Connect with us

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Wakil Bupati Luwu Timur Hadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih

Published

on

Kitasulsel–TOWUTI — Wakil Bupati Puspawati Husler menghadiri Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual di Desa Baruga, Kecamatan Towuti, Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan nasional tersebut dibuka secara virtual oleh Presiden RI Prabowo Subianto dari Nganjuk, Jawa Timur. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan optimisme terhadap masa depan koperasi di Indonesia sebagai penggerak ekonomi rakyat.

“Hari ini kita resmikan operasionalisasi 1.061 koperasi. Sepuluh tahun lagi, dua puluh tahun lagi, akan kita lihat apa yang kita buat tahun 2025–2026 ini,” ujar Presiden Prabowo.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup Puspawati menjelaskan bahwa kehadiran koperasi di desa dan kelurahan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat, khususnya dalam mendukung pelaku UMKM, petani, nelayan, serta sektor usaha produktif lainnya.

BACA JUGA  Gelar Rakor, Lutim Matangkan Persiapan Verifikasi Lanjutan KKS 2025

“Melalui operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih ini, kita berharap tercipta kemandirian ekonomi masyarakat desa, terbukanya lapangan kerja, serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat secara merata,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional, transparan, dan akuntabel agar manfaat program benar-benar dapat dirasakan masyarakat.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan terus melakukan pendampingan dan penguatan kapasitas pengurus koperasi demi memastikan program berjalan optimal dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disdagkop Senfry Oktavianus, unsur Forkopimda, aparat desa, tokoh masyarakat, serta pengurus Koperasi Merah Putih Desa Baruga.

Continue Reading
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply

DISKOMINFO LUWU TIMUR

Luwu Timur Jadi Role Model, Bupati Toraja Utara Puji Keasrian Penataan Wilayah Lutim

Published

on

Kitasulsel–TORAJA–UTARA —  Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menghadiri Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Toraja Utara yang berlangsung meriah di Lapangan Bakti, Rantepao, Sabtu (25/07/2026).

Dalam momen tersebut, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Pemkab Lutim) mendapat tempat tersendiri usai dipuji sebagai salah satu role model penataan daerah di Sulawesi Selatan.

Bupati Toraja Utara, Frederik Viktor Palimbong, secara terbuka menyampaikan kekagumannya terhadap keasrian dan penataan wilayah Luwu Timur. Meski Toraja Utara berstatus sebagai kabupaten termuda di Sulsel dan Luwu Timur sebagai termuda kedua, Frederik mengaku terinspirasi oleh pembangunan di Lutim.

“Kami bercita-cita memiliki kawasan dan Rumah Jabatan (Rujab) yang seasri dan tertata rapi seperti di Luwu Timur,” ujar Bupati Frederik di hadapan para pejabat yang hadir

BACA JUGA  PSN Lampia Buka Harapan Lapangan Kerja, Aparat Kawal Proses Land Clearing

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyambut hangat apresiasi tersebut. Menurutnya, kehadiran Pemkab Lutim dalam perayaan HUT Torut bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan untuk mempererat ikatan silaturahmi serta membuka peluang kerja sama antardaerah, khususnya di sektor pariwisata.

Puncak peringatan HUT ke-18 Toraja Utara yang mengusung tema “Bersinergi, Berkarakter, untuk Toraja Utara yang Maju, Makmur, dan Menyenangkan” ini dibuka dengan penampilan kolosal Tari Pa’gellu Tua yang dibawakan oleh 3.000 pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA se-Kabupaten Toraja Utara.

Hadir memimpin perayaan, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman didampingi Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya sinergi masyarakat dan pemerintah untuk menjadikan Toraja Utara sebagai destinasi wisata unggulan mancanegara yang tangguh (resilient).

BACA JUGA  Gelar Rakor, Lutim Matangkan Persiapan Verifikasi Lanjutan KKS 2025

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulsel juga menyerahkan bantuan keuangan daerah dan melakukan groundbreaking proyek senilai Rp42,7 miliar, yang difokuskan pada perbaikan infrastruktur jalan serta jaringan irigasi.

Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan KPK RI, jajaran Anggota DPRD Sulsel, unsur Forkopimda Sulsel, para Kepala Daerah se-Sulawesi Selatan, serta pimpinan BUMN, BUMD, dan tokoh masyarakat setempat.

Continue Reading

Trending