dipimpin Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj. Harisah Suharjo.

Turut hadir anggota DPRD Luwu Timur, para asisten dan staf ahli, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.

Paripurna diawali dengan mendengarkan pandangan umum lima fraksi DPRD Luwu Timur terhadap Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Waemami.

Kelima fraksi tersebut yakni Fraksi NasDem, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR), Fraksi Golkar, dan Fraksi PAN.

Masing-masing fraksi menyampaikan pandangan, saran, serta masukan terhadap rencana perubahan regulasi penyertaan modal daerah tersebut sebagai bagian dari upaya penguatan kinerja perusahaan daerah dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan ekonomi daerah.

Usai mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi, agenda rapat kemudian dilanjutkan dengan penyampaian pendapat Bupati Luwu Timur terkait dua ranperda strategis, yakni Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur Gelar Pemilihan Duta Wisata 2026, Dorong Generasi Muda Promosikan Potensi Daerah

Pendapat Bupati tersebut dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Luwu Timur, Hj. Puspawati Husler.

Dalam penyampaiannya, Puspawati Husler menegaskan bahwa Pemerintah Daerah pada prinsipnya menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif DPRD dalam mengusulkan kedua ranperda tersebut.

Menurutnya, langkah DPRD tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor ketenagakerjaan dan pertanian yang menjadi bagian penting pembangunan daerah.

“Pemerintah Daerah pada prinsipnya mendukung inisiatif DPRD dalam penyusunan Ranperda tersebut. Inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dan perluasan kesempatan kerja, serta merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian yang memiliki peran strategis dalam perekonomian daerah,” ujarnya.

Meski mendukung penuh inisiatif tersebut, Pemerintah Daerah juga memberikan sejumlah catatan penting terhadap substansi ranperda agar implementasinya di lapangan dapat berjalan optimal dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun teknis.

Pada Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal, Pemda menilai perlu adanya perumusan yang lebih jelas terkait definisi tenaga kerja lokal, batasan kualifikasi, serta ruang lingkup sektor pekerjaan yang dimaksud.

BACA JUGA  Koreksi Penampilan ASN saat Upacara, Sekda Lutim: Jangan Abaikan Aturan Seragam

Hal tersebut dinilai penting agar regulasi nantinya tidak menimbulkan multitafsir dalam penerapan di dunia kerja maupun di lingkungan perusahaan.

Selain itu, Pemda juga menekankan perlunya pengaturan yang memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sesuai kompetensi yang dimiliki, sekaligus memastikan perlindungan terhadap praktik diskriminasi dalam proses rekrutmen tenaga kerja.

Pemerintah Daerah juga mengusulkan adanya penguatan mekanisme pengawasan ketenagakerjaan daerah agar pelaksanaan regulasi dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, Pemda turut menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor dan penguatan peran perangkat daerah terkait dalam pelaksanaan serta pengawasan aturan tersebut.

Termasuk di dalamnya pengaturan mengenai kewajiban perusahaan dalam menyerap tenaga kerja lokal sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan daerah dan pengurangan angka pengangguran.

Sementara pada Ranperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, Pemerintah Daerah menilai regulasi tersebut harus mampu memberikan jaminan perlindungan yang lebih komprehensif bagi para petani di Kabupaten Luwu Timur.

Beberapa poin penting yang menjadi perhatian Pemda antara lain kepastian akses terhadap sarana produksi pertanian, perlindungan dari fluktuasi harga hasil pertanian, hingga peningkatan kapasitas dan kompetensi petani.

Selain itu, Pemda juga menilai penting adanya dukungan terhadap akses teknologi pertanian modern, penyuluhan berkelanjutan, serta penguatan kelembagaan petani agar sektor pertanian semakin berkembang dan berdaya saing.

BACA JUGA  Pemkab Luwu Timur dan Luwu Utara Jalin Kerja Sama Penanggulangan Kebakaran di Wilayah Perbatasan

Menurut Puspawati Husler, keberadaan regulasi tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat posisi petani sebagai salah satu pilar utama perekonomian daerah.

Pemerintah Daerah juga menekankan pentingnya keterlibatan dunia usaha dalam membangun kemitraan yang adil dan berkelanjutan dengan para petani.

“Pemerintah harus hadir sebagai fasilitator dan regulator agar hubungan kemitraan antara petani dan dunia usaha dapat berjalan secara sehat, berkeadilan, dan saling menguntungkan,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Wakil Bupati berharap proses pembahasan ranperda oleh panitia khusus (Pansus) DPRD bersama perangkat daerah terkait dapat berjalan maksimal dan menghasilkan regulasi yang benar-benar aspiratif.

Ia juga berharap regulasi tersebut nantinya mampu memberikan kepastian hukum, mudah diimplementasikan, dan menjadi instrumen pembangunan daerah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Kabupaten Luwu Timur.

“Harapan kita bersama, ranperda ini dapat menjadi dasar hukum yang kuat dalam mendukung pembangunan ketenagakerjaan dan pertanian yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Rapat paripurna berlangsung dengan lancar dan penuh perhatian dari seluruh peserta sidang. Pembahasan kedua ranperda tersebut dipandang sebagai langkah strategis DPRD dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam memperkuat perlindungan sosial, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani di tengah tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.

Continue Reading
Click to comment

Warning: Undefined variable $user_ID in /www/wwwroot/kitasulsel.com/wp-content/themes/zox-news/comments.php on line 49

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Bupati Luwu Timur Cup I 2026 Masuki Semi Final, Empat Tim Terbaik Siap Berebut Tiket Final

Published

on

Kitasulsel–LUWUTIMUR — Turnamen sepak bola Bupati Luwu Timur Cup I Tahun 2026 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur kini memasuki fase krusial. Seluruh pertandingan babak perempat final resmi tuntas digelar pada Senin (18/5/2026) di Stadion Andi Hasan Opu To Hatta, Malili.

Atmosfer kompetisi semakin terasa panas setelah empat tim terbaik memastikan langkah mereka ke babak semi final. Tim-tim tersebut yakni Malili United, Gasbur Burau FC, Nuha FC, dan Gaswo Wotu FC.

Laga terakhir babak delapan besar mempertemukan Gaswo Wotu FC melawan Tomoni FC. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi penutup rangkaian babak perempat final yang berlangsung selama empat hari sejak 15 hingga 18 Mei 2026.

Dalam pertandingan tersebut, Gaswo Wotu FC tampil impresif dan berhasil mengalahkan Tomoni FC dengan skor 3-1. Kemenangan itu memastikan Gaswo Wotu FC menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket semi final.

Turnamen Bupati Luwu Timur Cup I sendiri mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Ribuan penonton memadati Stadion Andi Hasan Opu To Hatta untuk menyaksikan tim-tim kebanggaan mereka bertanding memperebutkan supremasi sepak bola tingkat daerah.

BACA JUGA  Koreksi Penampilan ASN saat Upacara, Sekda Lutim: Jangan Abaikan Aturan Seragam

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur sekaligus wadah mempererat silaturahmi antarwilayah dan pembinaan talenta muda sepak bola di daerah.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Luwu Timur, Muhammad Safaat DP, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh tim yang berhasil menembus babak semi final.

Menurutnya, tim-tim yang lolos merupakan tim dengan kualitas permainan yang sangat baik, memiliki kekuatan kolektif, serta menunjukkan kekompakan selama pertandingan berlangsung.

“Tim yang lolos ke semi final adalah tim yang benar-benar menunjukkan kualitas, kekuatan, dan kekompakan di lapangan,” ujar Safaat.

Ia meyakini pertandingan semi final akan berlangsung jauh lebih sengit dan menarik karena seluruh tim dipastikan tampil habis-habisan demi merebut tiket menuju partai final.

BACA JUGA  Pelayanan Publik Luwu Timur Makin Berkualitas, Kepuasan Masyarakat Tembus 89,93 Persen

Menurut Safaat, seluruh semifinalis memiliki peluang yang sama untuk menjadi juara karena masing-masing memiliki karakter permainan dan kekuatan tersendiri.

Selain menyoroti kualitas pertandingan, Safaat juga mengingatkan seluruh pemain agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama turnamen berlangsung.

Ia menegaskan bahwa nilai respek terhadap lawan menjadi hal penting yang harus dijaga dalam dunia olahraga.

“Ingatlah bahwa sikap respek terhadap lawan jauh lebih indah dibanding menang tapi tidak ada respek untuk lawan,” pesannya.

Tidak hanya kepada pemain, Safaat juga mengimbau para suporter dan penonton untuk ikut menjaga keamanan serta kondusivitas selama pertandingan berlangsung.

Menurutnya, kesuksesan turnamen bukan hanya ditentukan kualitas pertandingan di lapangan, tetapi juga oleh sikap sportif seluruh pihak yang terlibat.

“Jika ingin turnamen ini tetap dilanjutkan tahun depan, mari kita sama-sama menjaga kondusivitas dan mensukseskan acara ini dengan lancar,” tambahnya.

Turnamen Bupati Luwu Timur Cup I dinilai menjadi momentum penting dalam membangkitkan gairah olahraga sepak bola di daerah. Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, kompetisi ini juga menjadi ruang pembinaan bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.

BACA JUGA  Desain Baru Disetujui, Pembangunan Islamic Centre Lutim Siap Dimulai Kembali

Berikut hasil lengkap babak perempat final Bupati Luwu Timur Cup I Tahun 2026:

Pemkab Lutim 0-3 Malili United

Gasbur Burau FC 2-0 Persema Mangkutana

Nuha FC 2-0 Wasuponda FC

Gaswo Wotu FC 3-1 Tomoni FC

Sementara itu, jadwal semi final yang akan digelar dengan kickoff pukul 15.30 WITA telah resmi ditetapkan sebagai berikut:

Selasa, 19 Mei 2026

Malili United vs Gasbur Burau FC

Rabu, 20 Mei 2026

Nuha FC vs Gaswo Wotu FC

Masyarakat Luwu Timur diperkirakan kembali memadati stadion untuk memberikan dukungan kepada tim favorit masing-masing. Dengan kualitas tim yang relatif seimbang, pertandingan semi final diprediksi berlangsung ketat dan penuh drama.

Turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat semangat persaudaraan, sportivitas, dan kecintaan masyarakat terhadap olahraga sepak bola di Kabupaten Luwu Timur.

Continue Reading

Trending